<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Mantan Pemain Persib dan Persija yang Pilih Jadi Mualaf</title><description>Berikut Dua Mantan Pemain Persib dan Persija yang Pilih Jadi Mualaf</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/11/51/2244927/2-mantan-pemain-persib-dan-persija-yang-pilih-jadi-mualaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/11/51/2244927/2-mantan-pemain-persib-dan-persija-yang-pilih-jadi-mualaf"/><item><title>2 Mantan Pemain Persib dan Persija yang Pilih Jadi Mualaf</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/11/51/2244927/2-mantan-pemain-persib-dan-persija-yang-pilih-jadi-mualaf</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/11/51/2244927/2-mantan-pemain-persib-dan-persija-yang-pilih-jadi-mualaf</guid><pubDate>Sabtu 11 Juli 2020 22:10 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/11/51/2244927/2-mantan-pemain-persib-dan-persija-yang-pilih-jadi-mualaf-SFqqrcVTDv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Abanda Herman saat masih berseragam Persija Jakarta (Foto: Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/11/51/2244927/2-mantan-pemain-persib-dan-persija-yang-pilih-jadi-mualaf-SFqqrcVTDv.jpg</image><title>Abanda Herman saat masih berseragam Persija Jakarta (Foto: Twitter)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kompetisi sepakbola di Indonesia cukup familiar dengan kedatangan pemain asing. Tidak sedikit bahkan klub-klub peserta yang rela menggelontorkan uang dalam jumlah besar untuk mendatangkan pemain dari negara luar yang dinilai punya kualitas baik.
Seiring berjalannya waktu, para pemain asing pun mulai beradaptasi dengan kebiasaan masyarakat Indonesia. Selain adat istiadat, kehidupan mereka juga dekat dengan m masyarakat Tanah Air yang mayoritas memeluk agama Islam.

Rasa emosional yang peduli antar sesama Islam dan agama lainnya tentu saja membuat sebuah nilai plus bagi warga negara asing.Tak jarang pula warga negara asing memilih untuk mualaf atau memeluk agama Islam setelah tinggal di Indonesia.
Salah satu pemain yang memutuskan untuk menjadi mualaf adalah Abanda Herman. Sebagai catatan, pemain bertahan asal Kamerun itu memutuskan berkarier di Indonesia pada tahun 2004 dengan membela PSM Makassar.
Satu musim di Juku Eja, Abanda Herman memutuskan menerima tawaran Persija Jakarta pada awal musim 2006 kemudian sempat berseragam  Persema Malang pada 2008. Abanda Herman kemudian memutuskan untuk berkarier di Persib pada 2011.
Baca juga: Daftar Pesepakbola Muslim yang Berkarier di Kompetisi Eropa
Abanda Herman resmi menjadi mualaf atau masuk Islam setelah mengucapkan dua kalimah syahadat di Mesjid Nurul Iman Kiaracondong, Kota Bandung. Abanda kemudian menambahkan nama Ahmad di depan nama aslinya yang berarti kebenaran.
Ia pun mendapat ucapan selamat dan doa dari hadirin dan para saksi yang menyaksikan prosesi tersebut. Seusai resmi menjadi mualaf, Ahmad Abanda Herman mengaku lega telah lulus melakukan ikrar sekaligus mengawali kehidupan baru sebagai seorang muslim.


&quot;Saya lega telah memeluk Islam, setelah ini saya akan memenuhi kewajiban  sebagai muslim, shalat lima waktu, nanti puasa dan lainnya,&quot; ujar  Abanda.
Lalu pemain asing lain yang juga memutuskan untuk mualaf setelah  berkarier di Indonesia adalah Antonio Claudio. Persija Jakarta menjadi  klub pertama bagi pemain yang akrab disapa Toyo itu. Ia bergabung ke  skuad Macan Kemayoran pada 2001 hingga 2004.

Penampilan apik Toyo berhasil mambawa tim Ibu Kota meraih gelar juara  Liga Indonesia kala itu. Toyo mulai mempelajari agama Islam saat ia  berseragam Semen Padang pada 2004-2005.
Hal tersebut lantar saat itu manajer Semen Padang, Zamzami,  mendatangkan guru agama Islam. Setelah memutuskan untuk mualaf, Toyo pun  mengatakan dirinya belajar banyak mengenai agama barunya tersebut,  termasuk mengenai cara yang benar shalat, bacaan shalat, dan lain-lain.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kompetisi sepakbola di Indonesia cukup familiar dengan kedatangan pemain asing. Tidak sedikit bahkan klub-klub peserta yang rela menggelontorkan uang dalam jumlah besar untuk mendatangkan pemain dari negara luar yang dinilai punya kualitas baik.
Seiring berjalannya waktu, para pemain asing pun mulai beradaptasi dengan kebiasaan masyarakat Indonesia. Selain adat istiadat, kehidupan mereka juga dekat dengan m masyarakat Tanah Air yang mayoritas memeluk agama Islam.

Rasa emosional yang peduli antar sesama Islam dan agama lainnya tentu saja membuat sebuah nilai plus bagi warga negara asing.Tak jarang pula warga negara asing memilih untuk mualaf atau memeluk agama Islam setelah tinggal di Indonesia.
Salah satu pemain yang memutuskan untuk menjadi mualaf adalah Abanda Herman. Sebagai catatan, pemain bertahan asal Kamerun itu memutuskan berkarier di Indonesia pada tahun 2004 dengan membela PSM Makassar.
Satu musim di Juku Eja, Abanda Herman memutuskan menerima tawaran Persija Jakarta pada awal musim 2006 kemudian sempat berseragam  Persema Malang pada 2008. Abanda Herman kemudian memutuskan untuk berkarier di Persib pada 2011.
Baca juga: Daftar Pesepakbola Muslim yang Berkarier di Kompetisi Eropa
Abanda Herman resmi menjadi mualaf atau masuk Islam setelah mengucapkan dua kalimah syahadat di Mesjid Nurul Iman Kiaracondong, Kota Bandung. Abanda kemudian menambahkan nama Ahmad di depan nama aslinya yang berarti kebenaran.
Ia pun mendapat ucapan selamat dan doa dari hadirin dan para saksi yang menyaksikan prosesi tersebut. Seusai resmi menjadi mualaf, Ahmad Abanda Herman mengaku lega telah lulus melakukan ikrar sekaligus mengawali kehidupan baru sebagai seorang muslim.


&quot;Saya lega telah memeluk Islam, setelah ini saya akan memenuhi kewajiban  sebagai muslim, shalat lima waktu, nanti puasa dan lainnya,&quot; ujar  Abanda.
Lalu pemain asing lain yang juga memutuskan untuk mualaf setelah  berkarier di Indonesia adalah Antonio Claudio. Persija Jakarta menjadi  klub pertama bagi pemain yang akrab disapa Toyo itu. Ia bergabung ke  skuad Macan Kemayoran pada 2001 hingga 2004.

Penampilan apik Toyo berhasil mambawa tim Ibu Kota meraih gelar juara  Liga Indonesia kala itu. Toyo mulai mempelajari agama Islam saat ia  berseragam Semen Padang pada 2004-2005.
Hal tersebut lantar saat itu manajer Semen Padang, Zamzami,  mendatangkan guru agama Islam. Setelah memutuskan untuk mualaf, Toyo pun  mengatakan dirinya belajar banyak mengenai agama barunya tersebut,  termasuk mengenai cara yang benar shalat, bacaan shalat, dan lain-lain.</content:encoded></item></channel></rss>
