<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kegagalan Luka Jovic di Real Madrid Sudah Diprediksi Pelatih Timnas Serbia</title><description>Pelatih Timnas Serbia sudah menyangka bahwa Jovic bakal gagal bersinar bersama Madrid.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/13/46/2245871/kegagalan-luka-jovic-di-real-madrid-sudah-diprediksi-pelatih-timnas-serbia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/13/46/2245871/kegagalan-luka-jovic-di-real-madrid-sudah-diprediksi-pelatih-timnas-serbia"/><item><title>Kegagalan Luka Jovic di Real Madrid Sudah Diprediksi Pelatih Timnas Serbia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/13/46/2245871/kegagalan-luka-jovic-di-real-madrid-sudah-diprediksi-pelatih-timnas-serbia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/13/46/2245871/kegagalan-luka-jovic-di-real-madrid-sudah-diprediksi-pelatih-timnas-serbia</guid><pubDate>Senin 13 Juli 2020 23:17 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/13/46/2245871/kegagalan-luka-jovic-di-real-madrid-sudah-diprediksi-pelatih-timnas-serbia-nM98F3ejDM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luka Jovic (Foto: Media Real Madrid)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/13/46/2245871/kegagalan-luka-jovic-di-real-madrid-sudah-diprediksi-pelatih-timnas-serbia-nM98F3ejDM.jpg</image><title>Luka Jovic (Foto: Media Real Madrid)</title></images><description>BELGRADE &amp;ndash; Pelatih tim nasional (Timnas) Serbia, Ljubija Tumbakovic, memberikan komentar soal kiprah Luka Jovic bersama Real Madrid di musim 2019-2020. Tumbakovic mengaku sama sekali tak terkejut Jovic gagal bersinar bersama Los Merengues &amp;ndash;julukan Madrid.
Sebagaimana diketahui, Jovic menjadi salah satu pemain yang berhasil direkrut oleh Madrid pada jendela transfer musim panas 2019. Ia direkrut oleh manajemen Madrid dari Eintracht Frankfurt dengan harga sebesar 60 juta euro atau sekira Rp932 miliar.
Pada awal kehadirannya di skuad Madrid, Jovic memang mendapatkan sambutan hangat. Bahkan, Jovic dipercaya bisa menjadi mesin gol bagi Madrid. Terlebih jika melihat ketajaman Jovic bersama Frankfurt di musim lalu.

Ya, penyerang berusia 22 tahun tersebut berhasil menyarangkan 27 gol dari 48 penampilannya bersama Frankfurt sepanjang musim lalu. Namun bersama Madrid pada musim ini, ketajaman Jovic seakan-akan lenyap begitu saja.
Terhitung Jovic baru dua kali menyumbangkan golnya dari 25 pertandingan dalam balutan seragam putih kebesaran Madrid. Fakta tersebut pun membuat Jovic sebagai rekrutan terburuk yang dilakukan oleh manajemen Madrid pada musim panas kemarin.
Baca Juga:  10 Klub Telah Pastikan Lolos ke Liga Champions 2020-2021 dari 5 Kompetisi Elite Eropa
Performa buruk yang diperlihatkan Jovic bersama Madrid nyatanya tidak membuat Tumbakovic merasa terkejut. Terlebih pelatih berusia 67 tahun tersebut memang menilai Jovic sebagai sosok yang tidak profesional.&amp;ldquo;Saya menjaga semua pemain untuk bisa mengeluarkan penampilan terbaik  dengan timnas Serbia dan saya akan selalu menjaga mereka. Salah satu  dari mereka yang tidak saya panggil adalah Luka Jovic. Tapi saya tidak  berseteru dengannya,&amp;rdquo; ucap Tumbakovic, seperti dikutip dari Goal, Senin (13/7/2020).
&amp;ldquo;Masalah utama ada pada dirinya sendiri. Ia tiba-tiba meninggalkan  sesi latihan dan tidak menjawab telepon saya. Sebagai pelatih saya akan  selalu mengandalkan pemain berkelas sepertinya, namun sayangnya dia  tidak profesional,&amp;rdquo; tuntasnya.
Baca Juga:  Zidane Tak Peduli dengan Pendapat Orang Tentang Madrid yang Diuntungkan VAR
Kegagalan Jovic bersinar pun membuat masa depannya di Estadio  Santiago Bernabeu menjadi kencang dispekulasikan. Beberapa sumber  menyebutkan bahwa Jovic bakal menjadi salah satu pemain yang dilego oleh  manajemen Madrid di bursa transfer musim panas 2020.
Jovic sendiri pun dikabarkan tengah mendapatkan ketertarikan dari  sejumlah klub papan atas Eropa lainnya. Beberapa klub yang disebut-sebut  bakal jadi pelabuhan selanjutnya Jovic di antara lain adalah Arsenal,  AC Milan, Borussia Dortmund, hingga AS Roma.</description><content:encoded>BELGRADE &amp;ndash; Pelatih tim nasional (Timnas) Serbia, Ljubija Tumbakovic, memberikan komentar soal kiprah Luka Jovic bersama Real Madrid di musim 2019-2020. Tumbakovic mengaku sama sekali tak terkejut Jovic gagal bersinar bersama Los Merengues &amp;ndash;julukan Madrid.
Sebagaimana diketahui, Jovic menjadi salah satu pemain yang berhasil direkrut oleh Madrid pada jendela transfer musim panas 2019. Ia direkrut oleh manajemen Madrid dari Eintracht Frankfurt dengan harga sebesar 60 juta euro atau sekira Rp932 miliar.
Pada awal kehadirannya di skuad Madrid, Jovic memang mendapatkan sambutan hangat. Bahkan, Jovic dipercaya bisa menjadi mesin gol bagi Madrid. Terlebih jika melihat ketajaman Jovic bersama Frankfurt di musim lalu.

Ya, penyerang berusia 22 tahun tersebut berhasil menyarangkan 27 gol dari 48 penampilannya bersama Frankfurt sepanjang musim lalu. Namun bersama Madrid pada musim ini, ketajaman Jovic seakan-akan lenyap begitu saja.
Terhitung Jovic baru dua kali menyumbangkan golnya dari 25 pertandingan dalam balutan seragam putih kebesaran Madrid. Fakta tersebut pun membuat Jovic sebagai rekrutan terburuk yang dilakukan oleh manajemen Madrid pada musim panas kemarin.
Baca Juga:  10 Klub Telah Pastikan Lolos ke Liga Champions 2020-2021 dari 5 Kompetisi Elite Eropa
Performa buruk yang diperlihatkan Jovic bersama Madrid nyatanya tidak membuat Tumbakovic merasa terkejut. Terlebih pelatih berusia 67 tahun tersebut memang menilai Jovic sebagai sosok yang tidak profesional.&amp;ldquo;Saya menjaga semua pemain untuk bisa mengeluarkan penampilan terbaik  dengan timnas Serbia dan saya akan selalu menjaga mereka. Salah satu  dari mereka yang tidak saya panggil adalah Luka Jovic. Tapi saya tidak  berseteru dengannya,&amp;rdquo; ucap Tumbakovic, seperti dikutip dari Goal, Senin (13/7/2020).
&amp;ldquo;Masalah utama ada pada dirinya sendiri. Ia tiba-tiba meninggalkan  sesi latihan dan tidak menjawab telepon saya. Sebagai pelatih saya akan  selalu mengandalkan pemain berkelas sepertinya, namun sayangnya dia  tidak profesional,&amp;rdquo; tuntasnya.
Baca Juga:  Zidane Tak Peduli dengan Pendapat Orang Tentang Madrid yang Diuntungkan VAR
Kegagalan Jovic bersinar pun membuat masa depannya di Estadio  Santiago Bernabeu menjadi kencang dispekulasikan. Beberapa sumber  menyebutkan bahwa Jovic bakal menjadi salah satu pemain yang dilego oleh  manajemen Madrid di bursa transfer musim panas 2020.
Jovic sendiri pun dikabarkan tengah mendapatkan ketertarikan dari  sejumlah klub papan atas Eropa lainnya. Beberapa klub yang disebut-sebut  bakal jadi pelabuhan selanjutnya Jovic di antara lain adalah Arsenal,  AC Milan, Borussia Dortmund, hingga AS Roma.</content:encoded></item></channel></rss>
