<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arsene Wenger Akui Sangat Berat Tinggalkan Highbury, tapi Harus</title><description>Arsene Wenger merasa jiwa Arsenal tertinggal di Highbury.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/14/45/2213762/arsene-wenger-akui-sangat-berat-tinggalkan-highbury-tapi-harus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/14/45/2213762/arsene-wenger-akui-sangat-berat-tinggalkan-highbury-tapi-harus"/><item><title>Arsene Wenger Akui Sangat Berat Tinggalkan Highbury, tapi Harus</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/14/45/2213762/arsene-wenger-akui-sangat-berat-tinggalkan-highbury-tapi-harus</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/14/45/2213762/arsene-wenger-akui-sangat-berat-tinggalkan-highbury-tapi-harus</guid><pubDate>Kamis 14 Mei 2020 04:49 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/14/45/2213762/arsene-wenger-akui-sangat-berat-tinggalkan-highbury-tapi-harus-aQnCfOJbqd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arsene Wenger (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/14/45/2213762/arsene-wenger-akui-sangat-berat-tinggalkan-highbury-tapi-harus-aQnCfOJbqd.jpg</image><title>Arsene Wenger (Foto: AFP)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger, mengungkapkan bahwa salah satu hal terberat yang harus ia lakukan dalam hidupnya adalah meninggalkan Highbury untuk pindah ke Emirates Stadium. Pasalnya, Wenger sudah menganggap Higbury sebagai stadion yang spesial, tempat di mana jiwa Arsenal yang sebenarnya bersemayam.
Selama 22 tahun menangani Arsenal, Wenger sukses memenangkan tiga trofi Liga Inggris. Adapun ketiga trofi itu dimenangkannya ketika Arsenal masih bermarkas di Highbury. Sedangkang ketika pindah ke Emirates Stadium, The Gunners justru kesulitan untuk tampil kompetitif. Itulah mengapa Wenger mengatakan bahwa jiwa Arsenal tertinggal di Highbury.
Baca juga: Mesut Ozil Takkan Tinggalkan Arsenal Musim Panas Nanti

&quot;Saya harus menghadapi kenyataan! Ada jiwa, sesuatu yang istimewa, ketika Anda datang dan tiba di Highbury. Saya sangat menyukai Highbury. Anda tahu, kadang-kadang ketika saya berada di daerah tersebut dalam perjalanan pulang, saya sengaja melewati Highbury, karena itu adalah tempat yang istimewa,&amp;rdquo; aku Wenger, menyadur dari Talk Sport, Kamis (14/5/2020).
Meski sangat mencintai Highbury, namun Wenger sebenarnya adalah sosok yang mendorong pembangunan Emirates Stadium. Karena menurut Wenger, Arsenal harus pindah ke stadion yang lebih besar dan lebih modern guna mengikuti perkembangan zaman. Pada akhirnya, meski dengan sangat berat hati, Wenger pun rela berpisah dengan Highbury.

&quot;Saya terlibat secara terpusat dalam hal itu (pembangungan Emirates  Stadium), sangat terlibat di dalamnya, seluruh bagian teknis dengan  arsitek. Pada saat itu saya mendorong klub untuk melakukannya karena  kami hanya menampung 38 ribu orang di Highbury dan kami bisa pindah ke  stadion yang menampung 60 ribu orang,&amp;rdquo; jelas Wenger.
&amp;ldquo;Hati saya masih bersama klub. Saya banyak berpikir tentang klub dan  tentang periode 22 tahun dalam pekerjaan saya yang tidak biasa! Saya  bangga. Pada akhir hari ketika Anda melihat ke belakang, Anda tidak  berpikir tentang apa yang Anda menangkan dan kekalahan yang begitu  banyak, tetapi saya bangga memiliki sikap hanya untuk melayani klub  selama saya ada di sana,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger, mengungkapkan bahwa salah satu hal terberat yang harus ia lakukan dalam hidupnya adalah meninggalkan Highbury untuk pindah ke Emirates Stadium. Pasalnya, Wenger sudah menganggap Higbury sebagai stadion yang spesial, tempat di mana jiwa Arsenal yang sebenarnya bersemayam.
Selama 22 tahun menangani Arsenal, Wenger sukses memenangkan tiga trofi Liga Inggris. Adapun ketiga trofi itu dimenangkannya ketika Arsenal masih bermarkas di Highbury. Sedangkang ketika pindah ke Emirates Stadium, The Gunners justru kesulitan untuk tampil kompetitif. Itulah mengapa Wenger mengatakan bahwa jiwa Arsenal tertinggal di Highbury.
Baca juga: Mesut Ozil Takkan Tinggalkan Arsenal Musim Panas Nanti

&quot;Saya harus menghadapi kenyataan! Ada jiwa, sesuatu yang istimewa, ketika Anda datang dan tiba di Highbury. Saya sangat menyukai Highbury. Anda tahu, kadang-kadang ketika saya berada di daerah tersebut dalam perjalanan pulang, saya sengaja melewati Highbury, karena itu adalah tempat yang istimewa,&amp;rdquo; aku Wenger, menyadur dari Talk Sport, Kamis (14/5/2020).
Meski sangat mencintai Highbury, namun Wenger sebenarnya adalah sosok yang mendorong pembangunan Emirates Stadium. Karena menurut Wenger, Arsenal harus pindah ke stadion yang lebih besar dan lebih modern guna mengikuti perkembangan zaman. Pada akhirnya, meski dengan sangat berat hati, Wenger pun rela berpisah dengan Highbury.

&quot;Saya terlibat secara terpusat dalam hal itu (pembangungan Emirates  Stadium), sangat terlibat di dalamnya, seluruh bagian teknis dengan  arsitek. Pada saat itu saya mendorong klub untuk melakukannya karena  kami hanya menampung 38 ribu orang di Highbury dan kami bisa pindah ke  stadion yang menampung 60 ribu orang,&amp;rdquo; jelas Wenger.
&amp;ldquo;Hati saya masih bersama klub. Saya banyak berpikir tentang klub dan  tentang periode 22 tahun dalam pekerjaan saya yang tidak biasa! Saya  bangga. Pada akhir hari ketika Anda melihat ke belakang, Anda tidak  berpikir tentang apa yang Anda menangkan dan kekalahan yang begitu  banyak, tetapi saya bangga memiliki sikap hanya untuk melayani klub  selama saya ada di sana,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
