<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juventus Rekrut Ronaldo demi Popularitas?</title><description>Juventus merekrut Cristiano Ronaldo agar lebih populer.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/47/2207001/juventus-rekrut-ronaldo-demi-popularitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/47/2207001/juventus-rekrut-ronaldo-demi-popularitas"/><item><title>Juventus Rekrut Ronaldo demi Popularitas?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/47/2207001/juventus-rekrut-ronaldo-demi-popularitas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/30/47/2207001/juventus-rekrut-ronaldo-demi-popularitas</guid><pubDate>Kamis 30 April 2020 05:54 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/30/47/2207001/juventus-rekrut-ronaldo-demi-popularitas-gmX9zFEX76.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/30/47/2207001/juventus-rekrut-ronaldo-demi-popularitas-gmX9zFEX76.jpg</image><title>Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Juventus merekrut Cristiano Ronaldo dari Real Madrid dengan mahar 117 juta euro pada bursa transfer musim panas 2018. Bianconeri rela merogoh kocek dalam untuk mendapatkan jasa Ronaldo karena ternyata mereka ingin meningkatkan popularitasnya.
Hal itu disampaikan oleh penulis La fine del calico italiano, Marco Bellinazzo. Ia menerangkan bahwa meski prestasi Juventus di pentas Liga Italia terbilang luar biasa, namun secara global, popularitas dan merek dagang Bianconeri masih kalah dari Manchester United, Real Madrid, dan Barcelona.
Baca juga: CR7 Hanya Punya 4 Trik, Tak Sebanding dengan Ronaldo dari Brasil

Maka dari itu, dalam upaya Juve merambah pasar dunia dan menjadi merek dagang global, mereka membutuhkan sosok superstar, yang mana pilihan itu jatuh kepada Ronaldo. Selain itu, secara kualitas Ronaldo sendiri juga masih mampu tampil di level terbaiknya.
Hasilnya tak percuma, meski Ronaldo ditebus dengan harga selangit, namun Juve langsung balik modal melalui penjualan jersey CR7. Kehadiran Ronaldo juga membuat Juve mengalami peningkatan followers di media sosial, yang mana menurut Bellinazzo itu adalah hal krusial di era digital sekarang ini.

&amp;ldquo;Juventus telah tumbuh dari tahun ke tahun sejak (Andrea) Agnelli  mengambil alih pada tahun 2010, tetapi mereka tahu bahwa untuk menjadi  klub top di tingkat Eropa mereka harus memperluas daya tarik mereka di  luar batas-batas Liga Italia,&quot; ujar Bellinazzo, melansir dari Express,  Kamis (30/4/2020).
&quot;Juventus berusaha memposisikan diri bersama klub-klub dengan daya  tarik global yang besar dan anggaran besar seperti Real Madrid,  Barcelona, Manchester United. Untuk bersaing dengan klub-klub ini, Anda  perlu memiliki skuad yang kuat, dan juga pemain penting dalam skuad yang  memiliki banyak pengikut di media sosial,&amp;rdquo; lanjutnya.
&quot;Kualitas ditambah dengan popularitas memungkinkan klub untuk  meningkatkan pendapatannya. Karena itu, Ronaldo adalah perekrutan  sempurna bagi Juventus untuk mencapai kedua tujuan mereka tersebut,&amp;rdquo;  pungkas Bellinazzo.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Juventus merekrut Cristiano Ronaldo dari Real Madrid dengan mahar 117 juta euro pada bursa transfer musim panas 2018. Bianconeri rela merogoh kocek dalam untuk mendapatkan jasa Ronaldo karena ternyata mereka ingin meningkatkan popularitasnya.
Hal itu disampaikan oleh penulis La fine del calico italiano, Marco Bellinazzo. Ia menerangkan bahwa meski prestasi Juventus di pentas Liga Italia terbilang luar biasa, namun secara global, popularitas dan merek dagang Bianconeri masih kalah dari Manchester United, Real Madrid, dan Barcelona.
Baca juga: CR7 Hanya Punya 4 Trik, Tak Sebanding dengan Ronaldo dari Brasil

Maka dari itu, dalam upaya Juve merambah pasar dunia dan menjadi merek dagang global, mereka membutuhkan sosok superstar, yang mana pilihan itu jatuh kepada Ronaldo. Selain itu, secara kualitas Ronaldo sendiri juga masih mampu tampil di level terbaiknya.
Hasilnya tak percuma, meski Ronaldo ditebus dengan harga selangit, namun Juve langsung balik modal melalui penjualan jersey CR7. Kehadiran Ronaldo juga membuat Juve mengalami peningkatan followers di media sosial, yang mana menurut Bellinazzo itu adalah hal krusial di era digital sekarang ini.

&amp;ldquo;Juventus telah tumbuh dari tahun ke tahun sejak (Andrea) Agnelli  mengambil alih pada tahun 2010, tetapi mereka tahu bahwa untuk menjadi  klub top di tingkat Eropa mereka harus memperluas daya tarik mereka di  luar batas-batas Liga Italia,&quot; ujar Bellinazzo, melansir dari Express,  Kamis (30/4/2020).
&quot;Juventus berusaha memposisikan diri bersama klub-klub dengan daya  tarik global yang besar dan anggaran besar seperti Real Madrid,  Barcelona, Manchester United. Untuk bersaing dengan klub-klub ini, Anda  perlu memiliki skuad yang kuat, dan juga pemain penting dalam skuad yang  memiliki banyak pengikut di media sosial,&amp;rdquo; lanjutnya.
&quot;Kualitas ditambah dengan popularitas memungkinkan klub untuk  meningkatkan pendapatannya. Karena itu, Ronaldo adalah perekrutan  sempurna bagi Juventus untuk mencapai kedua tujuan mereka tersebut,&amp;rdquo;  pungkas Bellinazzo.</content:encoded></item></channel></rss>
