<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lloris dan Son Bertengkar, Mourinho: Saya yang Harus Disalahkan</title><description>Jose Mourinho merasa bertanggung jawab atas pertengkaran yang terjadi antara Hugo Lloris dengan Son Heung-Min.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/45/2242284/lloris-dan-son-bertengkar-mourinho-saya-yang-harus-disalahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/45/2242284/lloris-dan-son-bertengkar-mourinho-saya-yang-harus-disalahkan"/><item><title>Lloris dan Son Bertengkar, Mourinho: Saya yang Harus Disalahkan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/45/2242284/lloris-dan-son-bertengkar-mourinho-saya-yang-harus-disalahkan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/07/45/2242284/lloris-dan-son-bertengkar-mourinho-saya-yang-harus-disalahkan</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2020 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/07/45/2242284/lloris-dan-son-bertengkar-mourinho-saya-yang-harus-disalahkan-drn4Nf2XoO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jose Mourinho (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/07/45/2242284/lloris-dan-son-bertengkar-mourinho-saya-yang-harus-disalahkan-drn4Nf2XoO.jpg</image><title>Jose Mourinho (Foto: AFP)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Pertengkaran sempat terjadi antara kapten Tottenham Hotspur, Hugo Lloris, dengan rekan setimnya sendiri, Son Heung-Min. Menanggapi hal ini, Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, merasa kalau dirinya adalah sosok yang harus disalahkan atas insiden tersebut.
Pertengkaran Lloris dengan Son itu sejatinya terjadi dalam pertandingan Tottenham vs Everton yang berlangsung Selasa (7/7/2020) dini hari WIB. Insiden ini tercipta karena Son tidak terima setelah ditegur oleh Lloris saat babak pertama berakhir.
Di pengujung babak pertama, gawang Tottenham sebetulnya hampir kebobolan. Hal ini tak lepas dari kesalah Son yang gagal melakukan operan sehingga direbut pemain Everton. Bukannya langsung bertanggung jawab, Son justru tidak berusaha merebut kembali bola yang diambil alih oleh pemain Everton tersebut.
Baca juga: Mourinho Cetak 200 Kemenangan di Liga Inggris Kelar Laga Tottenham vs Everton

Hal inilah yang pada akhirnya membuat Lloris kesal dan menegur Son. Akan tetapi, respons tidak menyenangkan yang ditunjukkan Son membuat emosi sang kapten terpancing. Untungnya, pemain Tottenham lainnya cepat melerai pertengkaran tersebut sebelum terjadi baku hantam.
Melihat situasi ini, Mourinho sebenarnya merasa senang. Sebab, ia paham pertengkaran itu tercipta karena Lloris mencoba bersikap kritis terhadap rekan setimnya supaya bisa tampil lebih baik. Maka dari itu, Mourinho merasa bertanggung jawab.
Pasalnya, Mourinho adalah orang yang meminta para pemain Tottenham untuk lebih kritis terhadap diri mereka sendiri dan juga rekan-rekannya. Dengan kata lain, apa yang dilakukan oleh Lloris tersebut adalah buah dari perintah yang diinstruksikan Mourinho.

&quot;Ini indah. Ini konsekuensi, mungkin, dari pertemuan kami. Jika Anda  ingin menyalahkan seseorang untuk ini, itu saya. Saya mengkritik para  pemain saya karena mereka menurut saya tidak cukup kritis dengan diri  mereka sendiri. Saya meminta mereka untuk menuntut lebih dari yang  lain,&amp;rdquo; jelas Mourinho, mengutip dari Sky Sports, Selasa (7/7/2020).
&amp;ldquo;Saya meminta mereka untuk menempatkan kolega mereka di bawah tekanan  semangat tim yang harus Anda berikan. Itu adalah situasi di mana  seorang pemain yang luar biasa, yang semua orang suka, Sonny, kapten  berpikir dia harus melakukan lebih banyak untuk tim dan memberikan upaya  yang berbeda,&amp;rdquo; lanjut Mourinho.
&quot;Ada beberapa kata-kata buruk, tapi saya pikir itu adalah sesuatu  yang sangat penting bagi tim untuk tumbuh. Agar itu terjadi Anda perlu  saling menuntut lebih banyak dan menjadi pribadi yang kuat. Di babak  pertama, saya katakan ketika saya melihat reaksi itu saya tidak ragu  mereka akan tetap bersama sampai akhir,&quot; pungkasnya.
Meski sempat berseteru, namun Lloris menerangkan bahwa hubungannya  dengan Son baik-baik saja. Pertandingan itu sendiri pada akhirnya  dimenangkan oleh Tottenham dengan skor 1-0 dan seluruh pemain merasa  senang.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Pertengkaran sempat terjadi antara kapten Tottenham Hotspur, Hugo Lloris, dengan rekan setimnya sendiri, Son Heung-Min. Menanggapi hal ini, Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, merasa kalau dirinya adalah sosok yang harus disalahkan atas insiden tersebut.
Pertengkaran Lloris dengan Son itu sejatinya terjadi dalam pertandingan Tottenham vs Everton yang berlangsung Selasa (7/7/2020) dini hari WIB. Insiden ini tercipta karena Son tidak terima setelah ditegur oleh Lloris saat babak pertama berakhir.
Di pengujung babak pertama, gawang Tottenham sebetulnya hampir kebobolan. Hal ini tak lepas dari kesalah Son yang gagal melakukan operan sehingga direbut pemain Everton. Bukannya langsung bertanggung jawab, Son justru tidak berusaha merebut kembali bola yang diambil alih oleh pemain Everton tersebut.
Baca juga: Mourinho Cetak 200 Kemenangan di Liga Inggris Kelar Laga Tottenham vs Everton

Hal inilah yang pada akhirnya membuat Lloris kesal dan menegur Son. Akan tetapi, respons tidak menyenangkan yang ditunjukkan Son membuat emosi sang kapten terpancing. Untungnya, pemain Tottenham lainnya cepat melerai pertengkaran tersebut sebelum terjadi baku hantam.
Melihat situasi ini, Mourinho sebenarnya merasa senang. Sebab, ia paham pertengkaran itu tercipta karena Lloris mencoba bersikap kritis terhadap rekan setimnya supaya bisa tampil lebih baik. Maka dari itu, Mourinho merasa bertanggung jawab.
Pasalnya, Mourinho adalah orang yang meminta para pemain Tottenham untuk lebih kritis terhadap diri mereka sendiri dan juga rekan-rekannya. Dengan kata lain, apa yang dilakukan oleh Lloris tersebut adalah buah dari perintah yang diinstruksikan Mourinho.

&quot;Ini indah. Ini konsekuensi, mungkin, dari pertemuan kami. Jika Anda  ingin menyalahkan seseorang untuk ini, itu saya. Saya mengkritik para  pemain saya karena mereka menurut saya tidak cukup kritis dengan diri  mereka sendiri. Saya meminta mereka untuk menuntut lebih dari yang  lain,&amp;rdquo; jelas Mourinho, mengutip dari Sky Sports, Selasa (7/7/2020).
&amp;ldquo;Saya meminta mereka untuk menempatkan kolega mereka di bawah tekanan  semangat tim yang harus Anda berikan. Itu adalah situasi di mana  seorang pemain yang luar biasa, yang semua orang suka, Sonny, kapten  berpikir dia harus melakukan lebih banyak untuk tim dan memberikan upaya  yang berbeda,&amp;rdquo; lanjut Mourinho.
&quot;Ada beberapa kata-kata buruk, tapi saya pikir itu adalah sesuatu  yang sangat penting bagi tim untuk tumbuh. Agar itu terjadi Anda perlu  saling menuntut lebih banyak dan menjadi pribadi yang kuat. Di babak  pertama, saya katakan ketika saya melihat reaksi itu saya tidak ragu  mereka akan tetap bersama sampai akhir,&quot; pungkasnya.
Meski sempat berseteru, namun Lloris menerangkan bahwa hubungannya  dengan Son baik-baik saja. Pertandingan itu sendiri pada akhirnya  dimenangkan oleh Tottenham dengan skor 1-0 dan seluruh pemain merasa  senang.</content:encoded></item></channel></rss>
