<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Wan-Bissaka soal Dukungan Besar Orangtua dalam Kariernya</title><description>Wan-Bissaka ceritakan perjuangan keras orangtuanya dalam membantunya menjadi pesepakbola hebat seperti sekarang ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/17/45/2200649/cerita-wan-bissaka-soal-dukungan-besar-orangtua-dalam-kariernya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/17/45/2200649/cerita-wan-bissaka-soal-dukungan-besar-orangtua-dalam-kariernya"/><item><title>Cerita Wan-Bissaka soal Dukungan Besar Orangtua dalam Kariernya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/17/45/2200649/cerita-wan-bissaka-soal-dukungan-besar-orangtua-dalam-kariernya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/17/45/2200649/cerita-wan-bissaka-soal-dukungan-besar-orangtua-dalam-kariernya</guid><pubDate>Jum'at 17 April 2020 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Djanti Virantika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/17/45/2200649/cerita-wan-bissaka-soal-dukungan-besar-orangtua-dalam-kariernya-X6JCCgVmhr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aaron Wan Bisaka. (Foto: Twitter Aaron Wan-Bissaka)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/17/45/2200649/cerita-wan-bissaka-soal-dukungan-besar-orangtua-dalam-kariernya-X6JCCgVmhr.jpg</image><title>Aaron Wan Bisaka. (Foto: Twitter Aaron Wan-Bissaka)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Bek Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, kini terbilang telah berhasil menorehkan karier apik dalam dunia sepakbola. Di Man United, penampilan yang apik dapat terus ditunjukkannya hingga dapat melambungkan namanya.
Di balik kesuksesannya dalam berkarier sebagai pesepakbola, Wan-Bissaka pun menceritakan peran penting kedua orangtuanya. Ia mengatakan bahwa dukungan besar selalu diberikan orangtuanya demi membantu bek berusia 22 tahun itu bisa menggapai impian menjadi pesepakbola hebat seperti saat ini.

Kedua orangtuanya selalu berusaha memastikan bahwa Wan-Bissaka berada di jalur yang tepat. Demi melakukan hal tersebut, ayah dari Wan-Bissaka tak segan melakukan tindakan yang cukup keras kepada anaknya.
BACA JUGA: Wan-Bissaka Akui Nyaman Bermain di Man United
Salah satu hal yang paling dikenang Wan-Bissaka yakni ketika sang ayah mengejarnya karena berencana untuk bolos dari pelatihan sepakbola. Hal itu dilakukan kala bek asal Inggris itu masih duduk di bangku sekolah.&amp;ldquo;Saya menyukai pertandingan, tetapi saya tidak benar-benar menikmati pelatihan. Suatu hari, saya pulang dari sekolah dan teman-teman saya mengajak bermain. Tetapi, saya sudah waktunya untuk pergi ke tempat pelatihan,&amp;rdquo; ujar Wan-Bissaka, sebagaimana dikutip dari Goal, Jumat (17/4/2020).
&amp;ldquo;Saat itu, saya tidak ingin meninggalkan mereka. Kemudian, dia (ayah saya) datang dan berlari mengejar saya sampai saya pergi! Lucu melihat kembali sekarang. Tapi, saya mengerti mengapa dia melakukannya. Saya tidak akan pernah melupakan itu,&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Bek Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, kini terbilang telah berhasil menorehkan karier apik dalam dunia sepakbola. Di Man United, penampilan yang apik dapat terus ditunjukkannya hingga dapat melambungkan namanya.
Di balik kesuksesannya dalam berkarier sebagai pesepakbola, Wan-Bissaka pun menceritakan peran penting kedua orangtuanya. Ia mengatakan bahwa dukungan besar selalu diberikan orangtuanya demi membantu bek berusia 22 tahun itu bisa menggapai impian menjadi pesepakbola hebat seperti saat ini.

Kedua orangtuanya selalu berusaha memastikan bahwa Wan-Bissaka berada di jalur yang tepat. Demi melakukan hal tersebut, ayah dari Wan-Bissaka tak segan melakukan tindakan yang cukup keras kepada anaknya.
BACA JUGA: Wan-Bissaka Akui Nyaman Bermain di Man United
Salah satu hal yang paling dikenang Wan-Bissaka yakni ketika sang ayah mengejarnya karena berencana untuk bolos dari pelatihan sepakbola. Hal itu dilakukan kala bek asal Inggris itu masih duduk di bangku sekolah.&amp;ldquo;Saya menyukai pertandingan, tetapi saya tidak benar-benar menikmati pelatihan. Suatu hari, saya pulang dari sekolah dan teman-teman saya mengajak bermain. Tetapi, saya sudah waktunya untuk pergi ke tempat pelatihan,&amp;rdquo; ujar Wan-Bissaka, sebagaimana dikutip dari Goal, Jumat (17/4/2020).
&amp;ldquo;Saat itu, saya tidak ingin meninggalkan mereka. Kemudian, dia (ayah saya) datang dan berlari mengejar saya sampai saya pergi! Lucu melihat kembali sekarang. Tapi, saya mengerti mengapa dia melakukannya. Saya tidak akan pernah melupakan itu,&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
