<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CEO Dortmund Komentari Rencana Memulai Kembali Liga Jerman 2019-2020</title><description>Liga Jerman mulai mendapat lampu hijau untuk bisa kembali dimulai.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/07/51/2210614/ceo-dortmund-komentari-rencana-memulai-kembali-liga-jerman-2019-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/07/51/2210614/ceo-dortmund-komentari-rencana-memulai-kembali-liga-jerman-2019-2020"/><item><title>CEO Dortmund Komentari Rencana Memulai Kembali Liga Jerman 2019-2020</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/07/51/2210614/ceo-dortmund-komentari-rencana-memulai-kembali-liga-jerman-2019-2020</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/07/51/2210614/ceo-dortmund-komentari-rencana-memulai-kembali-liga-jerman-2019-2020</guid><pubDate>Kamis 07 Mei 2020 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Djanti Virantika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/07/51/2210614/ceo-dortmund-komentari-rencana-memulai-kembali-liga-jerman-2019-2020-BNMpmZzOYF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Borussia Dortmund. (Foto: Twitter Borussia Dortmund)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/07/51/2210614/ceo-dortmund-komentari-rencana-memulai-kembali-liga-jerman-2019-2020-BNMpmZzOYF.jpg</image><title>Para pemain Borussia Dortmund. (Foto: Twitter Borussia Dortmund)</title></images><description>DORTMUND &amp;ndash; CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, mengomentari rencana memulai kembali Liga Jerman 2019-2020. Menurutnya, meski protokol kesehatan akan diterapkan saat pertandingan bisa kembali digelar, tetap tak ada risiko yang tidak dapat dihindari.
Watzke mengatakan tidak ada jaminan pemain tidak akan berisiko terinfeksi virus corona saat kembali bisa berlaga. Karena itu, ia kini hanya bisa berusaha keras untuk menjami kesehatan dan keselamatan bagi seluruh pihak di timnya jika pada akhirnya kompetisi harus kembali digelar.

Pada hari Rabu, kanselir Jerman Angel Merkel memberi lampu hijau agar kompetisi kembali dilanjutkan bulan ini. Hal itu membuat Liga Jerman menjadi kompetisi pertama dari lima liga top Eropa yang kembali selama pandemi. Bundesliga dihentikan pada bulan Maret dengan sembilan pertandingan tersisa untuk dimainkan.
BACA JUGA: Liga Jerman Mendapat Izin untuk Dimulai Lagi pada Paruh Kedua Mei
Sejatinya, pemerintah Jerman sendiri telah melarang pertemuan dalam jumlah besar hingga 31 Agustus 2020. Tetapi, Federasi Sepakbola Jerman (DFL) tetap akan berjuang untuk bisa memulai kompetisi, meski dengan opsi tertutup atau tanpa kehadiran penonton.Watzke sendiri menyatakan tidak mungkin menunggu keadaan sampai aman untuk memungkinkan penggemar kembali ke lapangan untuk menonton laga karena risiko ekonomi bagi klub. Tetapi, tindakan kesehatan dan keselamatan harus benar-benar diterapkan secara ketat, meski tak menjadi risiko penyebaran virus bisa dihentikan.
&amp;ldquo;Banyak industri sekarang perlahan-lahan mulai lagi sesuai dengan aturan ketat, dan ini berlaku untuk sepakbola profesional juga. Dalam konteks ini, kami di Borussia Dortmund sadar memiliki tanggung jawab besar. Kami akan, meski tak ada jaminan, akan melakukan segala daya kami untuk memastikan tingkat keamanan setinggi mungkin untuk mencegah infeksi baru di antara pemain dan keluarga mereka,&amp;rdquo; ujar Watzke, sebagaimana dikutip dari Goal, Kamis (7/5/2020).
&amp;ldquo;Harus bermain di balik pintu tertutup adalah tantangan besar, terutama bagi klub seperti BVB, yang menarik banyak kekuatan dari semangat para pendukungnya. Namun, secara ekonomi tidak mungkin bagi klub untuk memungkinkan Liga Jerman berhenti sejenak sampai penonton diizinkan kembali ke stadion,&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>DORTMUND &amp;ndash; CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, mengomentari rencana memulai kembali Liga Jerman 2019-2020. Menurutnya, meski protokol kesehatan akan diterapkan saat pertandingan bisa kembali digelar, tetap tak ada risiko yang tidak dapat dihindari.
Watzke mengatakan tidak ada jaminan pemain tidak akan berisiko terinfeksi virus corona saat kembali bisa berlaga. Karena itu, ia kini hanya bisa berusaha keras untuk menjami kesehatan dan keselamatan bagi seluruh pihak di timnya jika pada akhirnya kompetisi harus kembali digelar.

Pada hari Rabu, kanselir Jerman Angel Merkel memberi lampu hijau agar kompetisi kembali dilanjutkan bulan ini. Hal itu membuat Liga Jerman menjadi kompetisi pertama dari lima liga top Eropa yang kembali selama pandemi. Bundesliga dihentikan pada bulan Maret dengan sembilan pertandingan tersisa untuk dimainkan.
BACA JUGA: Liga Jerman Mendapat Izin untuk Dimulai Lagi pada Paruh Kedua Mei
Sejatinya, pemerintah Jerman sendiri telah melarang pertemuan dalam jumlah besar hingga 31 Agustus 2020. Tetapi, Federasi Sepakbola Jerman (DFL) tetap akan berjuang untuk bisa memulai kompetisi, meski dengan opsi tertutup atau tanpa kehadiran penonton.Watzke sendiri menyatakan tidak mungkin menunggu keadaan sampai aman untuk memungkinkan penggemar kembali ke lapangan untuk menonton laga karena risiko ekonomi bagi klub. Tetapi, tindakan kesehatan dan keselamatan harus benar-benar diterapkan secara ketat, meski tak menjadi risiko penyebaran virus bisa dihentikan.
&amp;ldquo;Banyak industri sekarang perlahan-lahan mulai lagi sesuai dengan aturan ketat, dan ini berlaku untuk sepakbola profesional juga. Dalam konteks ini, kami di Borussia Dortmund sadar memiliki tanggung jawab besar. Kami akan, meski tak ada jaminan, akan melakukan segala daya kami untuk memastikan tingkat keamanan setinggi mungkin untuk mencegah infeksi baru di antara pemain dan keluarga mereka,&amp;rdquo; ujar Watzke, sebagaimana dikutip dari Goal, Kamis (7/5/2020).
&amp;ldquo;Harus bermain di balik pintu tertutup adalah tantangan besar, terutama bagi klub seperti BVB, yang menarik banyak kekuatan dari semangat para pendukungnya. Namun, secara ekonomi tidak mungkin bagi klub untuk memungkinkan Liga Jerman berhenti sejenak sampai penonton diizinkan kembali ke stadion,&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
