<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Liga Korea Digelar Tertutup, FC Seoul Isi Kursi Penonton dengan Boneka Seks</title><description>FC Seoul menjadikan boneka seks sebagai penonton.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/18/51/2215894/liga-korea-digelar-tertutup-fc-seoul-isi-kursi-penonton-dengan-boneka-seks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/18/51/2215894/liga-korea-digelar-tertutup-fc-seoul-isi-kursi-penonton-dengan-boneka-seks"/><item><title>Liga Korea Digelar Tertutup, FC Seoul Isi Kursi Penonton dengan Boneka Seks</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/18/51/2215894/liga-korea-digelar-tertutup-fc-seoul-isi-kursi-penonton-dengan-boneka-seks</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/18/51/2215894/liga-korea-digelar-tertutup-fc-seoul-isi-kursi-penonton-dengan-boneka-seks</guid><pubDate>Senin 18 Mei 2020 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/18/51/2215894/liga-korea-digelar-tertutup-fc-seoul-isi-kursi-penonton-dengan-boneka-seks-Nyqw2p4dMI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Boneka Seks yang padati Seoul World Cup Stadium (Foto: The Sun)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/18/51/2215894/liga-korea-digelar-tertutup-fc-seoul-isi-kursi-penonton-dengan-boneka-seks-Nyqw2p4dMI.jpg</image><title>Boneka Seks yang padati Seoul World Cup Stadium (Foto: The Sun)</title></images><description>SEOUL &amp;ndash; Klub sepakbola asal Korea Selatan, FC Seoul, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, mereka diduga menggunakan boneka seks untuk mengisi kursi pertandingan yang kosong tanpa kehadiran penonton di Seoul World Cup Stadium.
Liga Korea menjadi kompetisi sepakbola pertama di dunia yang kembali bergulir di tengah terjadinya pandemi Virus Corona (Covid-19). Akan tetapi, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, maka pertandingan digelar secara tertutup (tanpa penonton).
Baca juga: Laga Perdana Liga Korea Selatan 2020, Jeonbuk Bungkam Suwon 1-0
Kondisi tersebut tak ayal membuat suasana stadion terasa sepi. Hal itulah yang kemudian mendorong FC Seoul berinisiatif untuk mengisi kursi penonton dengan boneka agar stadion tidak nampak terlalu kosong. Ini terjadi di pertandingan FC Seoul vs Gwangju, pada Minggu 17 Mei 2020.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;2016 K League winners FC Seoul inadvertently used sex dolls rather than fashion mannequins to help fill empty stands this weekend. The club has apologised. Both the club and the supplier are pointing fingers at others. (It&amp;amp;#39;s not just COVID-19 you need to avoid catching!) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/kleague?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#kleague&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/59rSU8XxYL&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/59rSU8XxYL&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Devon Rowcliffe (@WhoAteTheSquid) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/WhoAteTheSquid/status/1262068981546000386?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;May 17, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Kendati demikian, yang menjadi persoalan adalah manekin yang digunakan untuk mengisi kursi penonton tersebut merupakan boneka seks. Meski manekin-manekin tersebut sudah dikenakan pakaian, namun para pemirsa yang menyaksikan laga tersebut lewat layar kaca masih menyadari bahwa yang digunakan sebagai pajang adalah boneka seks. Para warganet pun langsung melayangkan berbagai sindiran kepada FC Seoul.
&amp;ldquo;Serius. Bayangkan proses berpikir yang terlibat untuk mengisi  stadion Anda dengan boneka seks perempuan dalam balutan seragam  sepakbola dan mereka berpikir itu ide yang bagus. Bagus, FC Seoul,&amp;rdquo;  sindir salah satu warganet.
Awalnya, warganet hanya menduga saja soal penggunaan boneka seks  tersebut. Akan tetapi, FC Seoul kemudian mengakui perbuatannya. Pada  akhirnya, FC Seoul pun meminta maaf atas tindakan ceroboh yang mereka  lakukan tersebut. Pertandingan melawan Gwangju itu sendiri dimenangkan  FC Seoul dengan skor 1-0.
</description><content:encoded>SEOUL &amp;ndash; Klub sepakbola asal Korea Selatan, FC Seoul, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, mereka diduga menggunakan boneka seks untuk mengisi kursi pertandingan yang kosong tanpa kehadiran penonton di Seoul World Cup Stadium.
Liga Korea menjadi kompetisi sepakbola pertama di dunia yang kembali bergulir di tengah terjadinya pandemi Virus Corona (Covid-19). Akan tetapi, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, maka pertandingan digelar secara tertutup (tanpa penonton).
Baca juga: Laga Perdana Liga Korea Selatan 2020, Jeonbuk Bungkam Suwon 1-0
Kondisi tersebut tak ayal membuat suasana stadion terasa sepi. Hal itulah yang kemudian mendorong FC Seoul berinisiatif untuk mengisi kursi penonton dengan boneka agar stadion tidak nampak terlalu kosong. Ini terjadi di pertandingan FC Seoul vs Gwangju, pada Minggu 17 Mei 2020.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;2016 K League winners FC Seoul inadvertently used sex dolls rather than fashion mannequins to help fill empty stands this weekend. The club has apologised. Both the club and the supplier are pointing fingers at others. (It&amp;amp;#39;s not just COVID-19 you need to avoid catching!) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/kleague?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#kleague&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/59rSU8XxYL&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/59rSU8XxYL&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Devon Rowcliffe (@WhoAteTheSquid) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/WhoAteTheSquid/status/1262068981546000386?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;May 17, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Kendati demikian, yang menjadi persoalan adalah manekin yang digunakan untuk mengisi kursi penonton tersebut merupakan boneka seks. Meski manekin-manekin tersebut sudah dikenakan pakaian, namun para pemirsa yang menyaksikan laga tersebut lewat layar kaca masih menyadari bahwa yang digunakan sebagai pajang adalah boneka seks. Para warganet pun langsung melayangkan berbagai sindiran kepada FC Seoul.
&amp;ldquo;Serius. Bayangkan proses berpikir yang terlibat untuk mengisi  stadion Anda dengan boneka seks perempuan dalam balutan seragam  sepakbola dan mereka berpikir itu ide yang bagus. Bagus, FC Seoul,&amp;rdquo;  sindir salah satu warganet.
Awalnya, warganet hanya menduga saja soal penggunaan boneka seks  tersebut. Akan tetapi, FC Seoul kemudian mengakui perbuatannya. Pada  akhirnya, FC Seoul pun meminta maaf atas tindakan ceroboh yang mereka  lakukan tersebut. Pertandingan melawan Gwangju itu sendiri dimenangkan  FC Seoul dengan skor 1-0.
</content:encoded></item></channel></rss>
