<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Scholes Nilai Dirinya Lebih Seperti Kroos ketimbang Modric</title><description>Paul Scholes menyebut Luka Modric dan Toni Kroos sebagai dua pemain yang gaya bermainnya mirip dengannya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/14/51/2213775/scholes-nilai-dirinya-lebih-seperti-kroos-ketimbang-modric</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/14/51/2213775/scholes-nilai-dirinya-lebih-seperti-kroos-ketimbang-modric"/><item><title>Scholes Nilai Dirinya Lebih Seperti Kroos ketimbang Modric</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/14/51/2213775/scholes-nilai-dirinya-lebih-seperti-kroos-ketimbang-modric</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/14/51/2213775/scholes-nilai-dirinya-lebih-seperti-kroos-ketimbang-modric</guid><pubDate>Kamis 14 Mei 2020 08:15 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/14/51/2213775/scholes-nilai-dirinya-lebih-seperti-kroos-ketimbang-modric-f8dwcdP14X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Toni Kroos dan Luka Modric (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/14/51/2213775/scholes-nilai-dirinya-lebih-seperti-kroos-ketimbang-modric-f8dwcdP14X.jpg</image><title>Toni Kroos dan Luka Modric (Foto: AFP)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Legenda Manchester United, Paul Scholes, menerangkan bahwa di era sepakbola modern seperti sekarang, ia melihat ada dua pemain yang gaya bermainnya mirip dengannya. Mereka adalah dua gelandang Real Madrid, Toni Kroos dan Luka Modric.
Kendati demikian, jika diminta untuk memilih salah satu, Scholes menilai bahwa dirinya lebih seperti Kroos ketimbang Modric. Pasalnya, Scholes merasa dirinya bukan gelandang yang mampu berlari secepat Modric.
Baca juga: Berbatov Percaya saat Ini Bukan Waktu yang Tepat bagi Sancho ke Man United

&quot;Saya berpikir saya bermain sedikit seperti Luka Modric. Dia berbeda dengan saya karena dia lebih cepat dari saya, dia bisa mengalahkan seorang pemain (lawan), tetapi saya melihat sifat-sifat tertentu dalam dirinya, seperti mengendalikan permainan,&amp;rdquo; jelas Scholes, mengutip dari Stretty News, Kamis (14/5/2020).
&quot;Mungkin saya lebih ke arah Toni Kroos, sebagai pelintas dan lebih sebagai pemain yang mengendalikan. Dia tidak benar-benar terlibat secara fisik dengan orang-orang dan mencetak gol aneh di sana-sini. Saya pikir jika saya harus memilih di antara keduanya, saya merasa lebih seperti Kroos daripada Modric,&amp;rdquo; lanjutnya.
Kemiripan gaya bermain itulah yang pada akhirnya membuat dua mantan  manajer Man United dari generasi yang berbeda mengincar Kroos dan Modric  guna menggantikan Scholes. Saat Sir Alex Ferguson masih menjabat  sebagai manajer Setan Merah, ia sejatinya memiliki keinginan  mendatangkan Modric. Akan tetapi, Modric justru bergabung dengan Madrid  pada musim panas 2012.
Sementara itu, David Moyes yang menjadi penerus Ferguson sangat  berkeinginan untuk merekrut Kroos. Ia bahkan sudah membuat kesepakatan  personal dengan Kroos. Sayangnya, pada akhir musim kompetisi 2013-2014,  Moyes dipecat dari jabatannya sebagai manajer Man United. Sehingga,  Kroos tak jadi bergabung dengan Setan Merah dan malah menuju Madrid.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Legenda Manchester United, Paul Scholes, menerangkan bahwa di era sepakbola modern seperti sekarang, ia melihat ada dua pemain yang gaya bermainnya mirip dengannya. Mereka adalah dua gelandang Real Madrid, Toni Kroos dan Luka Modric.
Kendati demikian, jika diminta untuk memilih salah satu, Scholes menilai bahwa dirinya lebih seperti Kroos ketimbang Modric. Pasalnya, Scholes merasa dirinya bukan gelandang yang mampu berlari secepat Modric.
Baca juga: Berbatov Percaya saat Ini Bukan Waktu yang Tepat bagi Sancho ke Man United

&quot;Saya berpikir saya bermain sedikit seperti Luka Modric. Dia berbeda dengan saya karena dia lebih cepat dari saya, dia bisa mengalahkan seorang pemain (lawan), tetapi saya melihat sifat-sifat tertentu dalam dirinya, seperti mengendalikan permainan,&amp;rdquo; jelas Scholes, mengutip dari Stretty News, Kamis (14/5/2020).
&quot;Mungkin saya lebih ke arah Toni Kroos, sebagai pelintas dan lebih sebagai pemain yang mengendalikan. Dia tidak benar-benar terlibat secara fisik dengan orang-orang dan mencetak gol aneh di sana-sini. Saya pikir jika saya harus memilih di antara keduanya, saya merasa lebih seperti Kroos daripada Modric,&amp;rdquo; lanjutnya.
Kemiripan gaya bermain itulah yang pada akhirnya membuat dua mantan  manajer Man United dari generasi yang berbeda mengincar Kroos dan Modric  guna menggantikan Scholes. Saat Sir Alex Ferguson masih menjabat  sebagai manajer Setan Merah, ia sejatinya memiliki keinginan  mendatangkan Modric. Akan tetapi, Modric justru bergabung dengan Madrid  pada musim panas 2012.
Sementara itu, David Moyes yang menjadi penerus Ferguson sangat  berkeinginan untuk merekrut Kroos. Ia bahkan sudah membuat kesepakatan  personal dengan Kroos. Sayangnya, pada akhir musim kompetisi 2013-2014,  Moyes dipecat dari jabatannya sebagai manajer Man United. Sehingga,  Kroos tak jadi bergabung dengan Setan Merah dan malah menuju Madrid.
</content:encoded></item></channel></rss>
