<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masalah Barcelona Adalah Kurangnya Kualitas, Bukan Wasit atau VAR</title><description>Rivaldo tak senang Presiden Barcelona salahkan wasit dan VAR.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/10/46/2244092/masalah-barcelona-adalah-kurangnya-kualitas-bukan-wasit-atau-var</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/10/46/2244092/masalah-barcelona-adalah-kurangnya-kualitas-bukan-wasit-atau-var"/><item><title>Masalah Barcelona Adalah Kurangnya Kualitas, Bukan Wasit atau VAR</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/10/46/2244092/masalah-barcelona-adalah-kurangnya-kualitas-bukan-wasit-atau-var</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/10/46/2244092/masalah-barcelona-adalah-kurangnya-kualitas-bukan-wasit-atau-var</guid><pubDate>Jum'at 10 Juli 2020 09:11 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/10/46/2244092/masalah-barcelona-adalah-kurangnya-kualitas-bukan-wasit-atau-var-OHvoPavTlL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Barcelona selebrasi (Foto: Twitter Barcelona)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/10/46/2244092/masalah-barcelona-adalah-kurangnya-kualitas-bukan-wasit-atau-var-OHvoPavTlL.jpg</image><title>Pemain Barcelona selebrasi (Foto: Twitter Barcelona)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Barcelona kini berada di posisi kedua klasemen Liga Spanyol 2019-2020 setelah dikudeta oleh Real Madrid. Hal ini tak ayal membuat Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, merasa kesal. Maka dari itu, Bartomeu menuding bahwa timnya telah dicurangi.
Sebelum terjadi pandemi Corona, Barca sebenarnya memuncaki klasemen Liga Spanyol 2019-2020 dengan keunggulan dua poin atas Madrid. Akan tetapi, setelah kompetisi digulirkan kembali, Blaugrana mendapat tiga hasil imbang. Sedangkan Madrid selalu meraih kemenangan.
Itulah mengapa kini perolehan poin Madrid melampaui Barca. Akan tetapi, Bartomeu yang tidak senang dengan situasi ini justru menuding bahwa wasit dan orang-orang di Liga Spanyol mencurangi timnya. Ia menganggap keputusan yang dibuat wasit selalu merugikan Barca dan hanya menguntungkan Madrid.
Baca juga: Legenda AS Roma Geram Lionel Messi Selalu Dikritik

Menanggapi hal ini, mantan bintang Barca, Rivaldo, menilai apa yang diucapkan oleh Bartomeu tersebut hanyalah upaya untuk menutupi keburukan Blaugrana. Karena menurut Rivaldo, saat ini Blaugrana memang tidak memiliki kualitas yang cukup bagus, sehingga mendapat hasil buruk.
Lebih jauh, Rivaldo pun menyoroti soal kondisi internal Barca yang dinilainya tidak sedang baik-baik saja. Maka dari itu, Bartomeu mencoba mengalihkan perhatian media dengan menyalahkan pihak lain, supaya sisi buruk di timnya tidak terekspos.
&quot;Kadang-kadang Anda memiliki hak untuk merasa kesal tentang keputusan wasit atau VAR, tetapi saya tidak setuju dengan klaim Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, bahwa ada bias terhadap Madrid. Bartomeu hanya mencoba mengalihkan perhatian media dari masalah klubnya,&amp;rdquo; jelas Rivaldo, menyadur dari Goal, Jumat (10/7/2020).
&quot;Barcelona masih berjuang untuk gelar Liga Spanyol, dan mereka masih  di Liga Champions, tetapi ini bukan saat yang baik bagi klub. Bartomeu  sedang mencoba menggunakan hal-hal seperti VAR untuk membenarkan dirinya  sendiri kepada para penggemar dan berpura-pura bahwa klubnya itu  kesulitan bukanlah kesalahan dirinya sendiri, para pemain, atau  manajer,&amp;rdquo; lanjut Rivaldo.
&quot;Menurut saya, masalah Barca bukanlah VAR atau keputusan wasit.  Masalah utama mereka adalah kualitas sepakbola mereka yang perlu  ditingkatkan dan menjadi gaya permainan yang disukai semua orang di  seluruh dunia,&amp;rdquo; sterang legenda sepakbola Brasil tersebut.
&quot;Tim (Barca) memimpin Liga Spanyol sebelum penangguhan dan sekarang  satu poin di belakang Madrid, jadi Anda tidak bisa mengatakan VAR adalah  alasan utama untuk itu. Terutama ketika tim tidak bermain bagus,&quot;  tandasnya.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, juga sempat membantah  tudingan Bartomeu tersebut. Simeone menerangkan bahwa Madrid sering  mendapat hadiah penalti karena Los Blancos menampilkan permainan  menyerang. Sehingga, sering pemain Madrid dilanggar di kotak penalti  lawan.
</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Barcelona kini berada di posisi kedua klasemen Liga Spanyol 2019-2020 setelah dikudeta oleh Real Madrid. Hal ini tak ayal membuat Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, merasa kesal. Maka dari itu, Bartomeu menuding bahwa timnya telah dicurangi.
Sebelum terjadi pandemi Corona, Barca sebenarnya memuncaki klasemen Liga Spanyol 2019-2020 dengan keunggulan dua poin atas Madrid. Akan tetapi, setelah kompetisi digulirkan kembali, Blaugrana mendapat tiga hasil imbang. Sedangkan Madrid selalu meraih kemenangan.
Itulah mengapa kini perolehan poin Madrid melampaui Barca. Akan tetapi, Bartomeu yang tidak senang dengan situasi ini justru menuding bahwa wasit dan orang-orang di Liga Spanyol mencurangi timnya. Ia menganggap keputusan yang dibuat wasit selalu merugikan Barca dan hanya menguntungkan Madrid.
Baca juga: Legenda AS Roma Geram Lionel Messi Selalu Dikritik

Menanggapi hal ini, mantan bintang Barca, Rivaldo, menilai apa yang diucapkan oleh Bartomeu tersebut hanyalah upaya untuk menutupi keburukan Blaugrana. Karena menurut Rivaldo, saat ini Blaugrana memang tidak memiliki kualitas yang cukup bagus, sehingga mendapat hasil buruk.
Lebih jauh, Rivaldo pun menyoroti soal kondisi internal Barca yang dinilainya tidak sedang baik-baik saja. Maka dari itu, Bartomeu mencoba mengalihkan perhatian media dengan menyalahkan pihak lain, supaya sisi buruk di timnya tidak terekspos.
&quot;Kadang-kadang Anda memiliki hak untuk merasa kesal tentang keputusan wasit atau VAR, tetapi saya tidak setuju dengan klaim Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, bahwa ada bias terhadap Madrid. Bartomeu hanya mencoba mengalihkan perhatian media dari masalah klubnya,&amp;rdquo; jelas Rivaldo, menyadur dari Goal, Jumat (10/7/2020).
&quot;Barcelona masih berjuang untuk gelar Liga Spanyol, dan mereka masih  di Liga Champions, tetapi ini bukan saat yang baik bagi klub. Bartomeu  sedang mencoba menggunakan hal-hal seperti VAR untuk membenarkan dirinya  sendiri kepada para penggemar dan berpura-pura bahwa klubnya itu  kesulitan bukanlah kesalahan dirinya sendiri, para pemain, atau  manajer,&amp;rdquo; lanjut Rivaldo.
&quot;Menurut saya, masalah Barca bukanlah VAR atau keputusan wasit.  Masalah utama mereka adalah kualitas sepakbola mereka yang perlu  ditingkatkan dan menjadi gaya permainan yang disukai semua orang di  seluruh dunia,&amp;rdquo; sterang legenda sepakbola Brasil tersebut.
&quot;Tim (Barca) memimpin Liga Spanyol sebelum penangguhan dan sekarang  satu poin di belakang Madrid, jadi Anda tidak bisa mengatakan VAR adalah  alasan utama untuk itu. Terutama ketika tim tidak bermain bagus,&quot;  tandasnya.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, juga sempat membantah  tudingan Bartomeu tersebut. Simeone menerangkan bahwa Madrid sering  mendapat hadiah penalti karena Los Blancos menampilkan permainan  menyerang. Sehingga, sering pemain Madrid dilanggar di kotak penalti  lawan.
</content:encoded></item></channel></rss>
