<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden FIGC Akan Lakukan Segala Cara untuk Lanjutkan Liga Italia</title><description>Hingga saat ini masih belum bisa dipastikan kapan kompetisi Liga Italia 2019-2020 bakal dilanjutkan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/20/47/2202033/presiden-figc-akan-lakukan-segala-cara-untuk-lanjutkan-liga-italia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/20/47/2202033/presiden-figc-akan-lakukan-segala-cara-untuk-lanjutkan-liga-italia"/><item><title>Presiden FIGC Akan Lakukan Segala Cara untuk Lanjutkan Liga Italia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/20/47/2202033/presiden-figc-akan-lakukan-segala-cara-untuk-lanjutkan-liga-italia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/20/47/2202033/presiden-figc-akan-lakukan-segala-cara-untuk-lanjutkan-liga-italia</guid><pubDate>Senin 20 April 2020 15:52 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/20/47/2202033/presiden-figc-akan-lakukan-segala-cara-untuk-lanjutkan-liga-italia-NrdGN8Zcny.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden FIGC, Gabriele Gravina (Foto: Twitter FIGC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/20/47/2202033/presiden-figc-akan-lakukan-segala-cara-untuk-lanjutkan-liga-italia-NrdGN8Zcny.jpg</image><title>Presiden FIGC, Gabriele Gravina (Foto: Twitter FIGC)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Hingga saat ini masih belum bisa dipastikan kapan kompetisi Liga Italia 2019-2020 bakal dilanjutkan. Sebab, situasi di Italia belum kondusif karena setiap hari masih bertambah pasien penderita Virus Corona (Covid-19). Tak ayal, hal ini membuat Italia terbagi menjadi dua kubu.
Kubu pertama adalah orang-orang yang menginginkan Liga Italia 2019-2020 dihentikan. Mereka menilai terlalu berisiko untuk melanjutkan kompetisi dalam waktu dekat karena kondisi belum membaik. Sedangkan, jika terlalu lama ditunda, maka akan mengganggu kompetisi musim depan.
Baca juga: Kucing Tanpa Bulu Hampir Kandaskan Rumah Tangga Totti

Sementara itu, kubu kedua adalah orang-orang yang ingin Liga Italia 2019-2020 diselesaikan. Salah satu orang yang berada di kubu ini adalah Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina. Ia bahkan akan mengupayakan berbagai cara untuk membuat kompetisi diselesaikan. Sebab, Gravina melihat masih ada harapan untuk melakukannya.
&quot;Saat ini ada dua kelompok yang tampaknya berlawanan: arus pemikiran dari mereka yang percaya bahwa semua kegiatan olahraga harus ditutup, dan yang lainnya, yang saya terus lakukan yang akan dilanjutkan,&quot; terang Gravina, see=perti dilansir dari Goal, Senin (20/4/2020).
&quot;Saya tidak bisa menjadi pengurus sepakbola Italia. Saya memiliki  tanggung jawab untuk membela gerakan sepakbola dan gerakan olahraga.  Kami khawatir bukan karena sepakbola akan berhenti hari ini, tetapi kami  khawatir karena jika sepakbola tidak dimulai lagi, hal itu akan  berdampak negatif besar pada masa depannya,&amp;rdquo; lanjut Gravina.
&quot;Saya meminta ini untuk dianggap sebagai gerakan dampak  sosial-ekonomi di negara kami yang setara dengan sektor lain. Saya  berbicara tentang Juni (untuk memulai kembali kompetisi). Saya berharap  Italia pada Juni akan memiliki kesempatan untuk mengalami saat-saat  bantuan yang berbeda dari apa yang kita alami saat ini,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Hingga saat ini masih belum bisa dipastikan kapan kompetisi Liga Italia 2019-2020 bakal dilanjutkan. Sebab, situasi di Italia belum kondusif karena setiap hari masih bertambah pasien penderita Virus Corona (Covid-19). Tak ayal, hal ini membuat Italia terbagi menjadi dua kubu.
Kubu pertama adalah orang-orang yang menginginkan Liga Italia 2019-2020 dihentikan. Mereka menilai terlalu berisiko untuk melanjutkan kompetisi dalam waktu dekat karena kondisi belum membaik. Sedangkan, jika terlalu lama ditunda, maka akan mengganggu kompetisi musim depan.
Baca juga: Kucing Tanpa Bulu Hampir Kandaskan Rumah Tangga Totti

Sementara itu, kubu kedua adalah orang-orang yang ingin Liga Italia 2019-2020 diselesaikan. Salah satu orang yang berada di kubu ini adalah Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina. Ia bahkan akan mengupayakan berbagai cara untuk membuat kompetisi diselesaikan. Sebab, Gravina melihat masih ada harapan untuk melakukannya.
&quot;Saat ini ada dua kelompok yang tampaknya berlawanan: arus pemikiran dari mereka yang percaya bahwa semua kegiatan olahraga harus ditutup, dan yang lainnya, yang saya terus lakukan yang akan dilanjutkan,&quot; terang Gravina, see=perti dilansir dari Goal, Senin (20/4/2020).
&quot;Saya tidak bisa menjadi pengurus sepakbola Italia. Saya memiliki  tanggung jawab untuk membela gerakan sepakbola dan gerakan olahraga.  Kami khawatir bukan karena sepakbola akan berhenti hari ini, tetapi kami  khawatir karena jika sepakbola tidak dimulai lagi, hal itu akan  berdampak negatif besar pada masa depannya,&amp;rdquo; lanjut Gravina.
&quot;Saya meminta ini untuk dianggap sebagai gerakan dampak  sosial-ekonomi di negara kami yang setara dengan sektor lain. Saya  berbicara tentang Juni (untuk memulai kembali kompetisi). Saya berharap  Italia pada Juni akan memiliki kesempatan untuk mengalami saat-saat  bantuan yang berbeda dari apa yang kita alami saat ini,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
