<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masalah Utama Sarri di Juventus Itu Bernama Cristiano Ronaldo</title><description>Ronaldo disebut sebagai masalah utama Sarri bersama Juve.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/24/47/2235716/masalah-utama-sarri-di-juventus-itu-bernama-cristiano-ronaldo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/24/47/2235716/masalah-utama-sarri-di-juventus-itu-bernama-cristiano-ronaldo"/><item><title>Masalah Utama Sarri di Juventus Itu Bernama Cristiano Ronaldo</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/24/47/2235716/masalah-utama-sarri-di-juventus-itu-bernama-cristiano-ronaldo</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/24/47/2235716/masalah-utama-sarri-di-juventus-itu-bernama-cristiano-ronaldo</guid><pubDate>Rabu 24 Juni 2020 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/24/47/2235716/masalah-utama-sarri-di-juventus-itu-bernama-cristiano-ronaldo-EpQEXwYAQJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cristiano Ronaldo (Foto: Media Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/24/47/2235716/masalah-utama-sarri-di-juventus-itu-bernama-cristiano-ronaldo-EpQEXwYAQJ.jpg</image><title>Cristiano Ronaldo (Foto: Media Juventus)</title></images><description>VERONA &amp;ndash; Gelandang Chievo Verona, Emanuele Giaccherini, memberikan komentar soal kiprah Maurizio Sarri bersama Juventus di musim 2019-2020. Giaccherini menilai masalah utama Sarri melatih Juve adalah keberadaan sosok Cristiano Ronaldo.
Sebagaimana diketahui, kinerja Sarri bersama Juve memang tengah menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Terlebih setelah kekalahan yang diderita Bianconeri &amp;ndash;julukan Juve&amp;ndash; saat menjalani laga final Coppa Italia 2019-2020 kontra Napoli.

Hal tersebut pun memperpanjang catatan minor Sarri setiap tampil di partai final sebagai juru taktik Juventus. Sebelumnya, Sarri juga gagal membawa Juve keluar sebagai juara usai kalah di ajang Piala Super Italia melawan Lazio.
Baca Juga: Sarri Yakin Masa Depan De Ligt Cerah Bersama Juventus
Hasil negatif itu membuat para pendukung Juve mulai meragukan kualitas Sarri sebagai juru taktik tim kesayangan mereka. Giaccherini yang sempat merasakan tangan dingin Sarri kala sama-sama berada di Napoli pun memberikan tanggapannya.Giaccherini coba menjelaskan penyebab gaya bermain yang dianut Sarri  bersama Juve tidak juga terlihat. Mantan personel tim nasional (Timnas)  Italia itu menyebut keberadaan Ronaldo-lah yang membuat Sarri kesulitan  menerapkan gaya bermainnya di Juve.
&amp;ldquo;Klub telah membuat keputusan spesifik dengan membawa pelatih yang  mendasarkan sepakbolanya pada umpan-umpan cepat, seperti yang terlihat  di Napoli. Sulit melakukan hal itu di Juventus, terutama karena ada  sosok Ronaldo, yang memiliki gaya bermain sendiri. Anda tidak dapat  memintanya melakukan hal-hal tertentu,&amp;rdquo; jelas Giaccherini, seperti  disadur dari DAZN, Rabu (24/6/2020).
Baca Juga: Juventus Capai Kata Sepakat untuk Dapatkan Arthur dari Barcelona
&amp;ldquo;Sarri kesulitan karena tim ini dibangun selama bertahun-tahun untuk  memainkan tipe sepakbola yang sama sekali berbeda. Dalam pandangan saya,  Mario Mandzukic akan menjadi pemain ideal, tetapi klub membuat  keputusan lain,&amp;rdquo; sambung pemain berusia 34 tahun tersebut.
&amp;ldquo;Juve memainkan tempo yang lebih lambat, mereka tidak melakukan satu  atau dua sentuhan, karena ada perbedaan kualitas pemain di Napoli. Juve  memiliki pemain-pemain yang bisa mengubah pertandingan, sementara di  Napoli lebih ke kerja keras tim. Juve bermain untuk Ronaldo, jadi Sarri  yang harus beradaptasi bukan sebaliknya,&amp;rdquo; tuntasnya.</description><content:encoded>VERONA &amp;ndash; Gelandang Chievo Verona, Emanuele Giaccherini, memberikan komentar soal kiprah Maurizio Sarri bersama Juventus di musim 2019-2020. Giaccherini menilai masalah utama Sarri melatih Juve adalah keberadaan sosok Cristiano Ronaldo.
Sebagaimana diketahui, kinerja Sarri bersama Juve memang tengah menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Terlebih setelah kekalahan yang diderita Bianconeri &amp;ndash;julukan Juve&amp;ndash; saat menjalani laga final Coppa Italia 2019-2020 kontra Napoli.

Hal tersebut pun memperpanjang catatan minor Sarri setiap tampil di partai final sebagai juru taktik Juventus. Sebelumnya, Sarri juga gagal membawa Juve keluar sebagai juara usai kalah di ajang Piala Super Italia melawan Lazio.
Baca Juga: Sarri Yakin Masa Depan De Ligt Cerah Bersama Juventus
Hasil negatif itu membuat para pendukung Juve mulai meragukan kualitas Sarri sebagai juru taktik tim kesayangan mereka. Giaccherini yang sempat merasakan tangan dingin Sarri kala sama-sama berada di Napoli pun memberikan tanggapannya.Giaccherini coba menjelaskan penyebab gaya bermain yang dianut Sarri  bersama Juve tidak juga terlihat. Mantan personel tim nasional (Timnas)  Italia itu menyebut keberadaan Ronaldo-lah yang membuat Sarri kesulitan  menerapkan gaya bermainnya di Juve.
&amp;ldquo;Klub telah membuat keputusan spesifik dengan membawa pelatih yang  mendasarkan sepakbolanya pada umpan-umpan cepat, seperti yang terlihat  di Napoli. Sulit melakukan hal itu di Juventus, terutama karena ada  sosok Ronaldo, yang memiliki gaya bermain sendiri. Anda tidak dapat  memintanya melakukan hal-hal tertentu,&amp;rdquo; jelas Giaccherini, seperti  disadur dari DAZN, Rabu (24/6/2020).
Baca Juga: Juventus Capai Kata Sepakat untuk Dapatkan Arthur dari Barcelona
&amp;ldquo;Sarri kesulitan karena tim ini dibangun selama bertahun-tahun untuk  memainkan tipe sepakbola yang sama sekali berbeda. Dalam pandangan saya,  Mario Mandzukic akan menjadi pemain ideal, tetapi klub membuat  keputusan lain,&amp;rdquo; sambung pemain berusia 34 tahun tersebut.
&amp;ldquo;Juve memainkan tempo yang lebih lambat, mereka tidak melakukan satu  atau dua sentuhan, karena ada perbedaan kualitas pemain di Napoli. Juve  memiliki pemain-pemain yang bisa mengubah pertandingan, sementara di  Napoli lebih ke kerja keras tim. Juve bermain untuk Ronaldo, jadi Sarri  yang harus beradaptasi bukan sebaliknya,&amp;rdquo; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
