<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marotta Sempat Optimis Inter Bisa Gaet Dybala</title><description>Marotta sadar bahwa kini merekrut Dybala adalah hal yang sulit.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/10/47/2227257/marotta-sempat-optimis-inter-bisa-gaet-dybala</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/10/47/2227257/marotta-sempat-optimis-inter-bisa-gaet-dybala"/><item><title>Marotta Sempat Optimis Inter Bisa Gaet Dybala</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/10/47/2227257/marotta-sempat-optimis-inter-bisa-gaet-dybala</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/10/47/2227257/marotta-sempat-optimis-inter-bisa-gaet-dybala</guid><pubDate>Rabu 10 Juni 2020 00:54 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/10/47/2227257/marotta-sempat-optimis-inter-bisa-gaet-dybala-nq11ogbe4y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paulo Dybala (Foto: Media Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/10/47/2227257/marotta-sempat-optimis-inter-bisa-gaet-dybala-nq11ogbe4y.jpg</image><title>Paulo Dybala (Foto: Media Juventus)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Pada bursa transfer musim panas 2019, Inter Milan sempat santer dikabarkan akan merekrut penyerang Juventus, Paulo Dybala. Akan tetapi, hal tersebut tak terealisasi, dan kini CEO Inter, Giuseppe Marotta, sadar bahwa mendapatkan Dybala menjadi semakin sulit.
Pada musim panas tahun lalu, Dybala sangat dekat dengan pintu keluar Juventus. Sebab, pada musim 2018-2019, posisinya di starting XI mulai tergeser dengan kehadiran Cristiano Ronaldo. Maka dari itu, Inter berencana memanfaatkan situasi tersebut untuk menggaetnya. Kendati demikian, di musim 2019-2020, Dybala justru tampil gemilang dan menjadi bagian penting dari skuad Bianconeri.
Baca juga: CEO Konfirmasi Inter Milan Bidik Treble Winner Musim Ini

Tidak hanya itu, Dybala bahkan kini diproyeksikan untuk menjadi pemimpin Juve di masa depan. Tak ayal, hal itu membuat Inter pada akhirnya harus menyerah mendapatkan tanda tangan Dybala. Sebab, Juve tak lagi memiliki niatan untuk melepas si pemain.
&amp;ldquo;Dia adalah salah satu talenta terbesar. Tahun lalu kami merasa kami bisa merekrutnya, tetapi hari ini ia diproyeksikan menjadi pemimpin Juventus yang hebat,&amp;rdquo; tutur Marotta, seperti dilansir dari Sempre Inter, Rabu (10/6/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOS83LzEyMTQwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Gagal mendapatkan jasa Dybala tak lantas membuat Marotta kecewa.  Sebab, pada bursa transfer musim dingin 2020, Inter berhasil merekrut  salah satu gelandang terbaik di Liga Inggris, Christian Eriksen, dari  Tottenham Hotspur, dengan harga hanya 20 juta euro.
&amp;ldquo;Kami telah menambahkan orang-orang penting, termasuk Eriksen pada  Januari. Inter sekarang memiliki visibilitas dan pesona yang luar biasa.  Eriksen adalah pemain yang bagus dan (Antonio) Conte akan menemukan  tempat yang tepat untuknya,&amp;rdquo; jelas Marotta.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Pada bursa transfer musim panas 2019, Inter Milan sempat santer dikabarkan akan merekrut penyerang Juventus, Paulo Dybala. Akan tetapi, hal tersebut tak terealisasi, dan kini CEO Inter, Giuseppe Marotta, sadar bahwa mendapatkan Dybala menjadi semakin sulit.
Pada musim panas tahun lalu, Dybala sangat dekat dengan pintu keluar Juventus. Sebab, pada musim 2018-2019, posisinya di starting XI mulai tergeser dengan kehadiran Cristiano Ronaldo. Maka dari itu, Inter berencana memanfaatkan situasi tersebut untuk menggaetnya. Kendati demikian, di musim 2019-2020, Dybala justru tampil gemilang dan menjadi bagian penting dari skuad Bianconeri.
Baca juga: CEO Konfirmasi Inter Milan Bidik Treble Winner Musim Ini

Tidak hanya itu, Dybala bahkan kini diproyeksikan untuk menjadi pemimpin Juve di masa depan. Tak ayal, hal itu membuat Inter pada akhirnya harus menyerah mendapatkan tanda tangan Dybala. Sebab, Juve tak lagi memiliki niatan untuk melepas si pemain.
&amp;ldquo;Dia adalah salah satu talenta terbesar. Tahun lalu kami merasa kami bisa merekrutnya, tetapi hari ini ia diproyeksikan menjadi pemimpin Juventus yang hebat,&amp;rdquo; tutur Marotta, seperti dilansir dari Sempre Inter, Rabu (10/6/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOS83LzEyMTQwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Gagal mendapatkan jasa Dybala tak lantas membuat Marotta kecewa.  Sebab, pada bursa transfer musim dingin 2020, Inter berhasil merekrut  salah satu gelandang terbaik di Liga Inggris, Christian Eriksen, dari  Tottenham Hotspur, dengan harga hanya 20 juta euro.
&amp;ldquo;Kami telah menambahkan orang-orang penting, termasuk Eriksen pada  Januari. Inter sekarang memiliki visibilitas dan pesona yang luar biasa.  Eriksen adalah pemain yang bagus dan (Antonio) Conte akan menemukan  tempat yang tepat untuknya,&amp;rdquo; jelas Marotta.
</content:encoded></item></channel></rss>
