<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebut Messi Setengah Autis, Dugarry Minta Maaf</title><description>Dugarry meminta maaf setelah menyebut Messi sebagai sosok setenagah autis.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/04/51/2241029/sebut-messi-setengah-autis-dugarry-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/04/51/2241029/sebut-messi-setengah-autis-dugarry-minta-maaf"/><item><title>Sebut Messi Setengah Autis, Dugarry Minta Maaf</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/04/51/2241029/sebut-messi-setengah-autis-dugarry-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/04/51/2241029/sebut-messi-setengah-autis-dugarry-minta-maaf</guid><pubDate>Sabtu 04 Juli 2020 08:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/04/51/2241029/sebut-messi-setengah-autis-dugarry-minta-maaf-tALmK5owP7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lionel Messi (Foto: Twitter @FCBarcelona)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/04/51/2241029/sebut-messi-setengah-autis-dugarry-minta-maaf-tALmK5owP7.jpg</image><title>Lionel Messi (Foto: Twitter @FCBarcelona)</title></images><description>PARIS &amp;ndash; Legenda Barcelona, Christophe Dugarry, mengakui bahwa perkataan yang menyebut megabintang eks klubnya tersebut, yakni Lionel Messi, sebagai setengah autis terlalu berlebihan. Maka dari itu, Dugarry pun meminta maaf karena perkataannya tersebut.
Sebagaimana diketahui, Dugarry memang sempat membuat pernyataan kontroversial saat merespons rumor pertikaian antara Messi dengan Antoine Griezmann. Dugarry yang merasa kesal kompatriotnya diperlakukan buruk, lantas menyemprot Messi.

Ya, Dugarry meminta agar Griezmann tidak perlu merasa takut dan menaruh hormat berlebihan kepada Messi. Bahkan karena terlampau emosi, Dugarry sempat melontarkan perkataan yang berlebihan dengan menyebut Messi sebagai pengidap autisme.
Baca Juga:&amp;nbsp;Barcelona Tidak Bisa Selalu Bergantung pada Sihir Lionel Messi
Hal tersebut sontak membuat Dugarry mendapatkan banyak kritikan di media sosialnya dalam beberapa hari terakhir. Dugarry dituding banyak pihak telah menyebarkan stigma negatif kepada para pengidap autisme di seluruh dunia.
Sadar bahwa pernyataannya tersebut terlalu berlebihan, Dugarry pun akhirnya melayangkan permohonan maafnya. Dugarry mengakui bahwa perkataannya tersebut terlalu kasar, dan tidak ada maksud untuk menyerang para pengidap autisme.&amp;ldquo;Saya benar-benar minta maaf atas pernyataan saya mengenai Lionel Messi. Saya benar-benar tak bermaksud memberi stigma kepada orang-orang pengidap autis, bukan itu niat saya yang sesungguhnya,&amp;rdquo; ucap Dugarry, seperti disadur dari&amp;nbsp;Sport, Sabtu (4/7/2020).
Selama membela Barca, Dugarry sendiri memang bisa dikatakan salah satu pemain gagal bersinar di Estadio Camp Nou. Ya, Dugarry sendiri hanya bertahan di Barca selama semusim, meski berhasil mengantarkan Blaugrana &amp;ndash;julukan Barca&amp;ndash; menjuarai La Liga Spanyol musim 1997-1998</description><content:encoded>PARIS &amp;ndash; Legenda Barcelona, Christophe Dugarry, mengakui bahwa perkataan yang menyebut megabintang eks klubnya tersebut, yakni Lionel Messi, sebagai setengah autis terlalu berlebihan. Maka dari itu, Dugarry pun meminta maaf karena perkataannya tersebut.
Sebagaimana diketahui, Dugarry memang sempat membuat pernyataan kontroversial saat merespons rumor pertikaian antara Messi dengan Antoine Griezmann. Dugarry yang merasa kesal kompatriotnya diperlakukan buruk, lantas menyemprot Messi.

Ya, Dugarry meminta agar Griezmann tidak perlu merasa takut dan menaruh hormat berlebihan kepada Messi. Bahkan karena terlampau emosi, Dugarry sempat melontarkan perkataan yang berlebihan dengan menyebut Messi sebagai pengidap autisme.
Baca Juga:&amp;nbsp;Barcelona Tidak Bisa Selalu Bergantung pada Sihir Lionel Messi
Hal tersebut sontak membuat Dugarry mendapatkan banyak kritikan di media sosialnya dalam beberapa hari terakhir. Dugarry dituding banyak pihak telah menyebarkan stigma negatif kepada para pengidap autisme di seluruh dunia.
Sadar bahwa pernyataannya tersebut terlalu berlebihan, Dugarry pun akhirnya melayangkan permohonan maafnya. Dugarry mengakui bahwa perkataannya tersebut terlalu kasar, dan tidak ada maksud untuk menyerang para pengidap autisme.&amp;ldquo;Saya benar-benar minta maaf atas pernyataan saya mengenai Lionel Messi. Saya benar-benar tak bermaksud memberi stigma kepada orang-orang pengidap autis, bukan itu niat saya yang sesungguhnya,&amp;rdquo; ucap Dugarry, seperti disadur dari&amp;nbsp;Sport, Sabtu (4/7/2020).
Selama membela Barca, Dugarry sendiri memang bisa dikatakan salah satu pemain gagal bersinar di Estadio Camp Nou. Ya, Dugarry sendiri hanya bertahan di Barca selama semusim, meski berhasil mengantarkan Blaugrana &amp;ndash;julukan Barca&amp;ndash; menjuarai La Liga Spanyol musim 1997-1998</content:encoded></item></channel></rss>
