<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Barcelona Salah Pinjamkan Coutinho ke Bayern Munich</title><description>Mantan Drektur Teknis Barcelona menilai Philippe Coutinho bisa bersinar seandainya tidak dipinjamkan ke Bayern.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/51/2206995/barcelona-salah-pinjamkan-coutinho-ke-bayern-munich</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/51/2206995/barcelona-salah-pinjamkan-coutinho-ke-bayern-munich"/><item><title>Barcelona Salah Pinjamkan Coutinho ke Bayern Munich</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/51/2206995/barcelona-salah-pinjamkan-coutinho-ke-bayern-munich</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/51/2206995/barcelona-salah-pinjamkan-coutinho-ke-bayern-munich</guid><pubDate>Kamis 30 April 2020 04:43 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/30/51/2206995/barcelona-salah-pinjamkan-coutinho-ke-bayern-munich-dOUpn2mEMH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Philippe Coutinho (Foto: Media Bayern Munich)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/30/51/2206995/barcelona-salah-pinjamkan-coutinho-ke-bayern-munich-dOUpn2mEMH.jpg</image><title>Philippe Coutinho (Foto: Media Bayern Munich)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Gagal memberikan performa yang memuaskan sejak didatangkan dari Liverpool pada Januari 2018 membuat Barcelona mengambil keputusan untuk meminjamkan Philippe Coutinho ke Bayern Muncih di musim panas 2019. Akan tetapi, menurut mantan Direktur Teknis Barcelona, Robert Fernandez, hal itu justru menjadi kesalahan yang dibuat Blaugrana.
Fernandez adalah orang yang bertanggung jawab ketika mendatangkan Coutinho. Akan tetapi, ketika Coutinho dipinjamkan ke Bayern, Fernandez telah angkat kaki dari Barca. Ia pun menilai Blaugrana telah melakukan kekeliruan. Sebab, seandainya Coutinho masih bertahan sekarang, performa Barca akan menjadi jauh lebih baik.
Baca juga: Barcelona Ibarat Rumah untuk Arthur Melo

Sebagaimana diketahui, gaya bermain Barca adalah dengan menguasai bola dan melakukan operan pendek. Akan tetapi, Fernandez sadar bahwa Barca tak akan bisa menang jika hanya mengandalkan operan. Dibutuhkan pemain seperti Coutinho yang memiliki kecepatan untuk merangsek ke wilayah lawan dan menghancurkan pertahanan mereka.
&quot;Menyaksikan tim Barcelona ini, Anda membutuhkan pemain yang bisa menyerang cepat, membuat lawan menjadi tak seimbang. Mengoper dan mengoper bola itu bagus, tetapi Anda membutuhkan kapasitas untuk membuat lawan menjadi tidak seimbang,&amp;rdquo; tutur Fernandez, menyadur dari Goal, Kamis (30/4/2020).
&amp;ldquo;Pasalnya, tidak mungkin memenangkan pertandingan hanya dengan  mengoper. Saya pikir Busquets, Arthur, De Jong, Rakitic penting, dan  Coutinho saya pikir dia tidak boleh pergi. Barcelona berbeda dari yang  lain, penguasaan dan penanganan bola yang baik diperlukan dan Coutinho  memiliki kualitas yang luar biasa,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Dia sering mencetak gol, jadi saya tidak pernah mengerti mengapa dia  dipinjamkan. Ini hanya tentang menemukan posisinya yang tepat di  lapangan. Mungkin sesuatu bisa dilakukan lebih baik dengannya atau  mungkin pemain menemukan dirinya dalam situasi yang buruk,&amp;rdquo; tukas  Fernandez.
</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Gagal memberikan performa yang memuaskan sejak didatangkan dari Liverpool pada Januari 2018 membuat Barcelona mengambil keputusan untuk meminjamkan Philippe Coutinho ke Bayern Muncih di musim panas 2019. Akan tetapi, menurut mantan Direktur Teknis Barcelona, Robert Fernandez, hal itu justru menjadi kesalahan yang dibuat Blaugrana.
Fernandez adalah orang yang bertanggung jawab ketika mendatangkan Coutinho. Akan tetapi, ketika Coutinho dipinjamkan ke Bayern, Fernandez telah angkat kaki dari Barca. Ia pun menilai Blaugrana telah melakukan kekeliruan. Sebab, seandainya Coutinho masih bertahan sekarang, performa Barca akan menjadi jauh lebih baik.
Baca juga: Barcelona Ibarat Rumah untuk Arthur Melo

Sebagaimana diketahui, gaya bermain Barca adalah dengan menguasai bola dan melakukan operan pendek. Akan tetapi, Fernandez sadar bahwa Barca tak akan bisa menang jika hanya mengandalkan operan. Dibutuhkan pemain seperti Coutinho yang memiliki kecepatan untuk merangsek ke wilayah lawan dan menghancurkan pertahanan mereka.
&quot;Menyaksikan tim Barcelona ini, Anda membutuhkan pemain yang bisa menyerang cepat, membuat lawan menjadi tak seimbang. Mengoper dan mengoper bola itu bagus, tetapi Anda membutuhkan kapasitas untuk membuat lawan menjadi tidak seimbang,&amp;rdquo; tutur Fernandez, menyadur dari Goal, Kamis (30/4/2020).
&amp;ldquo;Pasalnya, tidak mungkin memenangkan pertandingan hanya dengan  mengoper. Saya pikir Busquets, Arthur, De Jong, Rakitic penting, dan  Coutinho saya pikir dia tidak boleh pergi. Barcelona berbeda dari yang  lain, penguasaan dan penanganan bola yang baik diperlukan dan Coutinho  memiliki kualitas yang luar biasa,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Dia sering mencetak gol, jadi saya tidak pernah mengerti mengapa dia  dipinjamkan. Ini hanya tentang menemukan posisinya yang tepat di  lapangan. Mungkin sesuatu bisa dilakukan lebih baik dengannya atau  mungkin pemain menemukan dirinya dalam situasi yang buruk,&amp;rdquo; tukas  Fernandez.
</content:encoded></item></channel></rss>
