<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kiprah Bambang Pamungkas di Timnas Indonesia, Cuma Kebagian Posisi Runner-up di Piala AFF</title><description>Bambang Pamungkas tidak pernah meraih trofi di ajang kompetitif selama 13 tahun (1999-2012) memperkuat Timnas Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/10/51/2227662/kiprah-bambang-pamungkas-di-timnas-indonesia-cuma-kebagian-posisi-runner-up-di-piala-aff</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/10/51/2227662/kiprah-bambang-pamungkas-di-timnas-indonesia-cuma-kebagian-posisi-runner-up-di-piala-aff"/><item><title>Kiprah Bambang Pamungkas di Timnas Indonesia, Cuma Kebagian Posisi Runner-up di Piala AFF</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/10/51/2227662/kiprah-bambang-pamungkas-di-timnas-indonesia-cuma-kebagian-posisi-runner-up-di-piala-aff</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/10/51/2227662/kiprah-bambang-pamungkas-di-timnas-indonesia-cuma-kebagian-posisi-runner-up-di-piala-aff</guid><pubDate>Rabu 10 Juni 2020 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/10/51/2227662/kiprah-bambang-pamungkas-di-timnas-indonesia-cuma-kebagian-posisi-runner-up-di-piala-aff-335k3kFVo8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bambang Pamungkas (kedua dari kiri) saat membela Timnas Indonesia di Piala Asia 2007. (Foto: @Bepe20)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/10/51/2227662/kiprah-bambang-pamungkas-di-timnas-indonesia-cuma-kebagian-posisi-runner-up-di-piala-aff-335k3kFVo8.jpg</image><title>Bambang Pamungkas (kedua dari kiri) saat membela Timnas Indonesia di Piala Asia 2007. (Foto: @Bepe20)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bambang Pamungkas merayakan hari jadinya yang ke-40 tahun hari ini, Rabu (10/6/2020). Untuk pertama kalinya sejak 1999, Bepe &amp;ndash;sapaan akrab Bambang Pamungkas&amp;ndash; merayakan hari ulang tahun tidak dalam status pesepakbola profesional.
Sekadar informasi, pada pengujung Desember 2019, Bambang Pamungkas memutuskan gantung sepatu setelah 20 tahun berkarier di level profesional. Di level klub, karier Bepe terhitung memukau. Ia sempat dua kali meraih trofi Liga Indonesia, tepatnya bersama Persija Jakarta pada 2001 dan 2018.

Di level individu, Bepe beberapa kali keluar sebagai top skor. Sebut saja top skor Liga Indonesia 1999-2000, Malaysia Premier League dan Malaysia FA Cup 2005 serta Piala Tiger 2002 (sekarang Piala AFF). Untuk penghargaan yang disebut terakhir, Bepe meraihnya bersama Timnas Indonesia.
Saat ini, Bepe tercatat sebagai pengoleksi caps terbanyak bersama Timnas Indonesia yakni 86 pertandingan. Selain itu, koleksi 38 gol membuat Bepe tercatat sebagai runner-up top skor sepanjang masa Timnas Indonesia di bawah Soetjipto Soentoro (57 gol).
BACA JUGA: Ulang Tahun Ke-40, Bambang Pamungkas Disebut Penyerang Terbaik Asia Tenggara
Namun, raihan impresif di level individu tidak dibarengi dengan prestasi bersama Timnas Indonesia. Selama 13 tahun (1999-2012) membela Timnas Indonesia, tidak pernah satu kali pun Bepe mengantarkan skuad Garuda menjadi yang terbaik di ajang kompetitif, semisal Piala AFF.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOS83LzEyMTQwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selama 13 tahun itu, pencapaian terbaik Bepe hanya mengantarkan Indonesia lolos ke Piala AFF 2000, 2002 dam 2010, namun selalu kalah. Di Piala AFF 2000, Timnas Indonesia dipermak tuan rumah Thailand 1-4. Kemudian pada 2002, Indonesia lagi-lagi kalah dari Thailand, kali ini dengan skor 2-4 via adu penalti.
Bagaimana dengan 2010? Di Piala AFF 2010, Bepe hanya menjadi ban serep dari Cristian Gonzalez. Keberadaan Bepe di ruang ganti tidak banyak membantu tim setelah takluk dengan agregat 2-4 dari Malaysia. Karena itu, prestasi di level klub gagal diemulasi Bepe ketika membela Timnas Indonesia.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bambang Pamungkas merayakan hari jadinya yang ke-40 tahun hari ini, Rabu (10/6/2020). Untuk pertama kalinya sejak 1999, Bepe &amp;ndash;sapaan akrab Bambang Pamungkas&amp;ndash; merayakan hari ulang tahun tidak dalam status pesepakbola profesional.
Sekadar informasi, pada pengujung Desember 2019, Bambang Pamungkas memutuskan gantung sepatu setelah 20 tahun berkarier di level profesional. Di level klub, karier Bepe terhitung memukau. Ia sempat dua kali meraih trofi Liga Indonesia, tepatnya bersama Persija Jakarta pada 2001 dan 2018.

Di level individu, Bepe beberapa kali keluar sebagai top skor. Sebut saja top skor Liga Indonesia 1999-2000, Malaysia Premier League dan Malaysia FA Cup 2005 serta Piala Tiger 2002 (sekarang Piala AFF). Untuk penghargaan yang disebut terakhir, Bepe meraihnya bersama Timnas Indonesia.
Saat ini, Bepe tercatat sebagai pengoleksi caps terbanyak bersama Timnas Indonesia yakni 86 pertandingan. Selain itu, koleksi 38 gol membuat Bepe tercatat sebagai runner-up top skor sepanjang masa Timnas Indonesia di bawah Soetjipto Soentoro (57 gol).
BACA JUGA: Ulang Tahun Ke-40, Bambang Pamungkas Disebut Penyerang Terbaik Asia Tenggara
Namun, raihan impresif di level individu tidak dibarengi dengan prestasi bersama Timnas Indonesia. Selama 13 tahun (1999-2012) membela Timnas Indonesia, tidak pernah satu kali pun Bepe mengantarkan skuad Garuda menjadi yang terbaik di ajang kompetitif, semisal Piala AFF.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOS83LzEyMTQwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selama 13 tahun itu, pencapaian terbaik Bepe hanya mengantarkan Indonesia lolos ke Piala AFF 2000, 2002 dam 2010, namun selalu kalah. Di Piala AFF 2000, Timnas Indonesia dipermak tuan rumah Thailand 1-4. Kemudian pada 2002, Indonesia lagi-lagi kalah dari Thailand, kali ini dengan skor 2-4 via adu penalti.
Bagaimana dengan 2010? Di Piala AFF 2010, Bepe hanya menjadi ban serep dari Cristian Gonzalez. Keberadaan Bepe di ruang ganti tidak banyak membantu tim setelah takluk dengan agregat 2-4 dari Malaysia. Karena itu, prestasi di level klub gagal diemulasi Bepe ketika membela Timnas Indonesia.
</content:encoded></item></channel></rss>
