<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Liverpool Sebenarnya Pernah Punya Kesempatan Boyong Frenkie de Jong</title><description>Tim Sherwood mengungkapkan bahwa Liverpool sebenarnya memiliki kesempatan besar untuk memboyong Frenkie de Jong.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/28/51/2206209/liverpool-sebenarnya-pernah-punya-kesempatan-boyong-frenkie-de-jong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/28/51/2206209/liverpool-sebenarnya-pernah-punya-kesempatan-boyong-frenkie-de-jong"/><item><title>Liverpool Sebenarnya Pernah Punya Kesempatan Boyong Frenkie de Jong</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/28/51/2206209/liverpool-sebenarnya-pernah-punya-kesempatan-boyong-frenkie-de-jong</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/28/51/2206209/liverpool-sebenarnya-pernah-punya-kesempatan-boyong-frenkie-de-jong</guid><pubDate>Selasa 28 April 2020 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/28/51/2206209/liverpool-sebenarnya-pernah-punya-kesempatan-boyong-frenkie-de-jong-CS4fj2vVWs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Frenkie de Jong (Foto: Media Barcelona)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/28/51/2206209/liverpool-sebenarnya-pernah-punya-kesempatan-boyong-frenkie-de-jong-CS4fj2vVWs.jpg</image><title>Frenkie de Jong (Foto: Media Barcelona)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Mantan Manajer Tottenham Hotspur, Tim Sherwood, mengungkapkan bahwa Liverpool sebenarnya memiliki kesempatan besar untuk memboyong Frenkie de Jong saat masih di Ajax Amsterdam. Akan tetapi, hal itu tidak diambil lantaran Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, tidak terlalu suka dengan tipikal pemain seperti De Jong.
Sebagaimana diketahui, pada musim 2018-2019 De Jong menampilkan performa yang luar biasa bersama Ajax. Hal itu membuatnya sempat dihubungkan dengan sejumlah klub elite Eropa, sebelum pada akhirnya ia memutuskan menandatangani kontrak di Barcelona pada bursa transfer musim dingin 2019.
Baca juga: Enam Tahun Berlalu, Demba Ba Ungkit Insiden Gerrard Terpeleset

Sherwood menjelaskan bahwa sebelum De Jong bergabung dengan Barca, Liverpool telah memiliki niatan untuk menebus gelandang asal Belanda tersebut. Akan tetapi, Klopp menolak ide itu. Pasalnya, Klopp lebih senang dengan tipikal gelandang petarung seperti Fabinho.
De Jong sendiri memang merupakan gelandang kreatif yang mampu mengkreasikan permainan. Meski demikian, De Jong hanya berpijak di satu tempat saja. Sementara itu, Klopp menginginkan gelandang yang  tampil Spartan, ikut menyerang dan ikut bertahan, memiliki mobilitas tinggi.
&amp;ldquo;Kami tahu bagaimana ia (Klopp) ingin bermain, kami tahu apa yang ia  sukai dari para pemain lini tengahnya, pemain-pemain lini tengah yang  rajin membuatnya sederhana, dapat bergerak maju dengan kecepatan  permainan, seperti yang dilakukan Fabinho. Dia sangat penting,&amp;rdquo; ungkap  Sherwood, mengutip dari Talk Sport, Selasa (28/4/2020).
&amp;ldquo;Frenkie de Jong tidak akan bisa (melakukan hal yang sama seperti  Fabinho). Dia cerdas, tapi dia akan menjadi pemain lini tengah yang  duduk tepat di depan. Dia adalah pemain yang kita sebut sebagai nomor 6,  dia akan menentukan tempo permainan. Tapi, dia tidak akan bisa bermain  dengan energi yang sangat tinggi,&amp;rdquo; tukas Sherwood.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Mantan Manajer Tottenham Hotspur, Tim Sherwood, mengungkapkan bahwa Liverpool sebenarnya memiliki kesempatan besar untuk memboyong Frenkie de Jong saat masih di Ajax Amsterdam. Akan tetapi, hal itu tidak diambil lantaran Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, tidak terlalu suka dengan tipikal pemain seperti De Jong.
Sebagaimana diketahui, pada musim 2018-2019 De Jong menampilkan performa yang luar biasa bersama Ajax. Hal itu membuatnya sempat dihubungkan dengan sejumlah klub elite Eropa, sebelum pada akhirnya ia memutuskan menandatangani kontrak di Barcelona pada bursa transfer musim dingin 2019.
Baca juga: Enam Tahun Berlalu, Demba Ba Ungkit Insiden Gerrard Terpeleset

Sherwood menjelaskan bahwa sebelum De Jong bergabung dengan Barca, Liverpool telah memiliki niatan untuk menebus gelandang asal Belanda tersebut. Akan tetapi, Klopp menolak ide itu. Pasalnya, Klopp lebih senang dengan tipikal gelandang petarung seperti Fabinho.
De Jong sendiri memang merupakan gelandang kreatif yang mampu mengkreasikan permainan. Meski demikian, De Jong hanya berpijak di satu tempat saja. Sementara itu, Klopp menginginkan gelandang yang  tampil Spartan, ikut menyerang dan ikut bertahan, memiliki mobilitas tinggi.
&amp;ldquo;Kami tahu bagaimana ia (Klopp) ingin bermain, kami tahu apa yang ia  sukai dari para pemain lini tengahnya, pemain-pemain lini tengah yang  rajin membuatnya sederhana, dapat bergerak maju dengan kecepatan  permainan, seperti yang dilakukan Fabinho. Dia sangat penting,&amp;rdquo; ungkap  Sherwood, mengutip dari Talk Sport, Selasa (28/4/2020).
&amp;ldquo;Frenkie de Jong tidak akan bisa (melakukan hal yang sama seperti  Fabinho). Dia cerdas, tapi dia akan menjadi pemain lini tengah yang  duduk tepat di depan. Dia adalah pemain yang kita sebut sebagai nomor 6,  dia akan menentukan tempo permainan. Tapi, dia tidak akan bisa bermain  dengan energi yang sangat tinggi,&amp;rdquo; tukas Sherwood.
</content:encoded></item></channel></rss>
