<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Balotelli Tak Pernah Menyesal Tolak Tawaran Barcelona</title><description>Mario Balotelli tak menyesali keputusannya menolak Barcelona.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/01/51/2207591/balotelli-tak-pernah-menyesal-tolak-tawaran-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/01/51/2207591/balotelli-tak-pernah-menyesal-tolak-tawaran-barcelona"/><item><title>Balotelli Tak Pernah Menyesal Tolak Tawaran Barcelona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/01/51/2207591/balotelli-tak-pernah-menyesal-tolak-tawaran-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/01/51/2207591/balotelli-tak-pernah-menyesal-tolak-tawaran-barcelona</guid><pubDate>Jum'at 01 Mei 2020 02:27 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/01/51/2207591/balotelli-tak-pernah-menyesal-tolak-tawaran-barcelona-ZdxzusMjtH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mario Balotelli (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/01/51/2207591/balotelli-tak-pernah-menyesal-tolak-tawaran-barcelona-ZdxzusMjtH.jpg</image><title>Mario Balotelli (Foto: AFP)</title></images><description>BRESCIA &amp;ndash; Penyerang Brescia, Mario Balotelli, pernah digadang-gadang akan menjadi striker masa depan Timnas Italia. Sebab, ketika masih muda, Balotelli telah menunjukkan kapasitasnya dalam membobol gawang lawan. Hal itulah yang kemudian membuat sejumlah klub elite Eropa tertarik merekrutnya, termasuk Barcelona.
Balotelli merupakan pemain didikan akademi sepakbola Lumizzane. Ketika berusia 15 tahun, yakni pada 2006, Balotelli mendapat tawaran untuk bergabung dengan Barca. Akan tetapi, kala itu Balotelli lebih memilih Inter yang juga meminatinya.
Baca juga: Di Tengah Wabah Virus Corona, Jordi Alba Punya Kabar Gembira

Diakui oleh striker keturunan Ghana itu bahwa ia tak pernah menyesali keputusannya tersebut. Pasalnya, selama membela Nerazzurri, Balotelli telah memenangkan banyak trofi, yakni tiga gelar juara Liga Italia, satu Piala Super Italia, dan satu trofi Liga Champions.
Tidak hanya itu, dalam proses memenangkan trofi Liga Champions tersebut pada musim 2009-2010, Inter sejatinya menumbangkan Barca di babak semifinal. Maka dari itu, Balotelli tak merasa dirinya perlu menyesal karena menolak tawaran Blaugrana.
&amp;ldquo;Apakah saya menyesal tidak pergi ke Barcelona? Tidak, saya  memenangkan hampir semua hal dengan Inter, lalu kami mengalahkan mereka  di semi final Liga Champions pada tahun kami memenangkannya. Kami  berbicara tentang dua klub top, tetapi pergi ke Nerazzurri adalah  pilihan yang tepat,&amp;rdquo; ungkap Balotelli, seperti dilansir dari Sempre  Inter, Jumat (1/5/2020).
Balotelli sebenarnya adalah seorang fans AC Milan, yang sejatinya  adalah rival abadi Inter. Akan tetapi, pemain 29 tahun itu mengakui  bahwa dirinya juga mencintai Inter. Kesempatan Balotelli untuk membela  Milan baru terwujud pada 2013. Sayangnya, Balotelli gagal mengangkat  Milan yang saat itu sedang terpuruk.
</description><content:encoded>BRESCIA &amp;ndash; Penyerang Brescia, Mario Balotelli, pernah digadang-gadang akan menjadi striker masa depan Timnas Italia. Sebab, ketika masih muda, Balotelli telah menunjukkan kapasitasnya dalam membobol gawang lawan. Hal itulah yang kemudian membuat sejumlah klub elite Eropa tertarik merekrutnya, termasuk Barcelona.
Balotelli merupakan pemain didikan akademi sepakbola Lumizzane. Ketika berusia 15 tahun, yakni pada 2006, Balotelli mendapat tawaran untuk bergabung dengan Barca. Akan tetapi, kala itu Balotelli lebih memilih Inter yang juga meminatinya.
Baca juga: Di Tengah Wabah Virus Corona, Jordi Alba Punya Kabar Gembira

Diakui oleh striker keturunan Ghana itu bahwa ia tak pernah menyesali keputusannya tersebut. Pasalnya, selama membela Nerazzurri, Balotelli telah memenangkan banyak trofi, yakni tiga gelar juara Liga Italia, satu Piala Super Italia, dan satu trofi Liga Champions.
Tidak hanya itu, dalam proses memenangkan trofi Liga Champions tersebut pada musim 2009-2010, Inter sejatinya menumbangkan Barca di babak semifinal. Maka dari itu, Balotelli tak merasa dirinya perlu menyesal karena menolak tawaran Blaugrana.
&amp;ldquo;Apakah saya menyesal tidak pergi ke Barcelona? Tidak, saya  memenangkan hampir semua hal dengan Inter, lalu kami mengalahkan mereka  di semi final Liga Champions pada tahun kami memenangkannya. Kami  berbicara tentang dua klub top, tetapi pergi ke Nerazzurri adalah  pilihan yang tepat,&amp;rdquo; ungkap Balotelli, seperti dilansir dari Sempre  Inter, Jumat (1/5/2020).
Balotelli sebenarnya adalah seorang fans AC Milan, yang sejatinya  adalah rival abadi Inter. Akan tetapi, pemain 29 tahun itu mengakui  bahwa dirinya juga mencintai Inter. Kesempatan Balotelli untuk membela  Milan baru terwujud pada 2013. Sayangnya, Balotelli gagal mengangkat  Milan yang saat itu sedang terpuruk.
</content:encoded></item></channel></rss>
