<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Berbatov Dipaksa Main Jadi Bek di Man United </title><description>Dimitar Berbatov merasa dirinya merupakan gabung tiga orang bek hebat saat itu.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/11/45/2212245/cerita-berbatov-dipaksa-main-jadi-bek-di-man-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/11/45/2212245/cerita-berbatov-dipaksa-main-jadi-bek-di-man-united"/><item><title>Cerita Berbatov Dipaksa Main Jadi Bek di Man United </title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/11/45/2212245/cerita-berbatov-dipaksa-main-jadi-bek-di-man-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/11/45/2212245/cerita-berbatov-dipaksa-main-jadi-bek-di-man-united</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2020 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/11/45/2212245/cerita-berbatov-dipaksa-main-jadi-bek-di-man-united-xIAFtkfmxH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dimitar Berbatov terpaksa melakoni peran sebagai bek (Foto: Premier League)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/11/45/2212245/cerita-berbatov-dipaksa-main-jadi-bek-di-man-united-xIAFtkfmxH.jpg</image><title>Dimitar Berbatov terpaksa melakoni peran sebagai bek (Foto: Premier League)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Dimitar Berbatov memang dikenal sebagai seorang striker sepanjang kariernya. Namun, pada satu pertandingan bersama Manchester United, pria berkebangsaan Bulgaria itu harus rela menempati posisi pemain belakang pada beberapa menit akhir pertandingan.
Peran tersebut harus dilakoni Dimitar Berbatov pada laga Piala Liga 2011-2012 antara Leeds United vs Man United di Stadion Elland Road. Setan Merah sudah melakukan tiga kali pergantian ketika pemain muda Zeky Fryers cedera pada lima menit akhir permainan.
Baca juga: Berbatov Imbau Harry Kane Tak Pikir Dua Kali untuk Gabung Man United

Karena sudah memakai seluruh jatah pergantian, Man United mau tidak mau harus bermain dengan 10 orang. Dimitar Berbatov lantas dikorbankan untuk mendampingi Michael Carrick di lini pertahanan. Pemilihan Michael Carrick sendiri cukup aneh karena sang pemain lebih sering turun sebagai gelandang tengah.
Demi tim, Dimitar Berbatov rela bermain lebih ke belakang. Pria berusia 39 tahun itu merasa laga tidak tersisa lima menit, tetapi lebih dari setengah jam. Ia bahkan sempat berpikir sebagai orang pemain belakang hebat layaknya Franco Baresi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMy8wOS83LzEyMTIyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Itu bukan hanya lima menit, tetapi terasa seperti setengah jam! Tentu saja, saya ingat pertandingan itu, tetapi tidak banyak orang yang mengingatnya. Saya merasa seperti Franco Baresi, Paolo Maldini, dan Franz Beckenbauer saat itu,&amp;rdquo; tutur Dimitar Berbatov, dikutip dari Goal, Senin (11/5/2020).
Beruntung bagi Man United, eksperimen itu berbuah kemenangan telak 3-0. Skor berhasil dipertahankan hingga akhir laga meski jantung pertahanan dikawal oleh dua pemain yang bukan berposisi natural sebagai bek.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Dimitar Berbatov memang dikenal sebagai seorang striker sepanjang kariernya. Namun, pada satu pertandingan bersama Manchester United, pria berkebangsaan Bulgaria itu harus rela menempati posisi pemain belakang pada beberapa menit akhir pertandingan.
Peran tersebut harus dilakoni Dimitar Berbatov pada laga Piala Liga 2011-2012 antara Leeds United vs Man United di Stadion Elland Road. Setan Merah sudah melakukan tiga kali pergantian ketika pemain muda Zeky Fryers cedera pada lima menit akhir permainan.
Baca juga: Berbatov Imbau Harry Kane Tak Pikir Dua Kali untuk Gabung Man United

Karena sudah memakai seluruh jatah pergantian, Man United mau tidak mau harus bermain dengan 10 orang. Dimitar Berbatov lantas dikorbankan untuk mendampingi Michael Carrick di lini pertahanan. Pemilihan Michael Carrick sendiri cukup aneh karena sang pemain lebih sering turun sebagai gelandang tengah.
Demi tim, Dimitar Berbatov rela bermain lebih ke belakang. Pria berusia 39 tahun itu merasa laga tidak tersisa lima menit, tetapi lebih dari setengah jam. Ia bahkan sempat berpikir sebagai orang pemain belakang hebat layaknya Franco Baresi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMy8wOS83LzEyMTIyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Itu bukan hanya lima menit, tetapi terasa seperti setengah jam! Tentu saja, saya ingat pertandingan itu, tetapi tidak banyak orang yang mengingatnya. Saya merasa seperti Franco Baresi, Paolo Maldini, dan Franz Beckenbauer saat itu,&amp;rdquo; tutur Dimitar Berbatov, dikutip dari Goal, Senin (11/5/2020).
Beruntung bagi Man United, eksperimen itu berbuah kemenangan telak 3-0. Skor berhasil dipertahankan hingga akhir laga meski jantung pertahanan dikawal oleh dua pemain yang bukan berposisi natural sebagai bek.
</content:encoded></item></channel></rss>
