<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Empat Kali Ganti Manajer, Segini Kerugian Man United</title><description>Sejak ditinggal oleh Sir Alex Ferguson pada musim panas 2013, Manchester United telah empat kali melakukan pergantian manajer.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/17/45/2231314/empat-kali-ganti-manajer-segini-kerugian-man-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/17/45/2231314/empat-kali-ganti-manajer-segini-kerugian-man-united"/><item><title>Empat Kali Ganti Manajer, Segini Kerugian Man United</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/17/45/2231314/empat-kali-ganti-manajer-segini-kerugian-man-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/17/45/2231314/empat-kali-ganti-manajer-segini-kerugian-man-united</guid><pubDate>Rabu 17 Juni 2020 02:56 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/17/45/2231314/empat-kali-ganti-manajer-segini-kerugian-man-united-4m3bkmSa9D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Manajer Man United, Jose Mourinho (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/17/45/2231314/empat-kali-ganti-manajer-segini-kerugian-man-united-4m3bkmSa9D.jpg</image><title>Mantan Manajer Man United, Jose Mourinho (Foto: Reuters)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Sejak ditinggal oleh Sir Alex Ferguson pada musim panas 2013, Manchester United mengalami penurunan performa yang sangat signifikan. Tidak hanya itu, kepergian Ferguson nyatanya juga membuat Setan Merah mengalami kerugian secara finansial yang mencapai 33,5 juta pounds atau sekira Rp598 miliar.
Kerugian finansial tersebut terjadi lantaran sejak ditinggal Ferguson, Setan Merah kerap berganti manajer. Tercatat, terdapat nama David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, hingga sekarang Ole Gunner Solskjaer yang menjabat sebagai Manajer Man United.
Baca juga: Fernandes Dipercaya Bisa Bantu Ringankan Beban Pogba di Man United

Ironis bagi Man United, mereka tak pernah memperoleh hasil yang benar-benar memuaskan dari para manajer tersebut. Pada akhirnya, Moyes, Van Gaal, dan Mourinho pun harus dipecat sebelum masa kontrak mereka bersama Man United berakhir.
Kondisi tersebut tentunya membuat Man United harus membayar biaya kompensasi. Dari tiga nama yang telah dipecat tersebut, tercatat Mourinho adalah manajer yang paling menguras kantong Setan Merah. Pasalnya, pemecatan Morinho membuat Man United harus membayar kompensasi sebesar 20 juta pounds atau sekira Rp357,1 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xMi83LzEyMTQyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, pemecatan Van Gaal memaksa Man United membayar  kompensasi 8,5 juta pounds (Rp151,7 miliar) dan 5 juta pounds (Rp89,2  miliar) untuk mendepak Moyes. Kondisi ini tentunya bukan hal yang  menyenangkan bagi Man United. Apalagi kini mereka kesulitan bersaing di  papan atas.
Salah satu alasan yang membuat Dewan Man United bertahan dengan  performa tidak konsisten Setan Merah di bawah arahan Solskjaer adalah  karena mereka juga memikirkan kompensasi yang harus dikeluarkan jika  memecat pria asal Norwegia itu. Pasalnya, Man United harus membayar  kompensasi 5 juta pounds jika mendepak Solskjaer.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Sejak ditinggal oleh Sir Alex Ferguson pada musim panas 2013, Manchester United mengalami penurunan performa yang sangat signifikan. Tidak hanya itu, kepergian Ferguson nyatanya juga membuat Setan Merah mengalami kerugian secara finansial yang mencapai 33,5 juta pounds atau sekira Rp598 miliar.
Kerugian finansial tersebut terjadi lantaran sejak ditinggal Ferguson, Setan Merah kerap berganti manajer. Tercatat, terdapat nama David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, hingga sekarang Ole Gunner Solskjaer yang menjabat sebagai Manajer Man United.
Baca juga: Fernandes Dipercaya Bisa Bantu Ringankan Beban Pogba di Man United

Ironis bagi Man United, mereka tak pernah memperoleh hasil yang benar-benar memuaskan dari para manajer tersebut. Pada akhirnya, Moyes, Van Gaal, dan Mourinho pun harus dipecat sebelum masa kontrak mereka bersama Man United berakhir.
Kondisi tersebut tentunya membuat Man United harus membayar biaya kompensasi. Dari tiga nama yang telah dipecat tersebut, tercatat Mourinho adalah manajer yang paling menguras kantong Setan Merah. Pasalnya, pemecatan Morinho membuat Man United harus membayar kompensasi sebesar 20 juta pounds atau sekira Rp357,1 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xMi83LzEyMTQyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, pemecatan Van Gaal memaksa Man United membayar  kompensasi 8,5 juta pounds (Rp151,7 miliar) dan 5 juta pounds (Rp89,2  miliar) untuk mendepak Moyes. Kondisi ini tentunya bukan hal yang  menyenangkan bagi Man United. Apalagi kini mereka kesulitan bersaing di  papan atas.
Salah satu alasan yang membuat Dewan Man United bertahan dengan  performa tidak konsisten Setan Merah di bawah arahan Solskjaer adalah  karena mereka juga memikirkan kompensasi yang harus dikeluarkan jika  memecat pria asal Norwegia itu. Pasalnya, Man United harus membayar  kompensasi 5 juta pounds jika mendepak Solskjaer.
</content:encoded></item></channel></rss>
