<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sukses Gulung Juventus, AC Milan Kian Optimis Jelang Hadapi Napoli</title><description>AC Milan kini fokus ke laga kontra Napoli.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/09/47/2243429/sukses-gulung-juventus-ac-milan-kian-optimis-jelang-hadapi-napoli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/09/47/2243429/sukses-gulung-juventus-ac-milan-kian-optimis-jelang-hadapi-napoli"/><item><title>Sukses Gulung Juventus, AC Milan Kian Optimis Jelang Hadapi Napoli</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/09/47/2243429/sukses-gulung-juventus-ac-milan-kian-optimis-jelang-hadapi-napoli</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/09/47/2243429/sukses-gulung-juventus-ac-milan-kian-optimis-jelang-hadapi-napoli</guid><pubDate>Kamis 09 Juli 2020 01:51 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/09/47/2243429/sukses-gulung-juventus-ac-milan-kian-optimis-jelang-hadapi-napoli-ODnEmdiMR6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain AC Milan melakukan selebrasi (Foto: Media AC Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/09/47/2243429/sukses-gulung-juventus-ac-milan-kian-optimis-jelang-hadapi-napoli-ODnEmdiMR6.jpg</image><title>Pemain AC Milan melakukan selebrasi (Foto: Media AC Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; AC Milan meraih kemenangan hebat saat menjamu Juventus dalam lanjutan giornata ke-31 Liga Italia 2019-2020. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, tim berjuluk Rossoneri itu pada akhirnya membalikkan kedudukan dan menang dengan skor 4-2.
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, tentunya merasa puas dan senang dengan kemenangan tersebut. Apalagi itu adalah pertama kalinya bagi Milan bisa menjebol gawang Juventus sebanyak empat kali sejak 1989.
Kendati demikian, Pioli menerangkan bahwa skuadnya tetap dalam konsentrasi penuh, mengingat kompetisi belum selesai. Terlebih, pada pertandingan berikutnya Milan kembali harus berhadapan dengan lawan Tangguh, yakni Napoli.
Baca juga: Masa Depan Gawang Timnas Italia Ada di Tangan Donnarumma dan Meret

Meski lawan yang dihadapi sulit, namun Pioli optimis Alessio Romagnoli dan kawan-kawan bisa kembali memetik hasil positif. Sebab, dalam beberapa pertandingan terakhir Milan dinilai telah menunjukkan kinerja yang luar biasa sebagai hasil dari kerja keras mereka selama latihan.
&amp;ldquo;Dalam 20 hari, kami bermain untuk segalanya. Kami memikirkan Napoli. Ada kepuasan, tetapi tetap konsentrasi besar. Segala yang kami lakukan perlu ditingkatkan. Levelnya tinggi, jika Anda membuat kesalahan maka Anda membayarnya,&amp;rdquo; sebut Pioli, seperti dilansir dari Goal, Kamis (9/7/2020).
&quot;Pekerjaan staf sangat penting. Kami pandai mengambil keuntungan dari insiden penalti (melawan Juventus). Kami melakukannya dengan baik di lapangan. Babak pertama seimbang, kami terkejut. Mentalitas tim membuat perbedaan dan kami harus terus maju,&quot; lanjut mantan juru taktik Inter Milan tersebut.
Sejak kompetisi digulirkan kembali setelah sempat ditangguhkan selama  tiga bulan akibat pandemi Corona (Covid-19), Milan sejatinya belum  sekalipun menelan kekalahan. Tercatat, dari enam kali bertanding,  Rossoneri sukses meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Lebih luar biasa lagi, tiga kemenangan di antaranya diraih Milan saat  melawan tim-tim yang berada di atas mereka dalam papan klasemen Liga  Italia 2019-2020. Selain mengalahkan Juventus, Milan juga sukses melumat  Lazio dengan skor 3-0 dan AS Roma 2-0.
Sementara itu, dua hasil imbang yang didapat Milan masing-masing  adalah saat menghadapi Juventus di Coppa Italia dan SPAL dalam giornata  ke-29 Liga Italia. Meski imbang melawan Juve, namun Milan gagal ke  partai puncak Coppa Italia lantaran kalah agresivitas gol tandang.
Maka dari itu, jalan Milan satu-satunya untuk berlaga di kompetisi  Eropa musim depan adalah dengan finis di posisi enam besar klasemen Liga  Italia 2019-2020. Mengingat masih ada tujuh giornata tersisa, Rossoneri  memiliki peluang besar untuk mewujudkan targetnya tersebut.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; AC Milan meraih kemenangan hebat saat menjamu Juventus dalam lanjutan giornata ke-31 Liga Italia 2019-2020. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, tim berjuluk Rossoneri itu pada akhirnya membalikkan kedudukan dan menang dengan skor 4-2.
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, tentunya merasa puas dan senang dengan kemenangan tersebut. Apalagi itu adalah pertama kalinya bagi Milan bisa menjebol gawang Juventus sebanyak empat kali sejak 1989.
Kendati demikian, Pioli menerangkan bahwa skuadnya tetap dalam konsentrasi penuh, mengingat kompetisi belum selesai. Terlebih, pada pertandingan berikutnya Milan kembali harus berhadapan dengan lawan Tangguh, yakni Napoli.
Baca juga: Masa Depan Gawang Timnas Italia Ada di Tangan Donnarumma dan Meret

Meski lawan yang dihadapi sulit, namun Pioli optimis Alessio Romagnoli dan kawan-kawan bisa kembali memetik hasil positif. Sebab, dalam beberapa pertandingan terakhir Milan dinilai telah menunjukkan kinerja yang luar biasa sebagai hasil dari kerja keras mereka selama latihan.
&amp;ldquo;Dalam 20 hari, kami bermain untuk segalanya. Kami memikirkan Napoli. Ada kepuasan, tetapi tetap konsentrasi besar. Segala yang kami lakukan perlu ditingkatkan. Levelnya tinggi, jika Anda membuat kesalahan maka Anda membayarnya,&amp;rdquo; sebut Pioli, seperti dilansir dari Goal, Kamis (9/7/2020).
&quot;Pekerjaan staf sangat penting. Kami pandai mengambil keuntungan dari insiden penalti (melawan Juventus). Kami melakukannya dengan baik di lapangan. Babak pertama seimbang, kami terkejut. Mentalitas tim membuat perbedaan dan kami harus terus maju,&quot; lanjut mantan juru taktik Inter Milan tersebut.
Sejak kompetisi digulirkan kembali setelah sempat ditangguhkan selama  tiga bulan akibat pandemi Corona (Covid-19), Milan sejatinya belum  sekalipun menelan kekalahan. Tercatat, dari enam kali bertanding,  Rossoneri sukses meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Lebih luar biasa lagi, tiga kemenangan di antaranya diraih Milan saat  melawan tim-tim yang berada di atas mereka dalam papan klasemen Liga  Italia 2019-2020. Selain mengalahkan Juventus, Milan juga sukses melumat  Lazio dengan skor 3-0 dan AS Roma 2-0.
Sementara itu, dua hasil imbang yang didapat Milan masing-masing  adalah saat menghadapi Juventus di Coppa Italia dan SPAL dalam giornata  ke-29 Liga Italia. Meski imbang melawan Juve, namun Milan gagal ke  partai puncak Coppa Italia lantaran kalah agresivitas gol tandang.
Maka dari itu, jalan Milan satu-satunya untuk berlaga di kompetisi  Eropa musim depan adalah dengan finis di posisi enam besar klasemen Liga  Italia 2019-2020. Mengingat masih ada tujuh giornata tersisa, Rossoneri  memiliki peluang besar untuk mewujudkan targetnya tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
