<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pioli Jadikan Liverpool, Bayern, dan Man City Acuan dalam Menggarap Milan</title><description>Stefano Pioli melihat klub lain untuk menambah wawasannya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/01/47/2207603/pioli-jadikan-liverpool-bayern-dan-man-city-acuan-dalam-menggarap-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/05/01/47/2207603/pioli-jadikan-liverpool-bayern-dan-man-city-acuan-dalam-menggarap-milan"/><item><title>Pioli Jadikan Liverpool, Bayern, dan Man City Acuan dalam Menggarap Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/05/01/47/2207603/pioli-jadikan-liverpool-bayern-dan-man-city-acuan-dalam-menggarap-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/05/01/47/2207603/pioli-jadikan-liverpool-bayern-dan-man-city-acuan-dalam-menggarap-milan</guid><pubDate>Jum'at 01 Mei 2020 04:55 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/01/47/2207603/pioli-jadikan-liverpool-bayern-dan-man-city-acuan-dalam-menggarap-milan-Uxu3fyZyhK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih AC Milan, Stefano Pioli (Foto: Laman resmi AC Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/01/47/2207603/pioli-jadikan-liverpool-bayern-dan-man-city-acuan-dalam-menggarap-milan-Uxu3fyZyhK.jpg</image><title>Pelatih AC Milan, Stefano Pioli (Foto: Laman resmi AC Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, sejatinya adalah orang yang suka belajar. Meski sudah lama bekerja sebagai pelatih sepakbola, namun Pioli selalu melihat perkembangan yang terjadi dan memperhatikan klub-klub lain. Karena dengan begitu ia bisa memperluas wawasannya.
Untuk saat ini, Pioli menilia Liverpool, Bayern Munich, dan Manchester City adalah tim-tim yang layak dijadikan acuan. Sebab, mereka tidak hanya memperagakan permainan sepakbola yang atraktif, namun juga telah membuktikan diri dengan memperoleh hasil di lapangan.
Baca juga: Didekati Juventus, Balotelli Pilih Ikuti Kata Hati ke Milan

Terlebih lagi, ketiga tim itu ditangani oleh pelatih-pelatih jempolan, seperti Josep Guardiola dan Jurgen Klopp. Menurut Pioli, mereka adalah orang-orang yang berani membuat terobosan dengan gaya permainan mereka sendiri.
&amp;ldquo;Saya melihat Liverpool, Bayern, dan Manchester City, saya memperbarui diri dengan melihat tim-tim ini.  Ketika saya melihat tim yang percaya pada apa yang dilakukannya itu menggairahkan saya, karena saya hampir tidak pernah memenangkan apa pun. Pelatih yang menjadi pemenang adalah orang yang mencapai tujuan yang ditetapkan pada awal musim,&amp;rdquo; ujar Pioli, menukil dari Sempre Milan, Jumat (1/5/2020).
Lebih lanjut, Pioli pun menceritakan tentang pendekatan yang  dilakukannya agar bisa akrab dan memahami para pemain. Menurutnya, itu  adalah hal yang penting untuk memaksimalkan potensi pemain. Maka dari  itu, ia sebisa mungkin menjadi akrab dengan para pemainnya.
&amp;ldquo;Saya mengajukan banyak pertanyaan kepada para pemain, saya mencoba  memahami kepribadian mereka, melalui jawaban mereka. Saya ingin mencoba  memahami bagaimana cara merangsang dan memotivasi mereka. Mengetahui  suasana hati mereka. Anda mengerti jika itu harus ditenangkan atau  distimulasi. Bahkan lelucon sederhana saja sudah cukup,&amp;rdquo; jelasnya.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, sejatinya adalah orang yang suka belajar. Meski sudah lama bekerja sebagai pelatih sepakbola, namun Pioli selalu melihat perkembangan yang terjadi dan memperhatikan klub-klub lain. Karena dengan begitu ia bisa memperluas wawasannya.
Untuk saat ini, Pioli menilia Liverpool, Bayern Munich, dan Manchester City adalah tim-tim yang layak dijadikan acuan. Sebab, mereka tidak hanya memperagakan permainan sepakbola yang atraktif, namun juga telah membuktikan diri dengan memperoleh hasil di lapangan.
Baca juga: Didekati Juventus, Balotelli Pilih Ikuti Kata Hati ke Milan

Terlebih lagi, ketiga tim itu ditangani oleh pelatih-pelatih jempolan, seperti Josep Guardiola dan Jurgen Klopp. Menurut Pioli, mereka adalah orang-orang yang berani membuat terobosan dengan gaya permainan mereka sendiri.
&amp;ldquo;Saya melihat Liverpool, Bayern, dan Manchester City, saya memperbarui diri dengan melihat tim-tim ini.  Ketika saya melihat tim yang percaya pada apa yang dilakukannya itu menggairahkan saya, karena saya hampir tidak pernah memenangkan apa pun. Pelatih yang menjadi pemenang adalah orang yang mencapai tujuan yang ditetapkan pada awal musim,&amp;rdquo; ujar Pioli, menukil dari Sempre Milan, Jumat (1/5/2020).
Lebih lanjut, Pioli pun menceritakan tentang pendekatan yang  dilakukannya agar bisa akrab dan memahami para pemain. Menurutnya, itu  adalah hal yang penting untuk memaksimalkan potensi pemain. Maka dari  itu, ia sebisa mungkin menjadi akrab dengan para pemainnya.
&amp;ldquo;Saya mengajukan banyak pertanyaan kepada para pemain, saya mencoba  memahami kepribadian mereka, melalui jawaban mereka. Saya ingin mencoba  memahami bagaimana cara merangsang dan memotivasi mereka. Mengetahui  suasana hati mereka. Anda mengerti jika itu harus ditenangkan atau  distimulasi. Bahkan lelucon sederhana saja sudah cukup,&amp;rdquo; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
