<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diego Costa Akui Miliki Hubungan yang Buruk dengan Antonio Conte</title><description>Costa mengaku tak suka dengan sifat yang dimiliki oleh Conte.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/26/51/2205112/diego-costa-akui-miliki-hubungan-yang-buruk-dengan-antonio-conte</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/26/51/2205112/diego-costa-akui-miliki-hubungan-yang-buruk-dengan-antonio-conte"/><item><title>Diego Costa Akui Miliki Hubungan yang Buruk dengan Antonio Conte</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/26/51/2205112/diego-costa-akui-miliki-hubungan-yang-buruk-dengan-antonio-conte</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/26/51/2205112/diego-costa-akui-miliki-hubungan-yang-buruk-dengan-antonio-conte</guid><pubDate>Minggu 26 April 2020 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/26/51/2205112/diego-costa-akui-miliki-hubungan-yang-buruk-dengan-antonio-conte-bIHw4zFS66.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Momeh ketika Conte dan Costa masih ada di Chelsea. (Foto: Twitter Chelsea)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/26/51/2205112/diego-costa-akui-miliki-hubungan-yang-buruk-dengan-antonio-conte-bIHw4zFS66.jpg</image><title>Momeh ketika Conte dan Costa masih ada di Chelsea. (Foto: Twitter Chelsea)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Penggawa Atletico Madrid, Diego Costa mengaku memiliki hubungan yang cukup buruk dengan pelatih Antonio Conte. Hubungan buruk itu tercipta tepatnya ketika kedua orang tersebut bekerja sama di Chelsea pada musim 2016-2017 sampai pertengahan 2017-2018.
Costa mengaku hubungan yang buruk antara dirinya dengan Conte itulah yang pada akhirnya membuat ia memilih pergi dari Chelsea pada musim dingin 2018 kemarin. Ia merasa sikap Conte sangat tidak baik dan terkadang tidak manusiawi.
Baca Juga: Liverpool vs Atletico, Diego Costa Dikecam Usai Berpura-pura Batuk di Depan Awak Media

Karena tidak bisa menerima sikap tak manusiawi dan penuh curigaan yang dilakukan Conte itu, hubungan Costa dengan pelatih asal Italia tersebut menjadi tidak baik. Costa bahkan tak diberi kesempatan bermain pun oleh Conte pada awal musim 2017-2018.
Akibat tak merasa dihargai tersebut, akhirnya Conte memilih pergi cari Stamford Brigde dan bergabung kembali ke Atletico pada Januari 2018. Semua itu dipilihnya karena ia tak sepaham dengan gaya melatih Conte.Padahal, Costa merasa Conte adalah pelatih yang baik. Andai saja Conte bisa mengubah sifat buruknya itu, Costa pun percaya pelatih yang saat ini menangani Inter Milan itu bisa menjadi pelatih terbaik di dunia.
&amp;ldquo;Kami (Conte dan Costa) memiliki masalah ketika berada di luar lapangan. Namun, saya tetap merasa dia adalah pelatih yang sangat hebat,&amp;rdquo; ujar Costa, seperti apa yang dilansir dari Sportskeeda, Minggu (26/4/2020).
&amp;ldquo;Saya sebenarnya tak terlalu membenci Conte. Namun, jika dia ingin menjadi pelatih yang terbaik, maka dia perlu mengubah sisi manusiawi manajemen permainannya. Dia benar-benar orang yang sangat curigaan,&amp;rdquo; tutup pemain berusia 31 tahun tersebut.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Penggawa Atletico Madrid, Diego Costa mengaku memiliki hubungan yang cukup buruk dengan pelatih Antonio Conte. Hubungan buruk itu tercipta tepatnya ketika kedua orang tersebut bekerja sama di Chelsea pada musim 2016-2017 sampai pertengahan 2017-2018.
Costa mengaku hubungan yang buruk antara dirinya dengan Conte itulah yang pada akhirnya membuat ia memilih pergi dari Chelsea pada musim dingin 2018 kemarin. Ia merasa sikap Conte sangat tidak baik dan terkadang tidak manusiawi.
Baca Juga: Liverpool vs Atletico, Diego Costa Dikecam Usai Berpura-pura Batuk di Depan Awak Media

Karena tidak bisa menerima sikap tak manusiawi dan penuh curigaan yang dilakukan Conte itu, hubungan Costa dengan pelatih asal Italia tersebut menjadi tidak baik. Costa bahkan tak diberi kesempatan bermain pun oleh Conte pada awal musim 2017-2018.
Akibat tak merasa dihargai tersebut, akhirnya Conte memilih pergi cari Stamford Brigde dan bergabung kembali ke Atletico pada Januari 2018. Semua itu dipilihnya karena ia tak sepaham dengan gaya melatih Conte.Padahal, Costa merasa Conte adalah pelatih yang baik. Andai saja Conte bisa mengubah sifat buruknya itu, Costa pun percaya pelatih yang saat ini menangani Inter Milan itu bisa menjadi pelatih terbaik di dunia.
&amp;ldquo;Kami (Conte dan Costa) memiliki masalah ketika berada di luar lapangan. Namun, saya tetap merasa dia adalah pelatih yang sangat hebat,&amp;rdquo; ujar Costa, seperti apa yang dilansir dari Sportskeeda, Minggu (26/4/2020).
&amp;ldquo;Saya sebenarnya tak terlalu membenci Conte. Namun, jika dia ingin menjadi pelatih yang terbaik, maka dia perlu mengubah sisi manusiawi manajemen permainannya. Dia benar-benar orang yang sangat curigaan,&amp;rdquo; tutup pemain berusia 31 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
