<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ranieri Tanggapi Rencana Liga Italia yang Lakukan Pertandingan Setiap Tiga Hari Sekali</title><description>Ranieri sedikit setuju dan tidak dengan kebijakan pertandingan setiap tiga hari sekali.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/15/47/2199306/ranieri-tanggapi-rencana-liga-italia-yang-lakukan-pertandingan-setiap-tiga-hari-sekali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/15/47/2199306/ranieri-tanggapi-rencana-liga-italia-yang-lakukan-pertandingan-setiap-tiga-hari-sekali"/><item><title>Ranieri Tanggapi Rencana Liga Italia yang Lakukan Pertandingan Setiap Tiga Hari Sekali</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/15/47/2199306/ranieri-tanggapi-rencana-liga-italia-yang-lakukan-pertandingan-setiap-tiga-hari-sekali</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/15/47/2199306/ranieri-tanggapi-rencana-liga-italia-yang-lakukan-pertandingan-setiap-tiga-hari-sekali</guid><pubDate>Rabu 15 April 2020 07:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/15/47/2199306/ranieri-tanggapi-rencana-liga-italia-yang-lakukan-pertandingan-setiap-tiga-hari-sekali-vI71yPgKoI.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri. (Foto: Twitter Sampdoria)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/15/47/2199306/ranieri-tanggapi-rencana-liga-italia-yang-lakukan-pertandingan-setiap-tiga-hari-sekali-vI71yPgKoI.jpeg</image><title>Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri. (Foto: Twitter Sampdoria)</title></images><description>GENOVA &amp;ndash; Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri memberikan pendapatnya terkait kabar Liga Italia 2019-2020 yang bakal melangsungkan pertandingan setiap tiga hari sekali atau dua kali dalam sepekan. Menurut pendapatnya, hal itu bisa dilakukan dan mungkin ada juga yang tak setuju.
Ranieri pun mengaku tak bisa memutuskan apakah keputusan itu benar atau tidak. Ia hanya bisa menuruti kebijakan yang sudah diatur oleh para pengatur kompetisi Liga italia tersebut dan mencoba semaksimal mungkin menjalaninya.
Baca Juga: Ranieri Minta Semua Pemain Dicek Lagi Sebelum Liga Italia Dimulai

Kendati begitu, Ranieri merasa memaksakan para pemain dengan bermain selama dua laga dalam waktu sepekan di satu bulan lebih secara beruntun adalah hal yang bisa sangat memaksakan kemampuan para pemain. Ranieri pun memiliki keyakinan pesepakbola hampir mirip mobil Formula One (F1), yang perlu terus ditekan hingga ke batas maksimal untuk bisa mengeluarkan permainan terbaik sang pemain tersebut.
Akan tetapi, apakah memaksakan pesepakbola untuk bermain setiap tiga kali sehari adalah cara yang tepat untuk menekan pemain hingga ke batas maksimal? Itulah yang menjadi pertanyaan Ranieri.
Mantan pelatih Leicester City itu juga mempertanyakan apakah waktu sebulan cukup untuk mempersiapkan fisik para pemain untuk menghadapi tekanan itu semua? Terlebih sudah beberapa pekan para pemain tak melakukan latihan seperti biasa karena melakukan isolasi diri&amp;ldquo;Pemain ibarat mobil Formula 1, mereka harus didorong hingga batas maksimal untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dari mereka. Namun, bisakah kita melakukan itu? (menerapkan skema bermain setiap tiga hari sekali),&amp;rdquo; kata Ranier, melansir dari Football Italia, Rabu (15/4/2020).
&amp;ldquo;Apakah satu bulan pelatihan akan cukup untuk membuat mereka siap bermain dua kali seminggu?  Saya seorang pelatih dan keputusan itu semua bukanlah keputusan saya, tetapi apa pun yang terjadi, seseorang akan pasti tidak ada senang (dengan rencana tersebut),&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>GENOVA &amp;ndash; Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri memberikan pendapatnya terkait kabar Liga Italia 2019-2020 yang bakal melangsungkan pertandingan setiap tiga hari sekali atau dua kali dalam sepekan. Menurut pendapatnya, hal itu bisa dilakukan dan mungkin ada juga yang tak setuju.
Ranieri pun mengaku tak bisa memutuskan apakah keputusan itu benar atau tidak. Ia hanya bisa menuruti kebijakan yang sudah diatur oleh para pengatur kompetisi Liga italia tersebut dan mencoba semaksimal mungkin menjalaninya.
Baca Juga: Ranieri Minta Semua Pemain Dicek Lagi Sebelum Liga Italia Dimulai

Kendati begitu, Ranieri merasa memaksakan para pemain dengan bermain selama dua laga dalam waktu sepekan di satu bulan lebih secara beruntun adalah hal yang bisa sangat memaksakan kemampuan para pemain. Ranieri pun memiliki keyakinan pesepakbola hampir mirip mobil Formula One (F1), yang perlu terus ditekan hingga ke batas maksimal untuk bisa mengeluarkan permainan terbaik sang pemain tersebut.
Akan tetapi, apakah memaksakan pesepakbola untuk bermain setiap tiga kali sehari adalah cara yang tepat untuk menekan pemain hingga ke batas maksimal? Itulah yang menjadi pertanyaan Ranieri.
Mantan pelatih Leicester City itu juga mempertanyakan apakah waktu sebulan cukup untuk mempersiapkan fisik para pemain untuk menghadapi tekanan itu semua? Terlebih sudah beberapa pekan para pemain tak melakukan latihan seperti biasa karena melakukan isolasi diri&amp;ldquo;Pemain ibarat mobil Formula 1, mereka harus didorong hingga batas maksimal untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dari mereka. Namun, bisakah kita melakukan itu? (menerapkan skema bermain setiap tiga hari sekali),&amp;rdquo; kata Ranier, melansir dari Football Italia, Rabu (15/4/2020).
&amp;ldquo;Apakah satu bulan pelatihan akan cukup untuk membuat mereka siap bermain dua kali seminggu?  Saya seorang pelatih dan keputusan itu semua bukanlah keputusan saya, tetapi apa pun yang terjadi, seseorang akan pasti tidak ada senang (dengan rencana tersebut),&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
