<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Maria: Liga Prancis Terlalu Cepat Ambil Keputusan untuk Batalkan Kompetisi</title><description>PSG Dinobatkan sebagai juara Liga Prancis 2019-2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/07/51/2225694/di-maria-liga-prancis-terlalu-cepat-ambil-keputusan-untuk-batalkan-kompetisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/07/51/2225694/di-maria-liga-prancis-terlalu-cepat-ambil-keputusan-untuk-batalkan-kompetisi"/><item><title>Di Maria: Liga Prancis Terlalu Cepat Ambil Keputusan untuk Batalkan Kompetisi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/07/51/2225694/di-maria-liga-prancis-terlalu-cepat-ambil-keputusan-untuk-batalkan-kompetisi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/07/51/2225694/di-maria-liga-prancis-terlalu-cepat-ambil-keputusan-untuk-batalkan-kompetisi</guid><pubDate>Minggu 07 Juni 2020 04:31 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/07/51/2225694/di-maria-liga-prancis-terlalu-cepat-ambil-keputusan-untuk-batalkan-kompetisi-xsVSb1PHiE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penggawa Paris Saint-Germain, Di Maria (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/07/51/2225694/di-maria-liga-prancis-terlalu-cepat-ambil-keputusan-untuk-batalkan-kompetisi-xsVSb1PHiE.jpg</image><title>Penggawa Paris Saint-Germain, Di Maria (Foto: Reuters)</title></images><description>PARIS &amp;ndash; Penggawa Paris Saint-Germain (PSG), Angel Di Maria, menilai pihak penyelenggara Liga Prancis terlalu dini mengambil keputusan untuk menghentikan kompetisi musim ini. Langkah tersebut diambil setelah enam minggu penangguhan pertandingan akibat pandemi virus corona.
Pembatalan kompetisi musim ini membuat PSG yang berada di puncak klasemen dinobatkan sebagai juara. Skuad Thomas Tuchel mengoleksi 68 poin atau unggul dari Marseille yang menempati peringkat kedua.

Meski timnya dinobatkan sebagai juara musim ini, Di Maria sebenarnya berharap Liga Prancis bisa mempertimbangkan untuk melanjutkan kompetisi seperti yang dilakukan liga-liga top Eropa lain. Terlebih menurutnya, Prancis sendiri menjadi salah satu wilayah yang memiliki angka kematian cukup rendah akibat pandemi virus corona.
Ambil contoh Liga Jerman yang telah memutuskan untuk melanjutkan kompetisi sejak awal pekan kemarin. Kompetisi lainnya seperti Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Spanyol juga tengah mempersiapkan untuk menyelesaikan sisa pertandingan mereka musim ini.
Baca juga: Liverpool Pimpin Jauh Klasemen Liga Inggris, Di Maria: Tak Jauh Beda dengan Liga Prancis
&amp;ldquo;Seperti banyak orang, saya pikir kami bergegas untuk membuat keputusan seperti itu. Dari apa yang dapat kita lihat, Prancis saat ini adalah salah satu negara di mana situasi kesehatan lebih baik, namun mereka lebih memilih untuk menghentikannya  (kompetisi),&amp;rdquo; ujar DI Maria, seperti dilansir dari laman Goal International, Minggu (7/6/2020).
Meski  menganggap langkah untuk memberhentikan kompetisi teralalu  cepat, Di Maria sendiri paham kalau keputusan ini diambil demi  keselamatan banyak pihak.
&amp;ldquo;Kami ingin menyelesaikan kejuaraan tetapi keputusan telah dibuat dan  kami harus menerimanya. Jika mereka membuat pilihan ini, itu karena  mereka pertama kali memikirkan kesehatan dan kesejahteraan orang, jadi  saya tidak mempermasalahkan hal itu,&amp;rdquo; sambungnya.
</description><content:encoded>PARIS &amp;ndash; Penggawa Paris Saint-Germain (PSG), Angel Di Maria, menilai pihak penyelenggara Liga Prancis terlalu dini mengambil keputusan untuk menghentikan kompetisi musim ini. Langkah tersebut diambil setelah enam minggu penangguhan pertandingan akibat pandemi virus corona.
Pembatalan kompetisi musim ini membuat PSG yang berada di puncak klasemen dinobatkan sebagai juara. Skuad Thomas Tuchel mengoleksi 68 poin atau unggul dari Marseille yang menempati peringkat kedua.

Meski timnya dinobatkan sebagai juara musim ini, Di Maria sebenarnya berharap Liga Prancis bisa mempertimbangkan untuk melanjutkan kompetisi seperti yang dilakukan liga-liga top Eropa lain. Terlebih menurutnya, Prancis sendiri menjadi salah satu wilayah yang memiliki angka kematian cukup rendah akibat pandemi virus corona.
Ambil contoh Liga Jerman yang telah memutuskan untuk melanjutkan kompetisi sejak awal pekan kemarin. Kompetisi lainnya seperti Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Spanyol juga tengah mempersiapkan untuk menyelesaikan sisa pertandingan mereka musim ini.
Baca juga: Liverpool Pimpin Jauh Klasemen Liga Inggris, Di Maria: Tak Jauh Beda dengan Liga Prancis
&amp;ldquo;Seperti banyak orang, saya pikir kami bergegas untuk membuat keputusan seperti itu. Dari apa yang dapat kita lihat, Prancis saat ini adalah salah satu negara di mana situasi kesehatan lebih baik, namun mereka lebih memilih untuk menghentikannya  (kompetisi),&amp;rdquo; ujar DI Maria, seperti dilansir dari laman Goal International, Minggu (7/6/2020).
Meski  menganggap langkah untuk memberhentikan kompetisi teralalu  cepat, Di Maria sendiri paham kalau keputusan ini diambil demi  keselamatan banyak pihak.
&amp;ldquo;Kami ingin menyelesaikan kejuaraan tetapi keputusan telah dibuat dan  kami harus menerimanya. Jika mereka membuat pilihan ini, itu karena  mereka pertama kali memikirkan kesehatan dan kesejahteraan orang, jadi  saya tidak mempermasalahkan hal itu,&amp;rdquo; sambungnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
