<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asal-usul Ada Tiang Corner di Lapangan Sepakbola </title><description>Tiang corner menjadi hal penting dalam sebuah pertandingan sepakbola profesional.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/11/51/2228170/asal-usul-ada-tiang-corner-di-lapangan-sepakbola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/11/51/2228170/asal-usul-ada-tiang-corner-di-lapangan-sepakbola"/><item><title>Asal-usul Ada Tiang Corner di Lapangan Sepakbola </title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/11/51/2228170/asal-usul-ada-tiang-corner-di-lapangan-sepakbola</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/11/51/2228170/asal-usul-ada-tiang-corner-di-lapangan-sepakbola</guid><pubDate>Kamis 11 Juni 2020 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Djanti Virantika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/11/51/2228170/asal-usul-ada-tiang-corner-di-lapangan-sepakbola-CXsjEXYnDK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tiang corner. (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/11/51/2228170/asal-usul-ada-tiang-corner-di-lapangan-sepakbola-CXsjEXYnDK.jpg</image><title>Tiang corner. (Foto: AFP)</title></images><description>SEPAKBOLA menjadi salah satu cabang olahraga yang paling digemari oleh masyarakat dunia. Serba-serbi soal sepakbola pun selalu menjadi hal yang menarik untuk dibahas, baik hal di dalam atau luar lapangan.
Kali ini, Okezone pun akan mengulik secara khusus soal asal-usul tiang corner di lapangan yang telah menjadi hal penting dalam pertandingan sepakbola. Tanpa adanya empat tiang corner di lapangan, sebuah pertandingan sepakbola profesional tidak bisa dimulai.

Keberadaan tiang corner di lapangan pun telah diatur dalam law of the game FIFA. Di sana tertulis bahwa sebuah tiang setidaknya dengan tinggi 1,5 meter, dengan puncak tidak runcing, dan berbendera harus ditempatkan di setiap sudut.
BACA JUGA: Ini Alasan Wasit Sepakbola Kerap Kali Berpakaian Hitam atau Kuning
Di awal-awal olahraga sepakbola dimainkan, tiang corner memang memainkan peran yang krusial karena menjadi penentu garis pinggir lapangan. Sebab, saat itu, lapangan sepakbola belum memiliki garis di pinggir lapangan. Kondisi tersebut membuat wasit sering kebingungan dalam menentukan bola sudah atau belum keluar lapangan.Sebagai solusi, tiang pun diletakkan di pojok lapangan untuk memastikan garis pinggir. Meski kondisi di lapangan sepakbola sendiri kini sudah mengalami perkembangan pesat hingga menghadirkan garis lapangan secara jelas, keberadaan dari tiang corner masih terus dipertahankan.
Selain untuk menentukan garis lapangan, fungsi dari tiang corner juga perlahan kian melebar. Tiang berbendera yang diletakkan di sudut lapangan tersebut juga berfungsi sebagai penanda untuk melakukan sepak pojok atau yang biasa disebut tendangan sudut.
Bendera yang terletak di tiang corner sendiri diketahui tak boleh disingkirkan oleh pesepakbola saat akan melakukan tendangan sudut. Tetapi, bendera tersebut diperkenankan untuk disentuh oleh pemain saat tengah melakukan tendangan. Aturan itu turut tercantum dalam law of the game FIFA.
Tiang corner juga kerap kali dijadikan sebagai sarana pesepakbola dalam melakukan selebrasi gol. Sebab, keberadaan tiang ini biasanya berada dekat di sekitar pemain saat berhasil menjebol gawang lawan. Mulai dari mengangkat hingga menari di tiang corner, telah menjadi hal yang kerap dilakukan pesepakbola saat meluapkan sukacitanya usai mencetak gol.</description><content:encoded>SEPAKBOLA menjadi salah satu cabang olahraga yang paling digemari oleh masyarakat dunia. Serba-serbi soal sepakbola pun selalu menjadi hal yang menarik untuk dibahas, baik hal di dalam atau luar lapangan.
Kali ini, Okezone pun akan mengulik secara khusus soal asal-usul tiang corner di lapangan yang telah menjadi hal penting dalam pertandingan sepakbola. Tanpa adanya empat tiang corner di lapangan, sebuah pertandingan sepakbola profesional tidak bisa dimulai.

Keberadaan tiang corner di lapangan pun telah diatur dalam law of the game FIFA. Di sana tertulis bahwa sebuah tiang setidaknya dengan tinggi 1,5 meter, dengan puncak tidak runcing, dan berbendera harus ditempatkan di setiap sudut.
BACA JUGA: Ini Alasan Wasit Sepakbola Kerap Kali Berpakaian Hitam atau Kuning
Di awal-awal olahraga sepakbola dimainkan, tiang corner memang memainkan peran yang krusial karena menjadi penentu garis pinggir lapangan. Sebab, saat itu, lapangan sepakbola belum memiliki garis di pinggir lapangan. Kondisi tersebut membuat wasit sering kebingungan dalam menentukan bola sudah atau belum keluar lapangan.Sebagai solusi, tiang pun diletakkan di pojok lapangan untuk memastikan garis pinggir. Meski kondisi di lapangan sepakbola sendiri kini sudah mengalami perkembangan pesat hingga menghadirkan garis lapangan secara jelas, keberadaan dari tiang corner masih terus dipertahankan.
Selain untuk menentukan garis lapangan, fungsi dari tiang corner juga perlahan kian melebar. Tiang berbendera yang diletakkan di sudut lapangan tersebut juga berfungsi sebagai penanda untuk melakukan sepak pojok atau yang biasa disebut tendangan sudut.
Bendera yang terletak di tiang corner sendiri diketahui tak boleh disingkirkan oleh pesepakbola saat akan melakukan tendangan sudut. Tetapi, bendera tersebut diperkenankan untuk disentuh oleh pemain saat tengah melakukan tendangan. Aturan itu turut tercantum dalam law of the game FIFA.
Tiang corner juga kerap kali dijadikan sebagai sarana pesepakbola dalam melakukan selebrasi gol. Sebab, keberadaan tiang ini biasanya berada dekat di sekitar pemain saat berhasil menjebol gawang lawan. Mulai dari mengangkat hingga menari di tiang corner, telah menjadi hal yang kerap dilakukan pesepakbola saat meluapkan sukacitanya usai mencetak gol.</content:encoded></item></channel></rss>
