<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arsenal Selalu Melakukan Kesalahan yang Sama</title><description>Arsenal selalu kesulitan mempertahankan pemain mereka.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/04/45/2224225/arsenal-selalu-melakukan-kesalahan-yang-sama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/04/45/2224225/arsenal-selalu-melakukan-kesalahan-yang-sama"/><item><title>Arsenal Selalu Melakukan Kesalahan yang Sama</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/04/45/2224225/arsenal-selalu-melakukan-kesalahan-yang-sama</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/04/45/2224225/arsenal-selalu-melakukan-kesalahan-yang-sama</guid><pubDate>Kamis 04 Juni 2020 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/04/45/2224225/arsenal-selalu-melakukan-kesalahan-yang-sama-kyeWJ9LbYj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Arsenal selebrasi (Foto: Media Arsenal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/04/45/2224225/arsenal-selalu-melakukan-kesalahan-yang-sama-kyeWJ9LbYj.jpg</image><title>Pemain Arsenal selebrasi (Foto: Media Arsenal)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai bahwa Arsenal selalu melakukan kesalahan yang sama dalam menangani situasi kontrak pemain mereka. Sebab, Arsenal selalu berada dalam posisi terjepit, sehingga tak memiliki kekuatan untuk mempertahankan pemainnya.
Saat ini, Arsenal tengah dipusingkan dengan status kontrak Pierre-Emerick Aubameyang. Pasalnya, kontrak penyerang asal Gabon itu akan berakhir pada 30 Juni 2021. Maka dari itu, kini pilihan bagi Arsenal hanya dua, menjualnya dengan harga murah pada musim panas tahun ini atau membiarkannya pergi secara gratis tahun depan.
Baca juga: Agen Willian Tegaskan Belum Ada Tawaran dari Arsenal dan Tottenham

Arsenal sebenarnya ingin mencoba memperpanjang masa kontrak Aubameyang. Akan tetapi, setelah menjalani negosiasi yang berlarut-larut, kata sepakat tak kunjung muncul. Pada akhirnya, hal itu justru membuat Arsenal dalam posisi terjepit seperti sekarang.
Menurut Neville, jika Arsenal ingin mempertahankan seorang pemain, maka mereka sudah harus menyodorkan kontrak baru setelah dua musim pertama. Sebab, jika tawaran kontrak baru itu ditolak, Arsenal bisa langsung menjual pemainnya tersebut dengan harga tinggi.

Kesalahan seperti ini tentunya tidak hanya sekali dilakukan Arsenal.  Sebelum ini, mereka pernah kehilangan Aaron Ramsey secara gratis. Selain  itu, para pemain seperti Robin van Persie dan Cesc Fabregas juga mereka  jual lebih murah dari harga yang seharusnya lantaran kontrak mereka  bersama The Gunners kala itu akan segera habis.
&amp;ldquo;Rasanya bagi saya bahwa jika Anda membayar 60 juta pounds untuk  seseorang, dan kemudian membuat dia pergi dengan situasi yang tidak  menguntungkan, saya pikir Arsenal terlalu sering berada dalam posisi  ini,&amp;rdquo; ujar Neville, mengutip dari Daily Star, Kamis (4/6/2020).
&amp;ldquo;Jadi itu kesalahan yang mereka buat dengan Aubameyang pada hari  pertama. Fakta bahwa mereka berada di posisi ini sekarang adalah melalui  kesalahan yang mereka buat sebelumnya. Saya pikir Arsenal berada dalam  posisi di mana pemain akan menyerang mereka. Ya mereka bisa  mempertahankannya untuk satu tahun lagi, tetapi kemudian dia pergi tanpa  hasil (secara gratis),&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai bahwa Arsenal selalu melakukan kesalahan yang sama dalam menangani situasi kontrak pemain mereka. Sebab, Arsenal selalu berada dalam posisi terjepit, sehingga tak memiliki kekuatan untuk mempertahankan pemainnya.
Saat ini, Arsenal tengah dipusingkan dengan status kontrak Pierre-Emerick Aubameyang. Pasalnya, kontrak penyerang asal Gabon itu akan berakhir pada 30 Juni 2021. Maka dari itu, kini pilihan bagi Arsenal hanya dua, menjualnya dengan harga murah pada musim panas tahun ini atau membiarkannya pergi secara gratis tahun depan.
Baca juga: Agen Willian Tegaskan Belum Ada Tawaran dari Arsenal dan Tottenham

Arsenal sebenarnya ingin mencoba memperpanjang masa kontrak Aubameyang. Akan tetapi, setelah menjalani negosiasi yang berlarut-larut, kata sepakat tak kunjung muncul. Pada akhirnya, hal itu justru membuat Arsenal dalam posisi terjepit seperti sekarang.
Menurut Neville, jika Arsenal ingin mempertahankan seorang pemain, maka mereka sudah harus menyodorkan kontrak baru setelah dua musim pertama. Sebab, jika tawaran kontrak baru itu ditolak, Arsenal bisa langsung menjual pemainnya tersebut dengan harga tinggi.

Kesalahan seperti ini tentunya tidak hanya sekali dilakukan Arsenal.  Sebelum ini, mereka pernah kehilangan Aaron Ramsey secara gratis. Selain  itu, para pemain seperti Robin van Persie dan Cesc Fabregas juga mereka  jual lebih murah dari harga yang seharusnya lantaran kontrak mereka  bersama The Gunners kala itu akan segera habis.
&amp;ldquo;Rasanya bagi saya bahwa jika Anda membayar 60 juta pounds untuk  seseorang, dan kemudian membuat dia pergi dengan situasi yang tidak  menguntungkan, saya pikir Arsenal terlalu sering berada dalam posisi  ini,&amp;rdquo; ujar Neville, mengutip dari Daily Star, Kamis (4/6/2020).
&amp;ldquo;Jadi itu kesalahan yang mereka buat dengan Aubameyang pada hari  pertama. Fakta bahwa mereka berada di posisi ini sekarang adalah melalui  kesalahan yang mereka buat sebelumnya. Saya pikir Arsenal berada dalam  posisi di mana pemain akan menyerang mereka. Ya mereka bisa  mempertahankannya untuk satu tahun lagi, tetapi kemudian dia pergi tanpa  hasil (secara gratis),&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
