<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pemain Bintang yang Nomornya Dipensiunkan</title><description>Berikut ini adalah 5 pemain bintang yang nomor punggungnya dipensiunkan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/51/2242428/5-pemain-bintang-yang-nomornya-dipensiunkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/51/2242428/5-pemain-bintang-yang-nomornya-dipensiunkan"/><item><title>5 Pemain Bintang yang Nomornya Dipensiunkan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/51/2242428/5-pemain-bintang-yang-nomornya-dipensiunkan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/51/2242428/5-pemain-bintang-yang-nomornya-dipensiunkan</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2020 12:54 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/07/51/2242428/5-pemain-bintang-yang-nomornya-dipensiunkan-PP4biYYhcf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Legenda AC Milan, Franco Baresi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/07/51/2242428/5-pemain-bintang-yang-nomornya-dipensiunkan-PP4biYYhcf.jpg</image><title>Legenda AC Milan, Franco Baresi</title></images><description>SELAMA bertahun-tahun telah banyak klub-klub yang mempensiunkan nomor punggung untuk menghormati legenda mereka. Pasalnya, para pemain tersebut sering dianggap memiliki loyalitas tinggi dan mampu membuat klub meraih kejayaan.
AC Milan misalnya yang memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 6 milik Franco Baresi dan 3 milik trah Maldini. Sementara itu, Napoli memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 10 kepunyaan Diego Maradona. Adapun Ajax Amsterdam mempensiunkan nomor 10 Johan Cruyff.
Selain nama-nama besar tersebut, berikut ini adalah 5 pemain bintang yang nomor punggungnya dipensiunkan:
5. Ferenc Puskas (No. 10 di Budapest Honved)

Ferenc Puskas bisa dikatakan sebagai pesepakbola Hungaria terbaik yang pernah ada. Karena, sepanjang berkarier Puskas telah menorehkan banyak prestasi, termasuk tiga kali menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid.
Selama berkarier, Puskas telah melesakkan lebih dari 300 gol dalam 341 kali bertanding. Saat membela Budapest Honved, Puskas sukses menyabet gelar top skor Liga Hungaria sebanyak empat kali. Ia pun membawa Honved juara Liga Hungaria sebanyak lima kali. Maka dari itu Honved memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 10 milik Puskas.
4. Bobby Moore (No. 6 di West Ham United)

Bobby Moore dikenal sebagai bek terbaik Inggris yang pernah ada. Selain itu, Moore juga menjadi satu-satunya kapten Timnas Inggris yang pernah mengangkat trofi Piala Dunia. Atas capaiannya tersebut, West Ham United pun memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 6 yang dipakai Moore.
Moore sendiri telah selama 16 tahun membela West Ham. Dalam kurun waktu tersebut, ia telah memainkan lebih dari 500 pertandingan dan membantu West Ham menjuarai Piala FA. Bahkan, Moore telah mendapat pengakuan dari legenda Brasil, Pele, sebagai bek terbaik sepanjang masa.
3. Roberto Baggio (No. 10 di Brescia)

Roberto Baggio dikenal sebagai salah satu pesepakbola Italia terbaik  sepanjang masa. Sepanjang kariernya, ia telah banyak membela klub-klub  besar Italia, seperti Juventus, AC Milan, Inter Milan, hingga  Fiorentina, dan meraih sejumlah trofi bergengsi.
Kendati demikian, Baggio memutuskan untuk menghabiskan kariernya di  Brescia. Selama empat musim membela Brescia, Baggio tampil dalam 101  pertandingan dan membukukan 46 gol. Atas dedikasinya yang besar terhadap  persepakbolaan Italia, Brescia pun memutuskan untuk mempensiunkan nomor  10 mereka, bersamaan dengan perpisahan Baggio.
2. Pele (No. 10 di New York Cosmos)

Dianggap sebagai salah satu pesepakbola terbaik sepanjang masa, Pele  menghabiskan sebagian besar kariernya untuk membela Santos FC. Akan  tetapi, pada 1975 ia memutuskan untuk bergabung dengan klub Amerika  Serikat, New York Cosmos.
Pele menghabiskan dua musim di Cosmos sebelum memutuskan pensiun.  Selama membela Cosmos, Pele tampil dalam 107 pertandingan dan melesakkan  64 gol, serta membantu mereka menjuarai NASC Soccer Bowl. Setelah  kepergiannya, Cosmos pun memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung  10 yang pernah dipakai Pele.
1. Raul Gonzalez (No. 7 di Schalke 04)

Meski besar dan menjadi legenda di Real Madrid, namun Raul Gonzalez   justru mendapat penghormatan yang lebih tinggi saat membela Schalke 04.   Sebab, pihak Schalke memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 7   yang dikenakan Raul.
Kendati demikian, langkah yang dilakukan oleh Schalke tersebut justru   mendapat kritik dari legenda mereka, Olaf Thon dan Ingo Anderbrugge.   Sebab, Raul hanya dua musim membela Schalke. Meski begitu, Raul berhasil   membantu Schalke menjuarai DfB Pokal dan Piala Super Jerman.
</description><content:encoded>SELAMA bertahun-tahun telah banyak klub-klub yang mempensiunkan nomor punggung untuk menghormati legenda mereka. Pasalnya, para pemain tersebut sering dianggap memiliki loyalitas tinggi dan mampu membuat klub meraih kejayaan.
AC Milan misalnya yang memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 6 milik Franco Baresi dan 3 milik trah Maldini. Sementara itu, Napoli memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 10 kepunyaan Diego Maradona. Adapun Ajax Amsterdam mempensiunkan nomor 10 Johan Cruyff.
Selain nama-nama besar tersebut, berikut ini adalah 5 pemain bintang yang nomor punggungnya dipensiunkan:
5. Ferenc Puskas (No. 10 di Budapest Honved)

Ferenc Puskas bisa dikatakan sebagai pesepakbola Hungaria terbaik yang pernah ada. Karena, sepanjang berkarier Puskas telah menorehkan banyak prestasi, termasuk tiga kali menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid.
Selama berkarier, Puskas telah melesakkan lebih dari 300 gol dalam 341 kali bertanding. Saat membela Budapest Honved, Puskas sukses menyabet gelar top skor Liga Hungaria sebanyak empat kali. Ia pun membawa Honved juara Liga Hungaria sebanyak lima kali. Maka dari itu Honved memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 10 milik Puskas.
4. Bobby Moore (No. 6 di West Ham United)

Bobby Moore dikenal sebagai bek terbaik Inggris yang pernah ada. Selain itu, Moore juga menjadi satu-satunya kapten Timnas Inggris yang pernah mengangkat trofi Piala Dunia. Atas capaiannya tersebut, West Ham United pun memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 6 yang dipakai Moore.
Moore sendiri telah selama 16 tahun membela West Ham. Dalam kurun waktu tersebut, ia telah memainkan lebih dari 500 pertandingan dan membantu West Ham menjuarai Piala FA. Bahkan, Moore telah mendapat pengakuan dari legenda Brasil, Pele, sebagai bek terbaik sepanjang masa.
3. Roberto Baggio (No. 10 di Brescia)

Roberto Baggio dikenal sebagai salah satu pesepakbola Italia terbaik  sepanjang masa. Sepanjang kariernya, ia telah banyak membela klub-klub  besar Italia, seperti Juventus, AC Milan, Inter Milan, hingga  Fiorentina, dan meraih sejumlah trofi bergengsi.
Kendati demikian, Baggio memutuskan untuk menghabiskan kariernya di  Brescia. Selama empat musim membela Brescia, Baggio tampil dalam 101  pertandingan dan membukukan 46 gol. Atas dedikasinya yang besar terhadap  persepakbolaan Italia, Brescia pun memutuskan untuk mempensiunkan nomor  10 mereka, bersamaan dengan perpisahan Baggio.
2. Pele (No. 10 di New York Cosmos)

Dianggap sebagai salah satu pesepakbola terbaik sepanjang masa, Pele  menghabiskan sebagian besar kariernya untuk membela Santos FC. Akan  tetapi, pada 1975 ia memutuskan untuk bergabung dengan klub Amerika  Serikat, New York Cosmos.
Pele menghabiskan dua musim di Cosmos sebelum memutuskan pensiun.  Selama membela Cosmos, Pele tampil dalam 107 pertandingan dan melesakkan  64 gol, serta membantu mereka menjuarai NASC Soccer Bowl. Setelah  kepergiannya, Cosmos pun memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung  10 yang pernah dipakai Pele.
1. Raul Gonzalez (No. 7 di Schalke 04)

Meski besar dan menjadi legenda di Real Madrid, namun Raul Gonzalez   justru mendapat penghormatan yang lebih tinggi saat membela Schalke 04.   Sebab, pihak Schalke memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 7   yang dikenakan Raul.
Kendati demikian, langkah yang dilakukan oleh Schalke tersebut justru   mendapat kritik dari legenda mereka, Olaf Thon dan Ingo Anderbrugge.   Sebab, Raul hanya dua musim membela Schalke. Meski begitu, Raul berhasil   membantu Schalke menjuarai DfB Pokal dan Piala Super Jerman.
</content:encoded></item></channel></rss>
