<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Liverpool Kalah 0-4 dari Manchester City, Owen Salahkan Robertson</title><description>Liverpool dipermalukan 0-4 saat bertamu ke Etihad Stadium.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/03/45/2240666/liverpool-kalah-0-4-dari-manchester-city-owen-salahkan-robertson</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/03/45/2240666/liverpool-kalah-0-4-dari-manchester-city-owen-salahkan-robertson"/><item><title>Liverpool Kalah 0-4 dari Manchester City, Owen Salahkan Robertson</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/03/45/2240666/liverpool-kalah-0-4-dari-manchester-city-owen-salahkan-robertson</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/03/45/2240666/liverpool-kalah-0-4-dari-manchester-city-owen-salahkan-robertson</guid><pubDate>Jum'at 03 Juli 2020 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/03/45/2240666/liverpool-kalah-0-4-dari-manchester-city-owen-salahkan-robertson-7p889IK2aZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Andrew Robertson (Foto: Liverpool)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/03/45/2240666/liverpool-kalah-0-4-dari-manchester-city-owen-salahkan-robertson-7p889IK2aZ.jpg</image><title>Andrew Robertson (Foto: Liverpool)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Sebuah kritik tajam disampaikan Michael Owen untuk penggawa Liverpool, Adrew Robertson. Bek asal Skotlandia itu disebut menjadi dalang atas kekalahan telak The Reds saat bertamu ke Etihad Stadium, Jumat (3/7/2020) dini hari tadi.
Owen melihat Robertson kerap melakukan kesalahan ketika membaca pergerakan pemain lawan. Fullback 26 tahun itu juga paling disalahkan ketika proses gol kedua Manchester City yang dicetak Raheem Sterling.

&amp;ldquo;Anda bisa melihatnya saat proses gol Sterling. Dia (Robertson) berlari ke daerah yang kosong tanpa melakukan penjagaan kepada penyerang tim lawan. Dia harusnya bertahan di posisinya karena di situlah operan terakhir dari Phil Foden datang,&amp;rdquo; ujar Owen, seperti dilansir dari laman Mirror, Jumat (3/7/2020).
&amp;ldquo;Anda melihat gol ketiga dan dia melakukan hal yang sama! Dia menerjang keluar saat seharusnya bertahan di posisinya, cukup tutup celahnya! Lihat dia sekarang, dia berlari keluar dan meninggalkan lubang yang besar. Saya rasa Liverpool membuat terlalu banyak kesalahan yang tidak terlalu penting,&amp;rdquo; sambungnya.
Baca juga: Laga Manchester City vs Liverpool Jadi Bukti Phil Foden Layak Gantikan David Silva
Terlepas dari performa buruk Robertson, Owen sendiri menilai Liverpool terlalu banyak melakukan kesalahan di laga dini hari tadi. Akibatnya, Man City cukup leluasa melakukan penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang gol.
Berdasarkan statistik akhir  pertandingan, Manchester Biru tercatat  ,melakukan penguasaan bola lebih baik dengan 51% dan melepaskan tembakan  sebanyak 12 kali di mana lima diantaranya mengarah tepat ke gawang.
Sementara Liverpool hanya mampu menciptakan tiga kali tembakan on  target. Hasil ini jelas bukan hal baik bagi Liverpool. Kekalahan telak  dari Manchester City sedikit menodai pencapaian mereka yang baru  saja meraih gelar juara Liga Inggris 2019-2020.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Sebuah kritik tajam disampaikan Michael Owen untuk penggawa Liverpool, Adrew Robertson. Bek asal Skotlandia itu disebut menjadi dalang atas kekalahan telak The Reds saat bertamu ke Etihad Stadium, Jumat (3/7/2020) dini hari tadi.
Owen melihat Robertson kerap melakukan kesalahan ketika membaca pergerakan pemain lawan. Fullback 26 tahun itu juga paling disalahkan ketika proses gol kedua Manchester City yang dicetak Raheem Sterling.

&amp;ldquo;Anda bisa melihatnya saat proses gol Sterling. Dia (Robertson) berlari ke daerah yang kosong tanpa melakukan penjagaan kepada penyerang tim lawan. Dia harusnya bertahan di posisinya karena di situlah operan terakhir dari Phil Foden datang,&amp;rdquo; ujar Owen, seperti dilansir dari laman Mirror, Jumat (3/7/2020).
&amp;ldquo;Anda melihat gol ketiga dan dia melakukan hal yang sama! Dia menerjang keluar saat seharusnya bertahan di posisinya, cukup tutup celahnya! Lihat dia sekarang, dia berlari keluar dan meninggalkan lubang yang besar. Saya rasa Liverpool membuat terlalu banyak kesalahan yang tidak terlalu penting,&amp;rdquo; sambungnya.
Baca juga: Laga Manchester City vs Liverpool Jadi Bukti Phil Foden Layak Gantikan David Silva
Terlepas dari performa buruk Robertson, Owen sendiri menilai Liverpool terlalu banyak melakukan kesalahan di laga dini hari tadi. Akibatnya, Man City cukup leluasa melakukan penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang gol.
Berdasarkan statistik akhir  pertandingan, Manchester Biru tercatat  ,melakukan penguasaan bola lebih baik dengan 51% dan melepaskan tembakan  sebanyak 12 kali di mana lima diantaranya mengarah tepat ke gawang.
Sementara Liverpool hanya mampu menciptakan tiga kali tembakan on  target. Hasil ini jelas bukan hal baik bagi Liverpool. Kekalahan telak  dari Manchester City sedikit menodai pencapaian mereka yang baru  saja meraih gelar juara Liga Inggris 2019-2020.
</content:encoded></item></channel></rss>
