<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Fullback Persija Marco Motta saat Tampil di Olimpiade Beijing 2008</title><description>Marco Motta merupakan pemain andalan Timnas Italia U-21 saat turun di Olimpiade Beijing 2008.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/21/49/2217557/cerita-fullback-persija-marco-motta-saat-tampil-di-olimpiade-beijing-2008</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/21/49/2217557/cerita-fullback-persija-marco-motta-saat-tampil-di-olimpiade-beijing-2008"/><item><title>Cerita Fullback Persija Marco Motta saat Tampil di Olimpiade Beijing 2008</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/21/49/2217557/cerita-fullback-persija-marco-motta-saat-tampil-di-olimpiade-beijing-2008</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/21/49/2217557/cerita-fullback-persija-marco-motta-saat-tampil-di-olimpiade-beijing-2008</guid><pubDate>Kamis 21 Mei 2020 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/21/49/2217557/cerita-fullback-persija-marco-motta-saat-tampil-di-olimpiade-beijing-2008-82outzgdsi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marco Motta saat diperkenalkan sebagai pemain Persija. (Foto: Media Persija)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/21/49/2217557/cerita-fullback-persija-marco-motta-saat-tampil-di-olimpiade-beijing-2008-82outzgdsi.jpg</image><title>Marco Motta saat diperkenalkan sebagai pemain Persija. (Foto: Media Persija)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Fullback kanan Persija Jakarta, Marco Motta, bercerita soal pengalamannya tampil bersama Tim Nasional Italia U-21 di Olimpiade Beijing 2008. Motta menyebut pengalaman tampil di sana membuatnya tak kaget ketika memutuskan berkarier di Indonesia bersama Persija.
Sebab, dalam pandangan Motta, cuaca dan kultur negara-negara Asia tidak jauh berbeda, sehingga ia dapat dengan mudah beradaptasi dengan persepakbolaan Tanah Air. Motta merupakan langganan skuad Gli Azzurrini &amp;ndash;julukan Timnas Italia U-21&amp;ndash; dari 2005 hingga 2009.

(Motta saat membela Timnas Italia)
Dalam kurun waktu tersebut, Motta menempati posisi fullback kanan dalam pola 4-2-3-1 racikan Pierluigi Casiraghi. Biasanya, Motta akan berdiri sejajar dengan Andrea Coda, Domenico Criscito dan Paolo De Ceglie di barisan pertahanan.
BACA JUGA: Gelandang Persija Masih Pegang Rekor Pemain Termuda di Liga Indonesia
Kombinasi itulah yang diturunkan pelatih Casiraghi saat Timnas Italia U-21 turun di Olimpiade 2008. Berkat bantuan nama-nama di atas, Italia keluar sebagai juara Grup D setelah mengoleksi tujuh angka dari tiga pertandingan. Setelah mengalahkan Korea Selatan dan Honduras 3-0, Timnas Italia U-21 bermain 0-0 dengan Kamerun U-23 yang diperkuat mantan penyerang Persib, Christian Bekamenga.


Hasil itu membuat Italia lolos ke perempatfinal sebagai juara grup. Hanya saja, kiprah Antonio Nocerino dan kawan-kawan terhenti di perempatfinal setelah tumbang 2-3 dari Belgia. Saat itu, Belgia racikan Jean-Francois de Sart diperkuat mantan kapten Manchester City, Vincent Kompany.
&amp;ldquo;Ya saya selalu ingat pada Olimpiade 2008 di Beijing. Saat itu saya berada dengan pemain-pemain masa depan Italia. Olimpiade di Beijing juga membuat saya tidak kaget saat tiba di Indonesia 12 tahun kemudian karena cuaca dan kultur Asia tidak terlalu jauh berbeda,&amp;rdquo; kata Motta mengutip dari laman resmi Persija, kamis (21/5/2020).
Bersama Persija musim ini, Motta turun dalam dua laga awal yang dijalani di Liga 1 2020. Bahkan, mantan pemain Juventus itu mencetak satu assist atas gol yang dibuat Osvaldo Haay saat Persija menang 3-2 atas Borneo FC di laga perdana Liga 1 2020.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Fullback kanan Persija Jakarta, Marco Motta, bercerita soal pengalamannya tampil bersama Tim Nasional Italia U-21 di Olimpiade Beijing 2008. Motta menyebut pengalaman tampil di sana membuatnya tak kaget ketika memutuskan berkarier di Indonesia bersama Persija.
Sebab, dalam pandangan Motta, cuaca dan kultur negara-negara Asia tidak jauh berbeda, sehingga ia dapat dengan mudah beradaptasi dengan persepakbolaan Tanah Air. Motta merupakan langganan skuad Gli Azzurrini &amp;ndash;julukan Timnas Italia U-21&amp;ndash; dari 2005 hingga 2009.

(Motta saat membela Timnas Italia)
Dalam kurun waktu tersebut, Motta menempati posisi fullback kanan dalam pola 4-2-3-1 racikan Pierluigi Casiraghi. Biasanya, Motta akan berdiri sejajar dengan Andrea Coda, Domenico Criscito dan Paolo De Ceglie di barisan pertahanan.
BACA JUGA: Gelandang Persija Masih Pegang Rekor Pemain Termuda di Liga Indonesia
Kombinasi itulah yang diturunkan pelatih Casiraghi saat Timnas Italia U-21 turun di Olimpiade 2008. Berkat bantuan nama-nama di atas, Italia keluar sebagai juara Grup D setelah mengoleksi tujuh angka dari tiga pertandingan. Setelah mengalahkan Korea Selatan dan Honduras 3-0, Timnas Italia U-21 bermain 0-0 dengan Kamerun U-23 yang diperkuat mantan penyerang Persib, Christian Bekamenga.


Hasil itu membuat Italia lolos ke perempatfinal sebagai juara grup. Hanya saja, kiprah Antonio Nocerino dan kawan-kawan terhenti di perempatfinal setelah tumbang 2-3 dari Belgia. Saat itu, Belgia racikan Jean-Francois de Sart diperkuat mantan kapten Manchester City, Vincent Kompany.
&amp;ldquo;Ya saya selalu ingat pada Olimpiade 2008 di Beijing. Saat itu saya berada dengan pemain-pemain masa depan Italia. Olimpiade di Beijing juga membuat saya tidak kaget saat tiba di Indonesia 12 tahun kemudian karena cuaca dan kultur Asia tidak terlalu jauh berbeda,&amp;rdquo; kata Motta mengutip dari laman resmi Persija, kamis (21/5/2020).
Bersama Persija musim ini, Motta turun dalam dua laga awal yang dijalani di Liga 1 2020. Bahkan, mantan pemain Juventus itu mencetak satu assist atas gol yang dibuat Osvaldo Haay saat Persija menang 3-2 atas Borneo FC di laga perdana Liga 1 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
