<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jika Bukan karena Capello, De Rossi Gabung Juventus pada 2003</title><description>De Rossi hampir berlabuh di Juventus pada musim panas 2003.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/13/51/2213559/jika-bukan-karena-capello-de-rossi-gabung-juventus-pada-2003</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/13/51/2213559/jika-bukan-karena-capello-de-rossi-gabung-juventus-pada-2003"/><item><title>Jika Bukan karena Capello, De Rossi Gabung Juventus pada 2003</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/13/51/2213559/jika-bukan-karena-capello-de-rossi-gabung-juventus-pada-2003</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/13/51/2213559/jika-bukan-karena-capello-de-rossi-gabung-juventus-pada-2003</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2020 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/13/51/2213559/jika-bukan-karena-capello-de-rossi-hampir-gabung-juventus-pada-2003-9gufpvRTp1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">De Rossi saat memutuskan hengkang dari Roma. (Foto: @OfficialASRoma)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/13/51/2213559/jika-bukan-karena-capello-de-rossi-hampir-gabung-juventus-pada-2003-9gufpvRTp1.jpg</image><title>De Rossi saat memutuskan hengkang dari Roma. (Foto: @OfficialASRoma)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Pelatih kawakan Italia, Fabio Capello, menggagalkan rencana Juventus mendatangkan Daniele De Rossi dari AS Roma pada bursa transfer musim panas 2003. Saat itu berkat kejelian Capello, De Rossi memutuskan bertahan di Stadion Olimpico hingga musim panas 2019.
Pada musim panas 2003, Roma yang terseok-seok di Liga Italia 2002-2003, berambisi memperbaiki tim untuk mengarungi musim 2003-2004. Saat itu, Capello yang membawa Roma kampiun Liga Italia 2000-2001 berniat memperkuat lini tengah Giallorossi &amp;ndash;julukan Roma.

(De Rossi saat meninggalkan Roma pada musim panas 2019)
Salah satu cara Capello memperkuat lini sentral Roma adalah dengan mendatangkan gelandang bertenaga kuda milik Juventus, Edgar Davids. Davids yang berpaspor Belanda merupakan gelandang andalan Juventus dari 1998 hingga 2003.
Hanya saja jelang musim 2003-2004, Davids tak lagi masuk rencana pelatih Juventus saat itu, Marcello Lippi. Karena itu, berhubung Juventus tak lagi membutuhkan jasa Davids, Capello melakukan pendekatan. Saat itu, manajemen Juventus bersedia melepas Davids asalkan Roma mau memberikan gelandang muda mereka, Daniele De Rossi.
BACA JUGA: Mourinho Ingin Boyong 3 Pemain Liga Italia ke Inggris
Tahu De Rossi memiliki potensi, Capello membatalkan rencana mendatangkan Davids dan lebih mengandalkan gelandang berpaspor Italia itu. Alhasil di musim 2003-2004, Capello perlahan-lahan mulai memberikan tempat utama kepada De Rossi.


Tercatat di sepanjang musim 2003-2004, De Rossi yang kala itu berusia 20 tahun mengoleksi satu gol dan empat assist dari 27 pertandingan di semua kompetisi. Bagaimana dengan Davids? Pria yang identik dengan kacamatanya itu dilepas Juventus ke Barcelona pada musim dingin 2004.
&amp;ldquo;Saya ingin memboyong Davids ke Roma, namun Juventus meminta De Rossi sebagai kesepakatan. Namun, saya bilang tidak! Terbukti, De Rossi kemudian menunjukkan karakter dan kepemimpinan selama membela Roma,&amp;rdquo; kata Capello mengutip dari Football Italia, Rabu (13/5/2020).
Singkat kata, De Rossi muncul sebagai legenda Roma. Semenjak mentas di utama dari 2003 dan memutuskan angkat kaki pada 2019, De Rossi turun dalam 616 pertandingan dengan raihan 63 gol dan 56 assist di semua kompetisi. Pada musim panas 2019, De Rossi hengkang ke Boca Juniors (Argentina) dan kemudian pada awal tahun ini memutuskan pensiun.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Pelatih kawakan Italia, Fabio Capello, menggagalkan rencana Juventus mendatangkan Daniele De Rossi dari AS Roma pada bursa transfer musim panas 2003. Saat itu berkat kejelian Capello, De Rossi memutuskan bertahan di Stadion Olimpico hingga musim panas 2019.
Pada musim panas 2003, Roma yang terseok-seok di Liga Italia 2002-2003, berambisi memperbaiki tim untuk mengarungi musim 2003-2004. Saat itu, Capello yang membawa Roma kampiun Liga Italia 2000-2001 berniat memperkuat lini tengah Giallorossi &amp;ndash;julukan Roma.

(De Rossi saat meninggalkan Roma pada musim panas 2019)
Salah satu cara Capello memperkuat lini sentral Roma adalah dengan mendatangkan gelandang bertenaga kuda milik Juventus, Edgar Davids. Davids yang berpaspor Belanda merupakan gelandang andalan Juventus dari 1998 hingga 2003.
Hanya saja jelang musim 2003-2004, Davids tak lagi masuk rencana pelatih Juventus saat itu, Marcello Lippi. Karena itu, berhubung Juventus tak lagi membutuhkan jasa Davids, Capello melakukan pendekatan. Saat itu, manajemen Juventus bersedia melepas Davids asalkan Roma mau memberikan gelandang muda mereka, Daniele De Rossi.
BACA JUGA: Mourinho Ingin Boyong 3 Pemain Liga Italia ke Inggris
Tahu De Rossi memiliki potensi, Capello membatalkan rencana mendatangkan Davids dan lebih mengandalkan gelandang berpaspor Italia itu. Alhasil di musim 2003-2004, Capello perlahan-lahan mulai memberikan tempat utama kepada De Rossi.


Tercatat di sepanjang musim 2003-2004, De Rossi yang kala itu berusia 20 tahun mengoleksi satu gol dan empat assist dari 27 pertandingan di semua kompetisi. Bagaimana dengan Davids? Pria yang identik dengan kacamatanya itu dilepas Juventus ke Barcelona pada musim dingin 2004.
&amp;ldquo;Saya ingin memboyong Davids ke Roma, namun Juventus meminta De Rossi sebagai kesepakatan. Namun, saya bilang tidak! Terbukti, De Rossi kemudian menunjukkan karakter dan kepemimpinan selama membela Roma,&amp;rdquo; kata Capello mengutip dari Football Italia, Rabu (13/5/2020).
Singkat kata, De Rossi muncul sebagai legenda Roma. Semenjak mentas di utama dari 2003 dan memutuskan angkat kaki pada 2019, De Rossi turun dalam 616 pertandingan dengan raihan 63 gol dan 56 assist di semua kompetisi. Pada musim panas 2019, De Rossi hengkang ke Boca Juniors (Argentina) dan kemudian pada awal tahun ini memutuskan pensiun.</content:encoded></item></channel></rss>
