<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luis Alberto Ungkap Penyebab Kegagalannya di Liverpool</title><description>Alberto ungkap penyebab utama di baik kegagalan kariernya di Liverpool.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/10/51/2244076/luis-alberto-ungkap-penyebab-kegagalannya-di-liverpool</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/10/51/2244076/luis-alberto-ungkap-penyebab-kegagalannya-di-liverpool"/><item><title>Luis Alberto Ungkap Penyebab Kegagalannya di Liverpool</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/10/51/2244076/luis-alberto-ungkap-penyebab-kegagalannya-di-liverpool</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/10/51/2244076/luis-alberto-ungkap-penyebab-kegagalannya-di-liverpool</guid><pubDate>Jum'at 10 Juli 2020 07:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/10/51/2244076/luis-alberto-ungkap-penyebab-kegagalannya-di-liverpool-h4biZzY7qV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luis Alberto (Foto: Twitter @10_luisalberto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/10/51/2244076/luis-alberto-ungkap-penyebab-kegagalannya-di-liverpool-h4biZzY7qV.jpg</image><title>Luis Alberto (Foto: Twitter @10_luisalberto)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Gelandang serang andalan Lazio, Luis Alberto, bercerita soal pengalaman pahitnya sebagai pesepakbola profesional kala berseragam Liverpool. Alberto pun mengungkapkan apa yang jadi penyebab utama dirinya gagal bersinar ketika membela Liverpool.
Sebagaimana diketahui, Alberto sendiri memang pernah menghabiskan tiga musim bersama Liverpool sejak 2013 hingga 2016. Namun Alberto hanya benar-benar memperkuat Liverpool semusim saja. Sementara sisanya, Alberto harus menerima kenyataan jadi pemain yang dipinjamkan Liverpool ke dua tim berbeda, yakni Malaga serta Deportivo La Corona.
Performa yang kurang begitu menjanjikan, jadi alasan manajemen Liverpool memilih untuk meminjamkan Alberto ke dua klub tersebut. Akan tetapi keputusan Liverpool meminjaman Alberto nyatanya kurang membuahkan hasil.

Kesabaran Liverpool kepada Alberto pun mencapai puncaknya pada musim panas 2016. Ya, Alberto akhirnya dilepas secara permanen oleh Liverpool ke Lazio. Bersama Lazio performa terbaik Alberto benar-benar terlihat.
Bahkan pada musim ini, Alberto menjadi salah satu pemain vital di balik keberhasilan Lazio bersaing di papan atas Liga Italia 2019-2020. Terhitung Alberto mampu menyumbangkan enam gol serta 16 assist dari 35 penampilannya dalam balutan seragam Lazio.
Baca Juga:&amp;nbsp;Soal Cedera Henderson di Laga Brighton vs Liverpool, Klopp: Kami Masih Menunggu
Alberto pun lantas memberikan komentar soal perjalanan kariernya saat masih membela Liverpool. Alberto mengungkapkan apa yang menjadi penyebab utama dirinya kurang begitu bersinar kala merumput di Anfield Stadium.Pemain berusia 27 tahun tersebut mengakui bahwa proses adaptasinya dengan gaya bermain di Inggris jadi penyebab utama kegagalannya bersama Liverpool. Alberto juga merasa terlalu cepat baginya memutuskan untuk meninggalkan Spanyol kala itu.
&amp;ldquo;Saya pikir itu (kegagalannya bersinar bersama Liverpool) sedikit salah saya. Saya tidak melakukan segala yang diperlukan untuk berada di level saya dalam hal pekerjaan dan fokus,&amp;rdquo; ungkap Alberto, seperti dirangkum dari&amp;nbsp;Soccerway, Jumat (10/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Mohamed Salah Dinilai Terlalu Egois
&amp;ldquo;Apa yang seharusnya saya lakukan pada usia 20 tahun, saya baru bisa melakukannya pada usia 25 tahun. Sayang sekali, saya kehilangan beberapa tahun dalam perjalanan karier saya. Saya telah berusia 27 tahun sekarang,&amp;rdquo; sambung pemain asal Spanyol itu.
&amp;ldquo;Saya berusaha memanfaatkannya sebaik mungkin dan saya pikir masih ada banyak waktu untuk terus menikmati diri saya sendiri. Saya meninggalkan Spanyol dengan cepat, dan terutama sebuah konteks, di tim B Barcelona. Di Liverpool, saya beradaptasi dengan baik, tetapi itu terjadi sedikit demi sedikit,&amp;rdquo; tuntasnya.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Gelandang serang andalan Lazio, Luis Alberto, bercerita soal pengalaman pahitnya sebagai pesepakbola profesional kala berseragam Liverpool. Alberto pun mengungkapkan apa yang jadi penyebab utama dirinya gagal bersinar ketika membela Liverpool.
Sebagaimana diketahui, Alberto sendiri memang pernah menghabiskan tiga musim bersama Liverpool sejak 2013 hingga 2016. Namun Alberto hanya benar-benar memperkuat Liverpool semusim saja. Sementara sisanya, Alberto harus menerima kenyataan jadi pemain yang dipinjamkan Liverpool ke dua tim berbeda, yakni Malaga serta Deportivo La Corona.
Performa yang kurang begitu menjanjikan, jadi alasan manajemen Liverpool memilih untuk meminjamkan Alberto ke dua klub tersebut. Akan tetapi keputusan Liverpool meminjaman Alberto nyatanya kurang membuahkan hasil.

Kesabaran Liverpool kepada Alberto pun mencapai puncaknya pada musim panas 2016. Ya, Alberto akhirnya dilepas secara permanen oleh Liverpool ke Lazio. Bersama Lazio performa terbaik Alberto benar-benar terlihat.
Bahkan pada musim ini, Alberto menjadi salah satu pemain vital di balik keberhasilan Lazio bersaing di papan atas Liga Italia 2019-2020. Terhitung Alberto mampu menyumbangkan enam gol serta 16 assist dari 35 penampilannya dalam balutan seragam Lazio.
Baca Juga:&amp;nbsp;Soal Cedera Henderson di Laga Brighton vs Liverpool, Klopp: Kami Masih Menunggu
Alberto pun lantas memberikan komentar soal perjalanan kariernya saat masih membela Liverpool. Alberto mengungkapkan apa yang menjadi penyebab utama dirinya kurang begitu bersinar kala merumput di Anfield Stadium.Pemain berusia 27 tahun tersebut mengakui bahwa proses adaptasinya dengan gaya bermain di Inggris jadi penyebab utama kegagalannya bersama Liverpool. Alberto juga merasa terlalu cepat baginya memutuskan untuk meninggalkan Spanyol kala itu.
&amp;ldquo;Saya pikir itu (kegagalannya bersinar bersama Liverpool) sedikit salah saya. Saya tidak melakukan segala yang diperlukan untuk berada di level saya dalam hal pekerjaan dan fokus,&amp;rdquo; ungkap Alberto, seperti dirangkum dari&amp;nbsp;Soccerway, Jumat (10/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Mohamed Salah Dinilai Terlalu Egois
&amp;ldquo;Apa yang seharusnya saya lakukan pada usia 20 tahun, saya baru bisa melakukannya pada usia 25 tahun. Sayang sekali, saya kehilangan beberapa tahun dalam perjalanan karier saya. Saya telah berusia 27 tahun sekarang,&amp;rdquo; sambung pemain asal Spanyol itu.
&amp;ldquo;Saya berusaha memanfaatkannya sebaik mungkin dan saya pikir masih ada banyak waktu untuk terus menikmati diri saya sendiri. Saya meninggalkan Spanyol dengan cepat, dan terutama sebuah konteks, di tim B Barcelona. Di Liverpool, saya beradaptasi dengan baik, tetapi itu terjadi sedikit demi sedikit,&amp;rdquo; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
