<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eks Pelatih Kiper Man United Ungkap Alasan De Gea Ingin Hengkang</title><description>David De Gea pernah merasa sangat tidak betah di Man United.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/09/45/2211411/eks-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasan-de-gea-ingin-hengkang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/09/45/2211411/eks-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasan-de-gea-ingin-hengkang"/><item><title>Eks Pelatih Kiper Man United Ungkap Alasan De Gea Ingin Hengkang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/09/45/2211411/eks-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasan-de-gea-ingin-hengkang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/09/45/2211411/eks-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasan-de-gea-ingin-hengkang</guid><pubDate>Sabtu 09 Mei 2020 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/09/45/2211411/eks-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasan-de-gea-ingin-hengkang-0s3MfNzyRo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">David De Gea (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/09/45/2211411/eks-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasan-de-gea-ingin-hengkang-0s3MfNzyRo.jpg</image><title>David De Gea (Foto: AFP)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Mantan pelatih kiper Manchester United, Eric Steele, mengungkapkan bahwa David De Gea memiliki hubungan yang tak harmonis dengan Louis van Gaal. Hal itulah yang kemudian mendorong De Gea memiliki keinginan kuat untuk hengkang dari kubu Setan Merah.
Van Gaal sejatinya datang menjadi manajer Man United pada musim panas 2014. Akan tetapi, selama satu tahun pertama kepemimpinannya di Man United, Van Gaal gagal membuat hubungan yang bagus dengan De Gea. Penjaga gawang asal Spanyol itu pun merasa tak nyaman dan memutuskan untuk angkat kaki pada musim panas 2015.
Baca juga: Neville Tahu Cara agar Man United Bisa Kembali Berjaya di Liga Inggris

Pada saat itu, De Gea sudah hampir bergabung dengan Real Madrid. Sebab, Man United dan Madrid telah menemukan kesepakatan untuk transfer De Gea. Kendati demikian, dokumen yang diperlukan untuk menuntaskan transfer tersebut tak didaftarkan tepat waktu.
Pada akhirnya, De Gea dengan sangat terpaksa harus bertahan di Man United. Di akhir musim 2015-2016, Van Gaal dipecat dan digantikan oleh Jose Mourinho. Kondisi ini sedikit banyak mempengaruhi keputusan De Gea untuk melanjutkan karier bersama Setan Merah.
&quot;Ketika dia berada di bawah asuhan Van Gaal, kami tahu alasan mengapa  dia ingin keluar. (Hubungan) mereka tidak maju, dan itu tidak berhasil.  Dia akan pergi ke Real Madrid jika bukan karena apa yang terjadi pada  hari batas waktu transfer,&amp;rdquo; beber Steele, seperti dilansir dari Goal,  Sabtu (9/5/2020).
&amp;ldquo;Dia tidak senang dengan para penggemar atau klub, tapi itu jelas  sesuatu yang terjadi di balik layar. Sekarang semuanya berbeda. Dia  punya senyum di wajahnya, klub membaik dan saya tidak melihat (alasan)  mengapa dia ingin pergi,&amp;rdquo; lanjut Steele.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Mantan pelatih kiper Manchester United, Eric Steele, mengungkapkan bahwa David De Gea memiliki hubungan yang tak harmonis dengan Louis van Gaal. Hal itulah yang kemudian mendorong De Gea memiliki keinginan kuat untuk hengkang dari kubu Setan Merah.
Van Gaal sejatinya datang menjadi manajer Man United pada musim panas 2014. Akan tetapi, selama satu tahun pertama kepemimpinannya di Man United, Van Gaal gagal membuat hubungan yang bagus dengan De Gea. Penjaga gawang asal Spanyol itu pun merasa tak nyaman dan memutuskan untuk angkat kaki pada musim panas 2015.
Baca juga: Neville Tahu Cara agar Man United Bisa Kembali Berjaya di Liga Inggris

Pada saat itu, De Gea sudah hampir bergabung dengan Real Madrid. Sebab, Man United dan Madrid telah menemukan kesepakatan untuk transfer De Gea. Kendati demikian, dokumen yang diperlukan untuk menuntaskan transfer tersebut tak didaftarkan tepat waktu.
Pada akhirnya, De Gea dengan sangat terpaksa harus bertahan di Man United. Di akhir musim 2015-2016, Van Gaal dipecat dan digantikan oleh Jose Mourinho. Kondisi ini sedikit banyak mempengaruhi keputusan De Gea untuk melanjutkan karier bersama Setan Merah.
&quot;Ketika dia berada di bawah asuhan Van Gaal, kami tahu alasan mengapa  dia ingin keluar. (Hubungan) mereka tidak maju, dan itu tidak berhasil.  Dia akan pergi ke Real Madrid jika bukan karena apa yang terjadi pada  hari batas waktu transfer,&amp;rdquo; beber Steele, seperti dilansir dari Goal,  Sabtu (9/5/2020).
&amp;ldquo;Dia tidak senang dengan para penggemar atau klub, tapi itu jelas  sesuatu yang terjadi di balik layar. Sekarang semuanya berbeda. Dia  punya senyum di wajahnya, klub membaik dan saya tidak melihat (alasan)  mengapa dia ingin pergi,&amp;rdquo; lanjut Steele.
</content:encoded></item></channel></rss>
