<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepa Dinilai Akan Ikuti Jejak De Gea</title><description>Kepa Arrizabalaga memiliki proses perkembangan yang sama dengan David De Gea.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/09/45/2226640/kepa-dinilai-akan-ikuti-jejak-de-gea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/09/45/2226640/kepa-dinilai-akan-ikuti-jejak-de-gea"/><item><title>Kepa Dinilai Akan Ikuti Jejak De Gea</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/09/45/2226640/kepa-dinilai-akan-ikuti-jejak-de-gea</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/09/45/2226640/kepa-dinilai-akan-ikuti-jejak-de-gea</guid><pubDate>Selasa 09 Juni 2020 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/09/45/2226640/kepa-dinilai-akan-ikuti-jejak-de-gea-eMkIJnHpwA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepa Arrizabalaga (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/09/45/2226640/kepa-dinilai-akan-ikuti-jejak-de-gea-eMkIJnHpwA.jpg</image><title>Kepa Arrizabalaga (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Chelsea menjadikan Kepa Arrizabalaga sebagai penjaga gawang termahal di dunia saat mereka menebusnya dari Athletic Bilbao dengan harga 71 juta pounds pada musim panas 2018. Sayangnya, bersama Chelsea, Kepa justru sering mendapat kritik karena performanya tak sesuai ekspektasi.
Menanggapi hal tersebut, mantan penjaga gawang Chelsea, Rob Green, mengaku tak begitu khawatir. Karena ia melihat Kepa sebagai pemain yang penuh dengan potensi. Menurutnya, Kepa hanya perlu membiasakan diri dan belajar dari berbagai pengalaman untuk menjadi lebih baik lagi.
Baca juga: Dinilai Sempurna, Man United Harusnya Beli Timo Werner 
Green menyamakan situasi yang dialami Kepa sekarang dengan penjaga gawang Manchester United, David De Gea. Pasalnya, pada awal kariernya di Man United, De Gea juga tidak tampil sesuai ekspektasi dan mendapat banyak kritik. Akan tetapi, pada akhirnya De Gea mampu membuktikan diri dan diakui sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia.

&amp;ldquo;Kepa mendapat kontrak jangka panjang di Chelsea dan saya ingin melihatnya di sana. Ini seperti bagaimana David de Gea berada saat awal kariernya di Man United. Dia benar-benar hancur pada awalnya dan sekarang ia adalah salah satu penjaga gawang terbaik dalam dekade terakhir,&quot; sebut Green, mengutip dari Team Talk, Selasa (9/6/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOC83LzEyMTM5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Green menilai performa Kepa sebenarnya tak bisa dikatakan buruk di  Chelsea. Akan tetapi, karena penjaga gawang 25 tahun itu mendapat label  sebagai yang termahal di dunia, maka ekspektasi orang-orang terhadap  Kepa pun menjadi sangat besar.
&amp;ldquo;Saya pikir karena label harganya, ekspektasinya jauh lebih besar.  Semua orang membicarakan tentang (Dean) Henderson di Sheffield United,  Kepa tidak jauh lebih tua darinya. Tetapi karena ada label harga yang  sangat besar di pundaknya, Anda berpikir bahwa ia adalah artikel yang  sudah selesai. Saya bukan artikel yang selesai pada usia 25 tahun  sebagai penjaga gawang dan saya pikir Kepa juga tidak,&quot; jelas Green.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Chelsea menjadikan Kepa Arrizabalaga sebagai penjaga gawang termahal di dunia saat mereka menebusnya dari Athletic Bilbao dengan harga 71 juta pounds pada musim panas 2018. Sayangnya, bersama Chelsea, Kepa justru sering mendapat kritik karena performanya tak sesuai ekspektasi.
Menanggapi hal tersebut, mantan penjaga gawang Chelsea, Rob Green, mengaku tak begitu khawatir. Karena ia melihat Kepa sebagai pemain yang penuh dengan potensi. Menurutnya, Kepa hanya perlu membiasakan diri dan belajar dari berbagai pengalaman untuk menjadi lebih baik lagi.
Baca juga: Dinilai Sempurna, Man United Harusnya Beli Timo Werner 
Green menyamakan situasi yang dialami Kepa sekarang dengan penjaga gawang Manchester United, David De Gea. Pasalnya, pada awal kariernya di Man United, De Gea juga tidak tampil sesuai ekspektasi dan mendapat banyak kritik. Akan tetapi, pada akhirnya De Gea mampu membuktikan diri dan diakui sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia.

&amp;ldquo;Kepa mendapat kontrak jangka panjang di Chelsea dan saya ingin melihatnya di sana. Ini seperti bagaimana David de Gea berada saat awal kariernya di Man United. Dia benar-benar hancur pada awalnya dan sekarang ia adalah salah satu penjaga gawang terbaik dalam dekade terakhir,&quot; sebut Green, mengutip dari Team Talk, Selasa (9/6/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOC83LzEyMTM5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Green menilai performa Kepa sebenarnya tak bisa dikatakan buruk di  Chelsea. Akan tetapi, karena penjaga gawang 25 tahun itu mendapat label  sebagai yang termahal di dunia, maka ekspektasi orang-orang terhadap  Kepa pun menjadi sangat besar.
&amp;ldquo;Saya pikir karena label harganya, ekspektasinya jauh lebih besar.  Semua orang membicarakan tentang (Dean) Henderson di Sheffield United,  Kepa tidak jauh lebih tua darinya. Tetapi karena ada label harga yang  sangat besar di pundaknya, Anda berpikir bahwa ia adalah artikel yang  sudah selesai. Saya bukan artikel yang selesai pada usia 25 tahun  sebagai penjaga gawang dan saya pikir Kepa juga tidak,&quot; jelas Green.
</content:encoded></item></channel></rss>
