<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Frenkie de Jong Merasa Bersalah saat Valverde Dipecat Barcelona</title><description>De Jong merasa ikut sedih saat Valverde dipecat oleh Barcelona.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/08/46/2226006/frenkie-de-jong-merasa-bersalah-saat-valverde-dipecat-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/08/46/2226006/frenkie-de-jong-merasa-bersalah-saat-valverde-dipecat-barcelona"/><item><title>Frenkie de Jong Merasa Bersalah saat Valverde Dipecat Barcelona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/08/46/2226006/frenkie-de-jong-merasa-bersalah-saat-valverde-dipecat-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/08/46/2226006/frenkie-de-jong-merasa-bersalah-saat-valverde-dipecat-barcelona</guid><pubDate>Senin 08 Juni 2020 01:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/08/46/2226006/frenkie-de-jong-merasa-bersalah-saat-valverde-dipecat-barcelona-rTnuD0gr6z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Momen kebersamaan De Jong dengan Valverde di Barcelona. (Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/08/46/2226006/frenkie-de-jong-merasa-bersalah-saat-valverde-dipecat-barcelona-rTnuD0gr6z.jpg</image><title>Momen kebersamaan De Jong dengan Valverde di Barcelona. (Foto: Forbes)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Penggawa Barcelona, Frenkie de Jong mengaku sangat merasa bersalah saat mendengar Ernesto Valverde dipecat dari kursi kepelatihan pada Januari 2020 kemarin. Ia merasa bersalah karena Valverde dihentikan karena timnya gagal memenuhi ekspetasi yang diidam-idamkan oleh petinggi klub dan juga fans Barcelona.
Menurut pemahaman De Jong, setiap pelatih kebanyakan dipecat karena gagal membuat timnya bermain baik. Namun, tim bisa bermain baik jika semua pemain bekerja sama dan memberikan yang terbaik ketika berada di lapangan.
Baca Juga: De Jong Tak Sangka Tekanan di Barcelona Begitu Besar

Ketika pemain tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya, tim pun gagal bermain baik dan hasil buruk akhirnya didapatkan. Ketika mendapatkan hasil yang buruk, maka pelatih menjadi sosok yang paling awal disalahkan.
Hal tersebutlah yang membuat De Jong merasa bersalah setelah mendengar Valverde dihentikan Barcelona. Ia takut dirinya menjadi salah satu penyebab dihentikannua pelatih asal Spanyol itu dari Barcelona.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMi8wNy83LzEyMTE4OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Ketika seorang pelatih dipecat  maka biasanya alasannya selalu berdasarkan permainan dari tim. Ketika tim bermain buruk, maka pelatih yang mempertanggung jawabkan semuanya,&amp;rdquo; jelas De Jong, dikutip dari Sportskeeda, Senin (8/6/2020).
&amp;ldquo;Karenanya, saya jelas merasa bersalah (ketika Valverde dipecat) karena pemain seharusnya memperlihatkan hasil yang baik saat di lapangan. Hal yang saya heran hanya kenapa dia dipecat ketika tim kami masih berada di peringkat pertama (klasemen sementara Liga Spanyol 2019-2020) kala itu,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Penggawa Barcelona, Frenkie de Jong mengaku sangat merasa bersalah saat mendengar Ernesto Valverde dipecat dari kursi kepelatihan pada Januari 2020 kemarin. Ia merasa bersalah karena Valverde dihentikan karena timnya gagal memenuhi ekspetasi yang diidam-idamkan oleh petinggi klub dan juga fans Barcelona.
Menurut pemahaman De Jong, setiap pelatih kebanyakan dipecat karena gagal membuat timnya bermain baik. Namun, tim bisa bermain baik jika semua pemain bekerja sama dan memberikan yang terbaik ketika berada di lapangan.
Baca Juga: De Jong Tak Sangka Tekanan di Barcelona Begitu Besar

Ketika pemain tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya, tim pun gagal bermain baik dan hasil buruk akhirnya didapatkan. Ketika mendapatkan hasil yang buruk, maka pelatih menjadi sosok yang paling awal disalahkan.
Hal tersebutlah yang membuat De Jong merasa bersalah setelah mendengar Valverde dihentikan Barcelona. Ia takut dirinya menjadi salah satu penyebab dihentikannua pelatih asal Spanyol itu dari Barcelona.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMi8wNy83LzEyMTE4OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Ketika seorang pelatih dipecat  maka biasanya alasannya selalu berdasarkan permainan dari tim. Ketika tim bermain buruk, maka pelatih yang mempertanggung jawabkan semuanya,&amp;rdquo; jelas De Jong, dikutip dari Sportskeeda, Senin (8/6/2020).
&amp;ldquo;Karenanya, saya jelas merasa bersalah (ketika Valverde dipecat) karena pemain seharusnya memperlihatkan hasil yang baik saat di lapangan. Hal yang saya heran hanya kenapa dia dipecat ketika tim kami masih berada di peringkat pertama (klasemen sementara Liga Spanyol 2019-2020) kala itu,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
