<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gasak Bologna 2-0, Juventus Bangkit karena Kritik</title><description>Juventus berhasil memutus tren buruk mereka setelah menumbangkan Bologna 2-0 dalam lanjutan giornata ke-27 Liga Italia 2019-2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/23/47/2234895/gasak-bologna-2-0-juventus-bangkit-karena-kritik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/23/47/2234895/gasak-bologna-2-0-juventus-bangkit-karena-kritik"/><item><title>Gasak Bologna 2-0, Juventus Bangkit karena Kritik</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/23/47/2234895/gasak-bologna-2-0-juventus-bangkit-karena-kritik</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/23/47/2234895/gasak-bologna-2-0-juventus-bangkit-karena-kritik</guid><pubDate>Selasa 23 Juni 2020 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/23/47/2234895/gasak-bologna-2-0-juventus-bangkit-karena-kritik-8mXM2OsXSz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Juventus selebrasi (Foto: Media Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/23/47/2234895/gasak-bologna-2-0-juventus-bangkit-karena-kritik-8mXM2OsXSz.jpg</image><title>Pemain Juventus selebrasi (Foto: Media Juventus)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Juventus berhasil memutus tren buruk mereka setelah menumbangkan Bologna dengan skor 2-0 dalam lanjutan giornata ke-27 Liga Italia 2019-2020. Menurut Pelatih Juve, Maurizio Sarri, kebangkitan timnya ini tak lepas dari kritikan yang datang kepada mereka.
Pada dua pertandingan sebelum menghadapi Bologna, Juve sejatinya mendapat hasil yang kurang memuaskan. Saat menghadapi AC Milan di leg kedua semifinal Coppa Italia 2019-2020, Bianconeri hanya bisa bermain imbang 0-0. Padahal saat itu Milan bermain dengan 10 orang sejak menit ke-17.
Baca juga: Bologna vs Juventus, Dybala: Kami Bermain Lebih Baik ketimbang Final Coppa Italia

Sementara itu, saat menghadapi Napoli di final Coppa Italia, Juve lagi-lagi gagal mencetak gol dan bermain imbang 0-0 di waktu normal. Nahas bagi Juve, mereka tumbang di babak adu penalti. Maka dari itu, kritik pun deras berdatangan ke kubu Bianconeri.
Kendati demikian, Juve nyatanya bisa mengubah segala bentuk kritikan  tersebut menjadi penyemangat dan motivasi bagi mereka untuk tampil lebih baik. Hasilnya terbukti, di laga kontra Bologna Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan tampil dominan serta meraih kemenangan meyakinkan. Dengan hasil itu, Juve mempertahankan posisnya di puncak klasemen.
&amp;ldquo;Dalam sepakbola dan kehidupan ada opini dan fakta. Jika Anda  mendengarkan pendapat, Anda akan berpikir tim ini hancur  berkeping-keping. Jika Anda melihat faktanya, kami berada di puncak  klasemen,&amp;rdquo; ujar Sarri, mengutip dari Football Italia, Selasa  (23/6/2020).
&quot;Kritik itu berlebihan dan itu bisa bertindak sebagai motivasi bagi  kami untuk kembali bugar secara mental bahkan lebih daripada fisik, yang  mungkin butuh waktu sedikit lebih lama,&quot; lanjut pelatih yang  mengantarkan Chelsea juara Piala Eropa 2018-2019 tersebut.
</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Juventus berhasil memutus tren buruk mereka setelah menumbangkan Bologna dengan skor 2-0 dalam lanjutan giornata ke-27 Liga Italia 2019-2020. Menurut Pelatih Juve, Maurizio Sarri, kebangkitan timnya ini tak lepas dari kritikan yang datang kepada mereka.
Pada dua pertandingan sebelum menghadapi Bologna, Juve sejatinya mendapat hasil yang kurang memuaskan. Saat menghadapi AC Milan di leg kedua semifinal Coppa Italia 2019-2020, Bianconeri hanya bisa bermain imbang 0-0. Padahal saat itu Milan bermain dengan 10 orang sejak menit ke-17.
Baca juga: Bologna vs Juventus, Dybala: Kami Bermain Lebih Baik ketimbang Final Coppa Italia

Sementara itu, saat menghadapi Napoli di final Coppa Italia, Juve lagi-lagi gagal mencetak gol dan bermain imbang 0-0 di waktu normal. Nahas bagi Juve, mereka tumbang di babak adu penalti. Maka dari itu, kritik pun deras berdatangan ke kubu Bianconeri.
Kendati demikian, Juve nyatanya bisa mengubah segala bentuk kritikan  tersebut menjadi penyemangat dan motivasi bagi mereka untuk tampil lebih baik. Hasilnya terbukti, di laga kontra Bologna Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan tampil dominan serta meraih kemenangan meyakinkan. Dengan hasil itu, Juve mempertahankan posisnya di puncak klasemen.
&amp;ldquo;Dalam sepakbola dan kehidupan ada opini dan fakta. Jika Anda  mendengarkan pendapat, Anda akan berpikir tim ini hancur  berkeping-keping. Jika Anda melihat faktanya, kami berada di puncak  klasemen,&amp;rdquo; ujar Sarri, mengutip dari Football Italia, Selasa  (23/6/2020).
&quot;Kritik itu berlebihan dan itu bisa bertindak sebagai motivasi bagi  kami untuk kembali bugar secara mental bahkan lebih daripada fisik, yang  mungkin butuh waktu sedikit lebih lama,&quot; lanjut pelatih yang  mengantarkan Chelsea juara Piala Eropa 2018-2019 tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
