<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pernah Dipecat Arsenal, Emery Tak Kapok Tangani Klub Liga Inggris</title><description>Unai Emery masih tertarik menangani klub Liga Inggris suatu hari nanti.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/51/2207312/pernah-dipecat-arsenal-emery-tak-kapok-tangani-klub-liga-inggris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/51/2207312/pernah-dipecat-arsenal-emery-tak-kapok-tangani-klub-liga-inggris"/><item><title>Pernah Dipecat Arsenal, Emery Tak Kapok Tangani Klub Liga Inggris</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/51/2207312/pernah-dipecat-arsenal-emery-tak-kapok-tangani-klub-liga-inggris</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/51/2207312/pernah-dipecat-arsenal-emery-tak-kapok-tangani-klub-liga-inggris</guid><pubDate>Kamis 30 April 2020 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/30/51/2207312/pernah-dipecat-arsenal-emery-tak-kapok-tangani-klub-liga-inggris-5pM2SGBykP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emery siap kembali tangani klub Liga Inggris. (Foto: REUTERS/Michael Dalder)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/30/51/2207312/pernah-dipecat-arsenal-emery-tak-kapok-tangani-klub-liga-inggris-5pM2SGBykP.jpg</image><title>Emery siap kembali tangani klub Liga Inggris. (Foto: REUTERS/Michael Dalder)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Pelatih asal Spanyol, Unai Emery, tidak kapok kembali menangani klub Liga Inggris suatu hari nanti. Juru taktik berpaspor Spanyol itu siap jika nantinya kembali mendapat kesempatan berkarya bersama klub asal Inggris.
Sebelumnya, Emery 1,5 tahun menangani salah satu klub Liga Inggris, Arsenal. Musim pertama bersama Arsenal dilalui Emery dengan cukup baik. Ia membawa Arsenal finis di posisi lima Liga Inggris 2018-2019, plus melaju ke final Liga Eropa.

Hanya saja di musim keduanya bersama Arsenal, hasil yang didapat bersama The Gunners &amp;ndash;julukan Arsenal&amp;ndash; jauh dari kata baik. Sempat dari 27 Oktober hingga 28 November 2019, Arsenal gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga beruntun.
BACA JUGA: 5 Alasan Chelsea Wajib Datangkan Coutinho pada Musim Panas 2020
Alhasil pada 29 November 2019, palu pemecatan diketuk dan Emery terpental dari statusnya sebagai pelatih Arsenal. Sebenarnya setelah dipecat Arsenal, Emery sempat menjalani wawancara bersama Everton.Kala itu, manajemen Everton menyiapkan Emery untuk menggantikan posisi Marco Silva yang dipecat. Hanya saja, Everton lebih menjatuhkan pilihan kepada Carlo Ancelotti, alih-alih Emery.
&amp;ldquo;Di Spanyol, Inggris, Italia dan Prancis di tempat lain (saat ditanya liga mana yang ingin dicoba Emery). Namun, jika boleh memilih saya ingin melanjutkan karier di Liga Spanyol,&amp;rdquo; kata Emery mengutip daru Daily Star, Kamis (30/4/20200.
Setelah meninggalkan Sevilla pada 2016, Emery berkarier di luar Spanyol, tepatnya bersama Paris Saint-Germain (2016-2018) dan Arsenal (2018-2019). Karena itulah, Emery merasa rindu dengan atmosfer sepakbola Spanyol. Terlebih bersama klub asal Spanyol, Emery sempat meraih prestasi apik dengan membawa Sevilla hattrick kampiun Liga Eropa.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Pelatih asal Spanyol, Unai Emery, tidak kapok kembali menangani klub Liga Inggris suatu hari nanti. Juru taktik berpaspor Spanyol itu siap jika nantinya kembali mendapat kesempatan berkarya bersama klub asal Inggris.
Sebelumnya, Emery 1,5 tahun menangani salah satu klub Liga Inggris, Arsenal. Musim pertama bersama Arsenal dilalui Emery dengan cukup baik. Ia membawa Arsenal finis di posisi lima Liga Inggris 2018-2019, plus melaju ke final Liga Eropa.

Hanya saja di musim keduanya bersama Arsenal, hasil yang didapat bersama The Gunners &amp;ndash;julukan Arsenal&amp;ndash; jauh dari kata baik. Sempat dari 27 Oktober hingga 28 November 2019, Arsenal gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga beruntun.
BACA JUGA: 5 Alasan Chelsea Wajib Datangkan Coutinho pada Musim Panas 2020
Alhasil pada 29 November 2019, palu pemecatan diketuk dan Emery terpental dari statusnya sebagai pelatih Arsenal. Sebenarnya setelah dipecat Arsenal, Emery sempat menjalani wawancara bersama Everton.Kala itu, manajemen Everton menyiapkan Emery untuk menggantikan posisi Marco Silva yang dipecat. Hanya saja, Everton lebih menjatuhkan pilihan kepada Carlo Ancelotti, alih-alih Emery.
&amp;ldquo;Di Spanyol, Inggris, Italia dan Prancis di tempat lain (saat ditanya liga mana yang ingin dicoba Emery). Namun, jika boleh memilih saya ingin melanjutkan karier di Liga Spanyol,&amp;rdquo; kata Emery mengutip daru Daily Star, Kamis (30/4/20200.
Setelah meninggalkan Sevilla pada 2016, Emery berkarier di luar Spanyol, tepatnya bersama Paris Saint-Germain (2016-2018) dan Arsenal (2018-2019). Karena itulah, Emery merasa rindu dengan atmosfer sepakbola Spanyol. Terlebih bersama klub asal Spanyol, Emery sempat meraih prestasi apik dengan membawa Sevilla hattrick kampiun Liga Eropa.
</content:encoded></item></channel></rss>
