<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ozil Punya Gaji Tinggi di Arsenal, Arteta: Saya Tak Akan Terpengaruh</title><description>Mikel Arteta tidak mainkan Mesut Ozil karena dinilai belum siap.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/04/45/2240986/ozil-punya-gaji-tinggi-di-arsenal-arteta-saya-tak-akan-terpengaruh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/04/45/2240986/ozil-punya-gaji-tinggi-di-arsenal-arteta-saya-tak-akan-terpengaruh"/><item><title>Ozil Punya Gaji Tinggi di Arsenal, Arteta: Saya Tak Akan Terpengaruh</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/04/45/2240986/ozil-punya-gaji-tinggi-di-arsenal-arteta-saya-tak-akan-terpengaruh</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/04/45/2240986/ozil-punya-gaji-tinggi-di-arsenal-arteta-saya-tak-akan-terpengaruh</guid><pubDate>Sabtu 04 Juli 2020 00:16 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/04/45/2240986/ozil-punya-gaji-tinggi-di-arsenal-arteta-saya-tak-akan-terpengaruh-gpdmt2gokw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mesut Ozil dan Mikel Arteta (Foto: Premier League)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/04/45/2240986/ozil-punya-gaji-tinggi-di-arsenal-arteta-saya-tak-akan-terpengaruh-gpdmt2gokw.jpg</image><title>Mesut Ozil dan Mikel Arteta (Foto: Premier League)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Sejak digulirkannya kembali kompetisi sepakbola 2019-2020 setelah selama tiga bulan ditangguhkan akibat mewabahnya Virus Corona (Covid-19), gelandang Arsenal, Mesut Ozil, belum memainkan satu pertandingan pun. Pada akhirnya, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menjadi sosok yang harus menjelaskan situasi ini.
Arteta menerangkan bahwa hubungannya dengan Ozil baik-baik saja. Adapun mengapa dirinya belum memainkan Ozil karena Arteta merasa gelandang berpaspor Jerman itu belum siap. Arteta menyebut bahwa Ozil memiliki masalah dengan punggungnya.
Baca juga: 5 Pertukaran Pemain Terburuk dalam Sejarah Sepakbola, Nomor 1 Libatkan Juventus dan Inter

Ozil sendiri sebenarnya adalah pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal, yakni 350 ribu pounds atau sekira Rp6,3 miliar sepekan. Umumnya, pelatih menjadikan pemain dengan gaji tertinggi sebagai andalan di tim. Akan tetapi, Arteta tidak ingin terpengaruh dengan hal tersebut.
Perihal gaji Ozil yang selangit, Arteta menjelaskan bahwa itu adalah kesepakatan yang telah dibuat klub dengan pihak si pemain. Maka dari itu, Arteta tidak punya hak untuk ikut campur. Akan tetapi, soal pemilihan pemain yang akan bertanding, Arteta hanya akan menunjuk mereka yang benar-benar siap.
&quot;Itu (gaji) adalah kesepakatan yang dibuat oleh pemain dan klub. Saya pikir para pemain dibayar berapa pun yang pantas mereka dapatkan karena ada dua kubu di sini dan itu seharusnya tidak pernah menjadi sesuatu yang saya mesti nilai,&amp;rdquo; jelas Arteta, seperti dikutip dari Goal, Sabtu (4/7/2020).

&amp;ldquo;Saya ingin semua pemain saya yang terbaik dan memiliki kemampuan  untuk dapat memilih mereka untuk membantu skuad sebanyak mungkin dan  itulah satu-satunya niat yang saya miliki. Saya percaya bahwa dia (Ozil)  tidak terlalu bahagia karena dia tidak bermain, tetapi juga dia  mengalami cedera dan kita harus menunggu dan melihat bagaimana dia  berkembang,&quot; lanjut Arteta.
Terakhir kali Ozil memainkan pertandingan adalah sebelum terjadi  lockdown, yakni pada 7 Maret 2020, saat Arsenal berhadapan dengan West  Ham United di ajang Liga Inggris. Dalam pertandingan tersebut Ozil  bermain selama 89 menit, membuat satu assist untuk membantu The Gunners  menang 1-0.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Sejak digulirkannya kembali kompetisi sepakbola 2019-2020 setelah selama tiga bulan ditangguhkan akibat mewabahnya Virus Corona (Covid-19), gelandang Arsenal, Mesut Ozil, belum memainkan satu pertandingan pun. Pada akhirnya, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menjadi sosok yang harus menjelaskan situasi ini.
Arteta menerangkan bahwa hubungannya dengan Ozil baik-baik saja. Adapun mengapa dirinya belum memainkan Ozil karena Arteta merasa gelandang berpaspor Jerman itu belum siap. Arteta menyebut bahwa Ozil memiliki masalah dengan punggungnya.
Baca juga: 5 Pertukaran Pemain Terburuk dalam Sejarah Sepakbola, Nomor 1 Libatkan Juventus dan Inter

Ozil sendiri sebenarnya adalah pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal, yakni 350 ribu pounds atau sekira Rp6,3 miliar sepekan. Umumnya, pelatih menjadikan pemain dengan gaji tertinggi sebagai andalan di tim. Akan tetapi, Arteta tidak ingin terpengaruh dengan hal tersebut.
Perihal gaji Ozil yang selangit, Arteta menjelaskan bahwa itu adalah kesepakatan yang telah dibuat klub dengan pihak si pemain. Maka dari itu, Arteta tidak punya hak untuk ikut campur. Akan tetapi, soal pemilihan pemain yang akan bertanding, Arteta hanya akan menunjuk mereka yang benar-benar siap.
&quot;Itu (gaji) adalah kesepakatan yang dibuat oleh pemain dan klub. Saya pikir para pemain dibayar berapa pun yang pantas mereka dapatkan karena ada dua kubu di sini dan itu seharusnya tidak pernah menjadi sesuatu yang saya mesti nilai,&amp;rdquo; jelas Arteta, seperti dikutip dari Goal, Sabtu (4/7/2020).

&amp;ldquo;Saya ingin semua pemain saya yang terbaik dan memiliki kemampuan  untuk dapat memilih mereka untuk membantu skuad sebanyak mungkin dan  itulah satu-satunya niat yang saya miliki. Saya percaya bahwa dia (Ozil)  tidak terlalu bahagia karena dia tidak bermain, tetapi juga dia  mengalami cedera dan kita harus menunggu dan melihat bagaimana dia  berkembang,&quot; lanjut Arteta.
Terakhir kali Ozil memainkan pertandingan adalah sebelum terjadi  lockdown, yakni pada 7 Maret 2020, saat Arsenal berhadapan dengan West  Ham United di ajang Liga Inggris. Dalam pertandingan tersebut Ozil  bermain selama 89 menit, membuat satu assist untuk membantu The Gunners  menang 1-0.</content:encoded></item></channel></rss>
