<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alami Penurunan Performa, Lautaro Martinez Pikirkan Barcelona?</title><description>Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, mengalami penurunan performa sejak kompetisi digulirkan kembali.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/47/2242376/alami-penurunan-performa-lautaro-martinez-pikirkan-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/47/2242376/alami-penurunan-performa-lautaro-martinez-pikirkan-barcelona"/><item><title>Alami Penurunan Performa, Lautaro Martinez Pikirkan Barcelona?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/47/2242376/alami-penurunan-performa-lautaro-martinez-pikirkan-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/47/2242376/alami-penurunan-performa-lautaro-martinez-pikirkan-barcelona</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2020 11:48 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/07/47/2242376/alami-penurunan-performa-lautaro-martinez-pikirkan-barcelona-BhBLWa6ogU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lautaro Martinez vs Sampdoria (Foto: Media Inter Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/07/47/2242376/alami-penurunan-performa-lautaro-martinez-pikirkan-barcelona-BhBLWa6ogU.jpg</image><title>Lautaro Martinez vs Sampdoria (Foto: Media Inter Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, mengalami penurunan performa dalam beberapa pertandingan terakhir. Maka dari itu, CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta pun meminta pemainnya tersebut untuk menenangkan pikiran agar bisa tampil di level tertinggi lagi.
Sebelum pandemi Corona (Covid-19) terjadi, Lautaro sejatinya menampilkan permainan yang impresif. Tercatat, ia mampu membukukan 16 gol dan empat assists. Hal itulah yang kemudian membuatnya menjadi bidikan klub-klub top Eropa.
Kendati demikian, setelah kompetisi digulirkan kembali usai ditangguhkan selama tiga bulan, Lautari justru kehilangan sentuhan terbaiknya. Dari enam kali bertanding, penyerang asal Argentina itu hanya mampu mengemas satu gol dan satu assist.
Baca juga: CEO Inter Milan Akui Conte Masih Marah

Pada pertandingan teranyar, yakni menghadapi Bologna dalam giornata ke-30 Liga Italia 2019-2020, Lautaro bahkan gagal mengkonversi penalti yang didapat timnya menjadi gol. Hal itu pada akhirnya menyebabkan Nerazzurri mendera kekalahan dengan skor 1-2 dari Bologna.
Kondisi ini kemudian membuat sejumlah pihak berpikir bahwa Lautaro sudah tidak fokus dengan permainannya di Inter. Sebab, isu soal Barcelona yang meminati Lautaro sangat santer beredar. Sehingga, mungkin menyebabkan Lautaro kehilangan fokus.
Inter sendiri tidak memiliki niatan untuk melepas Lautaro. Hal itu telah ditegaskan Marotta berulang kali. Pasalnya, Lautaro dianggap sebagai aset masa depan Inter. Apalagi Nerazzurri menargetkan gelar juara. Maka dari itu, mereka tak ingin melepas para pemain terbaiknya.
&amp;ldquo;Ada dua faktor yang perlu dipertimbangkan, yaitu mengenai kompetitif  dan yang berkaitan dengan pasar transfer, yang berjalan bersamaan.  Inter tidak ingin menjual pemain berusia 23 tahun seperti dia, tetapi  ini adalah waktunya ketika rumor beredar,&amp;rdquo; tutur Marotta, mengutip dari Football Italia, Selasa (7/7/2020).
&amp;ldquo;Kami melihat Lautaro sebagi pemain hebat di paruh pertama musim ini,  yang menarik perhatian klub-klub besar. Sekarang, dia harus menemukan  ketenangan pikiran untuk menjamin Inter dengan tingkat kinerja yang dia  tunjukkan di paruh pertama musim,&amp;rdquo; lanjut Marotta.
Sejauh ini, Lautaro memang belum meminta kepada manajemen Inter untuk  dijual. Akan tetapi, jika Barca datang untuk mengaktifkan klausul  pelepasan Lautaro, maka Nerazzurri tak bisa berbuat apa-apa untuk  menahan kepergian si pemain.
Disebutkan bahwa klausul pelepasan yang dimiliki Lautaro sebesar 110  juta euro atau sekira Rp1,7 triliun. Mengingat saat ini kondisi keuangan  klub-klub sedang goyang akibat pandemi Corona, Inter cukup yakin Barca  tak akan menyerahkan uang sebesar itu untuk memboyong Lautaro.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, mengalami penurunan performa dalam beberapa pertandingan terakhir. Maka dari itu, CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta pun meminta pemainnya tersebut untuk menenangkan pikiran agar bisa tampil di level tertinggi lagi.
Sebelum pandemi Corona (Covid-19) terjadi, Lautaro sejatinya menampilkan permainan yang impresif. Tercatat, ia mampu membukukan 16 gol dan empat assists. Hal itulah yang kemudian membuatnya menjadi bidikan klub-klub top Eropa.
Kendati demikian, setelah kompetisi digulirkan kembali usai ditangguhkan selama tiga bulan, Lautari justru kehilangan sentuhan terbaiknya. Dari enam kali bertanding, penyerang asal Argentina itu hanya mampu mengemas satu gol dan satu assist.
Baca juga: CEO Inter Milan Akui Conte Masih Marah

Pada pertandingan teranyar, yakni menghadapi Bologna dalam giornata ke-30 Liga Italia 2019-2020, Lautaro bahkan gagal mengkonversi penalti yang didapat timnya menjadi gol. Hal itu pada akhirnya menyebabkan Nerazzurri mendera kekalahan dengan skor 1-2 dari Bologna.
Kondisi ini kemudian membuat sejumlah pihak berpikir bahwa Lautaro sudah tidak fokus dengan permainannya di Inter. Sebab, isu soal Barcelona yang meminati Lautaro sangat santer beredar. Sehingga, mungkin menyebabkan Lautaro kehilangan fokus.
Inter sendiri tidak memiliki niatan untuk melepas Lautaro. Hal itu telah ditegaskan Marotta berulang kali. Pasalnya, Lautaro dianggap sebagai aset masa depan Inter. Apalagi Nerazzurri menargetkan gelar juara. Maka dari itu, mereka tak ingin melepas para pemain terbaiknya.
&amp;ldquo;Ada dua faktor yang perlu dipertimbangkan, yaitu mengenai kompetitif  dan yang berkaitan dengan pasar transfer, yang berjalan bersamaan.  Inter tidak ingin menjual pemain berusia 23 tahun seperti dia, tetapi  ini adalah waktunya ketika rumor beredar,&amp;rdquo; tutur Marotta, mengutip dari Football Italia, Selasa (7/7/2020).
&amp;ldquo;Kami melihat Lautaro sebagi pemain hebat di paruh pertama musim ini,  yang menarik perhatian klub-klub besar. Sekarang, dia harus menemukan  ketenangan pikiran untuk menjamin Inter dengan tingkat kinerja yang dia  tunjukkan di paruh pertama musim,&amp;rdquo; lanjut Marotta.
Sejauh ini, Lautaro memang belum meminta kepada manajemen Inter untuk  dijual. Akan tetapi, jika Barca datang untuk mengaktifkan klausul  pelepasan Lautaro, maka Nerazzurri tak bisa berbuat apa-apa untuk  menahan kepergian si pemain.
Disebutkan bahwa klausul pelepasan yang dimiliki Lautaro sebesar 110  juta euro atau sekira Rp1,7 triliun. Mengingat saat ini kondisi keuangan  klub-klub sedang goyang akibat pandemi Corona, Inter cukup yakin Barca  tak akan menyerahkan uang sebesar itu untuk memboyong Lautaro.
</content:encoded></item></channel></rss>
