<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luis Figo Ungkap Rasa Tidak Senangnya terhadap Roberto Mancini</title><description>Luis Figo memiliki hubungan yang tak terlalu baik dengan Roberto Mancini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/03/51/2208524/luis-figo-ungkap-rasa-tidak-senangnya-terhadap-roberto-mancini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/03/51/2208524/luis-figo-ungkap-rasa-tidak-senangnya-terhadap-roberto-mancini"/><item><title>Luis Figo Ungkap Rasa Tidak Senangnya terhadap Roberto Mancini</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/03/51/2208524/luis-figo-ungkap-rasa-tidak-senangnya-terhadap-roberto-mancini</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/03/51/2208524/luis-figo-ungkap-rasa-tidak-senangnya-terhadap-roberto-mancini</guid><pubDate>Minggu 03 Mei 2020 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/03/51/2208524/luis-figo-ungkap-rasa-tidak-senangnya-terhadap-roberto-mancini-WyKZH8m1R0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Roberto Mancini dan Luis Figo (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/03/51/2208524/luis-figo-ungkap-rasa-tidak-senangnya-terhadap-roberto-mancini-WyKZH8m1R0.jpg</image><title>Roberto Mancini dan Luis Figo (Foto: AFP)</title></images><description>LISBON &amp;ndash; Melalui Instagram Live, legenda sepakbola Portugal, Luis Figo, menceritakan tentang hubungannya dengan para pelatih yang pernah menanganinya kala ia masih menjadi pemain. Akan tetapi, ternyata ada satu sosok yang tidak terlalu disukainya, yaitu Roberto Mancini.
Selama berkarier sebagai pesepakbola Figo sejatiya cukup sering berganti klub. Itulah mengapa ia telah merasakan bekerja sama dengan berbagai tipe pelatih. Adapun satu yang menurutnya memberi pengaruh besar dalam kariernya adalah Carlos Queiroz.
Baca juga: Figo Sudah Maafkan Komentar Nyeleneh Ronaldo soal Istrinya

Figo bekerja sama dengan Queiroz saat berda di Timnas Portugal U-20 pada 1990 dan Sporting Lisbon (1993). Pada saat itu, Figo mendapat banyak masukan dari Queiroz yang membuatnya mampu mengembangkan karier. Kemudian mereka dipertemukan lagi di Real Madrid pada 2003.
Jika Figo merasa sangat bahagia bisa dilatih oleh Queiroz, namun yang ia rasakan terhadap Mancini justru sebaliknya. Sebab, ketika membela Inter di bawah arahan Mancini, Figo hampir selalu menjadi cadangan. Kalaupun mendapat kesempatan bermain, itu sudah di menit-menit akhir.
&amp;ldquo;Saya bersenang-senang dengan hampir semua pelatih, terutama dengan  Queiroz yang merupakan yang paling penting dalam karier saya. Bersama  (Johan) Cruyff, saya memiliki pengalaman yang tak terlupakan di  Barcelona. Lalu saya memiliki (Luiz Felipe) Scolari, (Jose) Mourinho di  Inter, dan (Vicente) Del Bosque, semua pelatih hebat,&quot; tutur Figo dalam  Instagram Live, Minggu (3/5/2020).
&amp;ldquo;Saya menderita di Inter (di bawah arahan Mancini), tetapi bukan  karena saya sedikit bermain. Saya berusia 34 tahun ketika itu, saya tahu  apa yang bisa saya berikan, tetapi tidak normal bagi seseorang untuk  mencadangkan Anda selama 85 menit dan kemudian menempatkan Anda di akhir  permainan untuk melihat apakah Anda meledak. Anda harus menjadi seorang  profesional terbaik dan menerima segalanya, tetapi kemudian hubungannya  tidak sama,&amp;rdquo; jelasnya.
</description><content:encoded>LISBON &amp;ndash; Melalui Instagram Live, legenda sepakbola Portugal, Luis Figo, menceritakan tentang hubungannya dengan para pelatih yang pernah menanganinya kala ia masih menjadi pemain. Akan tetapi, ternyata ada satu sosok yang tidak terlalu disukainya, yaitu Roberto Mancini.
Selama berkarier sebagai pesepakbola Figo sejatiya cukup sering berganti klub. Itulah mengapa ia telah merasakan bekerja sama dengan berbagai tipe pelatih. Adapun satu yang menurutnya memberi pengaruh besar dalam kariernya adalah Carlos Queiroz.
Baca juga: Figo Sudah Maafkan Komentar Nyeleneh Ronaldo soal Istrinya

Figo bekerja sama dengan Queiroz saat berda di Timnas Portugal U-20 pada 1990 dan Sporting Lisbon (1993). Pada saat itu, Figo mendapat banyak masukan dari Queiroz yang membuatnya mampu mengembangkan karier. Kemudian mereka dipertemukan lagi di Real Madrid pada 2003.
Jika Figo merasa sangat bahagia bisa dilatih oleh Queiroz, namun yang ia rasakan terhadap Mancini justru sebaliknya. Sebab, ketika membela Inter di bawah arahan Mancini, Figo hampir selalu menjadi cadangan. Kalaupun mendapat kesempatan bermain, itu sudah di menit-menit akhir.
&amp;ldquo;Saya bersenang-senang dengan hampir semua pelatih, terutama dengan  Queiroz yang merupakan yang paling penting dalam karier saya. Bersama  (Johan) Cruyff, saya memiliki pengalaman yang tak terlupakan di  Barcelona. Lalu saya memiliki (Luiz Felipe) Scolari, (Jose) Mourinho di  Inter, dan (Vicente) Del Bosque, semua pelatih hebat,&quot; tutur Figo dalam  Instagram Live, Minggu (3/5/2020).
&amp;ldquo;Saya menderita di Inter (di bawah arahan Mancini), tetapi bukan  karena saya sedikit bermain. Saya berusia 34 tahun ketika itu, saya tahu  apa yang bisa saya berikan, tetapi tidak normal bagi seseorang untuk  mencadangkan Anda selama 85 menit dan kemudian menempatkan Anda di akhir  permainan untuk melihat apakah Anda meledak. Anda harus menjadi seorang  profesional terbaik dan menerima segalanya, tetapi kemudian hubungannya  tidak sama,&amp;rdquo; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
