<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Jual Icardi Bukti Dampak Pandemi Corona pada Bursa Transfer Pemain</title><description>Harga jual Icardi turun 30% saat dipermanenkan PSG dari Inter Milan</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/01/51/2222599/harga-jual-icardi-bukti-dampak-pandemi-corona-pada-bursa-transfer-pemain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/06/01/51/2222599/harga-jual-icardi-bukti-dampak-pandemi-corona-pada-bursa-transfer-pemain"/><item><title>Harga Jual Icardi Bukti Dampak Pandemi Corona pada Bursa Transfer Pemain</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/06/01/51/2222599/harga-jual-icardi-bukti-dampak-pandemi-corona-pada-bursa-transfer-pemain</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/06/01/51/2222599/harga-jual-icardi-bukti-dampak-pandemi-corona-pada-bursa-transfer-pemain</guid><pubDate>Senin 01 Juni 2020 05:13 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/01/51/2222599/harga-jual-icardi-jadi-bukti-dampak-pandemi-corona-pada-bursa-transfer-pemain-j9qT6zZ3el.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mauro Icardi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/01/51/2222599/harga-jual-icardi-jadi-bukti-dampak-pandemi-corona-pada-bursa-transfer-pemain-j9qT6zZ3el.jpg</image><title>Mauro Icardi (Foto: Reuters)</title></images><description>PARIS &amp;ndash; Paris Saint-Germain resmi mempermanenkan Mauro Icardi dari Inter Milan. Raksasa Liga Prancis mengeluarkan dana sebesar 50 juta euro (Rp813 miliar) ditambah 7 juta euro atau sekira Rp113 miliar dalam bonus.
Angka tersebut jelas turun drastis sebab banderol awal Icardi sendiri senilai 70 juta euro (Rp1,13 triliun). Agen Icardi, Alessandro Moggi, menyatakan kalau turunnya harga sang pemain menjadi bukti pandemi virus corona juga berdampak pada transfer pemain.

Menurutnya, situasi ini juga nantinya membuat tim lebih memilih untuk melakukan pertukaran pemain ketimbang membelinya. Hal itu terlepas sebagai langkah tim untuk membuat kondisi keuangan mereka agar tetap stabil.
Baca juga: PSG Resmi Permanenkan Mauro Icardi
&amp;ldquo;Efek dari krisis ekonomi pada sepak bola akan memberikan dampak yang cukup keras. Semua ini menghasilkan kontraksi nilai dan kecenderungan untuk bertukar pemain daripada membelinya,&amp;rdquo; ujar Alessandro Moggi, seperti dilansir dari laman Football Italia, Senin (31/5/2020).&amp;ldquo;Semakin sedikit bintang besar akan meninggalkan klub top, karena  mereka tidak ingin kehilangan nilainya. Jika seorang pemain bernilai &amp;euro;  80 juta dan Anda hanya bisa menjualnya hari ini dengan &amp;euro; 50 juta, Anda  lebih baik bertahan selama satu tahun lagi,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Pergerakan tim juga kemungkinan besar akan banyak berkurang karena  mereka akan lebih memilih untuk menghemat biaya,&amp;rdquo; tandas Moggi.</description><content:encoded>PARIS &amp;ndash; Paris Saint-Germain resmi mempermanenkan Mauro Icardi dari Inter Milan. Raksasa Liga Prancis mengeluarkan dana sebesar 50 juta euro (Rp813 miliar) ditambah 7 juta euro atau sekira Rp113 miliar dalam bonus.
Angka tersebut jelas turun drastis sebab banderol awal Icardi sendiri senilai 70 juta euro (Rp1,13 triliun). Agen Icardi, Alessandro Moggi, menyatakan kalau turunnya harga sang pemain menjadi bukti pandemi virus corona juga berdampak pada transfer pemain.

Menurutnya, situasi ini juga nantinya membuat tim lebih memilih untuk melakukan pertukaran pemain ketimbang membelinya. Hal itu terlepas sebagai langkah tim untuk membuat kondisi keuangan mereka agar tetap stabil.
Baca juga: PSG Resmi Permanenkan Mauro Icardi
&amp;ldquo;Efek dari krisis ekonomi pada sepak bola akan memberikan dampak yang cukup keras. Semua ini menghasilkan kontraksi nilai dan kecenderungan untuk bertukar pemain daripada membelinya,&amp;rdquo; ujar Alessandro Moggi, seperti dilansir dari laman Football Italia, Senin (31/5/2020).&amp;ldquo;Semakin sedikit bintang besar akan meninggalkan klub top, karena  mereka tidak ingin kehilangan nilainya. Jika seorang pemain bernilai &amp;euro;  80 juta dan Anda hanya bisa menjualnya hari ini dengan &amp;euro; 50 juta, Anda  lebih baik bertahan selama satu tahun lagi,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Pergerakan tim juga kemungkinan besar akan banyak berkurang karena  mereka akan lebih memilih untuk menghemat biaya,&amp;rdquo; tandas Moggi.</content:encoded></item></channel></rss>
