<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Bisa Berprestasi seperti Messi dan Ronaldo, Sneijder Ogah Menyesal</title><description>Wesley Sneijder tak menyesali menjalani kariernya sebagai pesepakbola secara tak serius.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/06/51/2209816/tak-bisa-berprestasi-seperti-messi-dan-ronaldo-sneijder-ogah-menyesal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/06/51/2209816/tak-bisa-berprestasi-seperti-messi-dan-ronaldo-sneijder-ogah-menyesal"/><item><title>Tak Bisa Berprestasi seperti Messi dan Ronaldo, Sneijder Ogah Menyesal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/06/51/2209816/tak-bisa-berprestasi-seperti-messi-dan-ronaldo-sneijder-ogah-menyesal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/06/51/2209816/tak-bisa-berprestasi-seperti-messi-dan-ronaldo-sneijder-ogah-menyesal</guid><pubDate>Rabu 06 Mei 2020 06:27 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/06/51/2209816/tak-bisa-berprestasi-seperti-messi-dan-ronaldo-sneijder-ogah-menyesal-EFksaz1Bx2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Javier Zanetti dan Wesley Sneijder (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/06/51/2209816/tak-bisa-berprestasi-seperti-messi-dan-ronaldo-sneijder-ogah-menyesal-EFksaz1Bx2.jpg</image><title>Javier Zanetti dan Wesley Sneijder (Foto: AFP)</title></images><description>AMSTERDAM &amp;ndash; Pernyataan mengejutkan datang dari mantan penggawa Inter Milan yang pada 2019 memutuskan pensiun, Wesley Sneijder. Pasalnya, ia menyebut bahwa ia bisa saja menjadi sukses seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi jika ia menginginkannya.
Sneijder sendiri sejatinya bukan pesepakbola kacangan kala ia masih aktif bermain. Pada musim 2009-2010, Sneijder menjadi sosok penting lantaran mengantarkan Inter meraih treble winner. Selain itu, Sneijder juga berhasil membawa Timnas Belanda tampil di partai final Piala Dunia 2010.
Baca juga: Peluang Juventus dan Duo Milan Datangkan Tonali Lebih Besar

Pada saat itu, Sneijder merupakan pemain yang dianggap paling layak untuk memenangkan trofi Ballon d&amp;rsquo;Or. Kendati demikian, penghargaan bergengsi tersebut justru jatuh ke tangan Messi, yang mana masih membuat Sneijder merasa sakit hati hingga sekarang.
Terlepas dari kejadian tersebut, Sneijder menganggap kalau dirinya sebenarnya bisa saja meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or beberapa kali layaknya Ronaldo dan Messi. Akan tetapi, hal itu tak terjadi lantaran Sneijder merasa dirinya tak terlalu serius menjalani karier sebagai pesepakbola dan ia tak menyesal.
&amp;ldquo;Jika saya memberikan hidup saya 100% untuk olahraga ini, saya akan  bergabung dengan daftar Cristiano dan Messi. Saya tahu itu. Tapi saya  tidak menginginkannya, dan saya tidak menyesalinya. Bukannya saya tidak  bisa melakukannya, saya hanya tidak ingin,&quot; ujar Sneijder, menyadur dari Give Me Sport, Rabu (6/5/2020).
Sneijder mulai mengalami penurunan performa pada 2013, hingga  akhirnya ia pun dilepas Inter ke Galatasaray. Saat itu usia Sneijder 29  tahun, yang mana seharusnya menjadi usia emas bagi seorang pesepakbola.
</description><content:encoded>AMSTERDAM &amp;ndash; Pernyataan mengejutkan datang dari mantan penggawa Inter Milan yang pada 2019 memutuskan pensiun, Wesley Sneijder. Pasalnya, ia menyebut bahwa ia bisa saja menjadi sukses seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi jika ia menginginkannya.
Sneijder sendiri sejatinya bukan pesepakbola kacangan kala ia masih aktif bermain. Pada musim 2009-2010, Sneijder menjadi sosok penting lantaran mengantarkan Inter meraih treble winner. Selain itu, Sneijder juga berhasil membawa Timnas Belanda tampil di partai final Piala Dunia 2010.
Baca juga: Peluang Juventus dan Duo Milan Datangkan Tonali Lebih Besar

Pada saat itu, Sneijder merupakan pemain yang dianggap paling layak untuk memenangkan trofi Ballon d&amp;rsquo;Or. Kendati demikian, penghargaan bergengsi tersebut justru jatuh ke tangan Messi, yang mana masih membuat Sneijder merasa sakit hati hingga sekarang.
Terlepas dari kejadian tersebut, Sneijder menganggap kalau dirinya sebenarnya bisa saja meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or beberapa kali layaknya Ronaldo dan Messi. Akan tetapi, hal itu tak terjadi lantaran Sneijder merasa dirinya tak terlalu serius menjalani karier sebagai pesepakbola dan ia tak menyesal.
&amp;ldquo;Jika saya memberikan hidup saya 100% untuk olahraga ini, saya akan  bergabung dengan daftar Cristiano dan Messi. Saya tahu itu. Tapi saya  tidak menginginkannya, dan saya tidak menyesalinya. Bukannya saya tidak  bisa melakukannya, saya hanya tidak ingin,&quot; ujar Sneijder, menyadur dari Give Me Sport, Rabu (6/5/2020).
Sneijder mulai mengalami penurunan performa pada 2013, hingga  akhirnya ia pun dilepas Inter ke Galatasaray. Saat itu usia Sneijder 29  tahun, yang mana seharusnya menjadi usia emas bagi seorang pesepakbola.
</content:encoded></item></channel></rss>
