<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CEO Inter Milan Akui Conte Masih Marah</title><description>Antonio Conte marah karena Inter Milan kalah 1-2 dari Bologna.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/47/2242260/ceo-inter-milan-akui-conte-masih-marah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/47/2242260/ceo-inter-milan-akui-conte-masih-marah"/><item><title>CEO Inter Milan Akui Conte Masih Marah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/47/2242260/ceo-inter-milan-akui-conte-masih-marah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/47/2242260/ceo-inter-milan-akui-conte-masih-marah</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2020 07:39 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/07/47/2242260/ceo-inter-milan-akui-conte-masih-marah-rQLlBKB6Wy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antonio Conte dan Giuseppe Marotta (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/07/47/2242260/ceo-inter-milan-akui-conte-masih-marah-rQLlBKB6Wy.jpg</image><title>Antonio Conte dan Giuseppe Marotta (Foto: AFP)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Inter Milan menelan pil pahit saat menjamu Bologna dalam giornata ke-30 Liga Italia 2019-2020. Pasalnya, Nerazzurri mengalami kekalahan dengan skor 1-2. Sebagai akibatnya, Pelatih Inter Milan, Antonio Conte pun marah besar.
Kekalahan itu didapat Inter pada Minggu 5 Juli 2020 malam WIB. Akan tetapi, hingga hari ini, Conte nyatanya masih marah dan merasa kesal terhadap hasil buruk yang didapat timnya tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta.
Marotta pun memaklumi kekecewaan yang dirasakan Conte. Karena Inter seharusnya bisa meraih poin penuh. Selain bermain di kandang, Nerazzurri juga sukses mendominasi pertandingan tersebut. Mereka bahkan unggul lebih dulu lewat gol Romelu Lukaku di menit ke-22.
Baca juga: Pihak Sponsor Bakal Bantu Inter Milan Dapatkan Messi di Musim Panas 2020

Inter bahkan hanya berhadapan dengan 10 pemain Bologna sejak menit ke-57 lantaran Roberto Soriano mendapat kartu merah. Ditambah lagi, Inter memperoleh hadiah penalti di menit ke-62. Sayangnya, Lautaro Martinez gagal mengkonversi peluang tersebut menjadi gol.
Bukannya menambah gol atau mempertahankan keunggulan mereka, gawang Inter justru jebol dua kali ketika memasuki akhir pertandingan. Hal inilah yang kemudian membuat Conte merasa marah karena timnya tak memanfaatkan kesempatan yang dimiliki dengan baik.
&quot;Kepahitan dan kekecewaan yang luar biasa masih terjadi karena tidak mengantongi tiga poin, meskipun kami bermain sangat baik di tahap awal pertandingan. Secara khusus, kami menyesali insiden tertentu, seperti penalti yang gagal yang bisa membuat kami unggul 2-0,&amp;rdquo; jelas Marotta, seperti dikutip dari Football Italia, Selasa (7/7/2020).
&amp;ldquo;Kami tidak dapat mengubah apa yang terjadi dan ada penyesalan besar  di pihak kami. Kami manajer, bersama dengan Conte, bertemu untuk  mendapatkan momen tersebut. Antonio sudah mulai memikirkan  (pertandingan) Kamis. Dia tentu saja sangat marah,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Kritik Conte menunjukkan kepada kami karakter seperti apa dia. Dalam  mengkritik dirinya sendiri, dia menunjukkan dia ingin mencapai lebih  banyak,&amp;rdquo; tandas Marotta.
Karena kekalahan tersebut, Inter pun masih tertahan di posisi ketiga  klasemen sementara Liga Italia 2019-2020 dengan raihan 64 poin.  Alih-alih berusaha menyalip Juventus yang berada di puncak, kini  perolehan poin Inter justru semakin didekati Atalanta.
Saat ini Inter tertinggal 11 poin dari Juve. Sedangkan dari Atalanta,  mereka hanya unggul satu angka. Melihat performa Inter saat ini, Conte  pun ragu timnya bisa mengudeta Juve, meski masih menyisakan delapan  giornata. Maka dari itu, kini Conte hanya menargetkan empat besar untuk  Nerazzurri.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Inter Milan menelan pil pahit saat menjamu Bologna dalam giornata ke-30 Liga Italia 2019-2020. Pasalnya, Nerazzurri mengalami kekalahan dengan skor 1-2. Sebagai akibatnya, Pelatih Inter Milan, Antonio Conte pun marah besar.
Kekalahan itu didapat Inter pada Minggu 5 Juli 2020 malam WIB. Akan tetapi, hingga hari ini, Conte nyatanya masih marah dan merasa kesal terhadap hasil buruk yang didapat timnya tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta.
Marotta pun memaklumi kekecewaan yang dirasakan Conte. Karena Inter seharusnya bisa meraih poin penuh. Selain bermain di kandang, Nerazzurri juga sukses mendominasi pertandingan tersebut. Mereka bahkan unggul lebih dulu lewat gol Romelu Lukaku di menit ke-22.
Baca juga: Pihak Sponsor Bakal Bantu Inter Milan Dapatkan Messi di Musim Panas 2020

Inter bahkan hanya berhadapan dengan 10 pemain Bologna sejak menit ke-57 lantaran Roberto Soriano mendapat kartu merah. Ditambah lagi, Inter memperoleh hadiah penalti di menit ke-62. Sayangnya, Lautaro Martinez gagal mengkonversi peluang tersebut menjadi gol.
Bukannya menambah gol atau mempertahankan keunggulan mereka, gawang Inter justru jebol dua kali ketika memasuki akhir pertandingan. Hal inilah yang kemudian membuat Conte merasa marah karena timnya tak memanfaatkan kesempatan yang dimiliki dengan baik.
&quot;Kepahitan dan kekecewaan yang luar biasa masih terjadi karena tidak mengantongi tiga poin, meskipun kami bermain sangat baik di tahap awal pertandingan. Secara khusus, kami menyesali insiden tertentu, seperti penalti yang gagal yang bisa membuat kami unggul 2-0,&amp;rdquo; jelas Marotta, seperti dikutip dari Football Italia, Selasa (7/7/2020).
&amp;ldquo;Kami tidak dapat mengubah apa yang terjadi dan ada penyesalan besar  di pihak kami. Kami manajer, bersama dengan Conte, bertemu untuk  mendapatkan momen tersebut. Antonio sudah mulai memikirkan  (pertandingan) Kamis. Dia tentu saja sangat marah,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Kritik Conte menunjukkan kepada kami karakter seperti apa dia. Dalam  mengkritik dirinya sendiri, dia menunjukkan dia ingin mencapai lebih  banyak,&amp;rdquo; tandas Marotta.
Karena kekalahan tersebut, Inter pun masih tertahan di posisi ketiga  klasemen sementara Liga Italia 2019-2020 dengan raihan 64 poin.  Alih-alih berusaha menyalip Juventus yang berada di puncak, kini  perolehan poin Inter justru semakin didekati Atalanta.
Saat ini Inter tertinggal 11 poin dari Juve. Sedangkan dari Atalanta,  mereka hanya unggul satu angka. Melihat performa Inter saat ini, Conte  pun ragu timnya bisa mengudeta Juve, meski masih menyisakan delapan  giornata. Maka dari itu, kini Conte hanya menargetkan empat besar untuk  Nerazzurri.
</content:encoded></item></channel></rss>
