<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Messi Bikin Ferdinand Merasa Dipermalukan</title><description>Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengakui bahwa ia pernah merasa dipermalukan oleh megabintang Barcelona, Lionel Messi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/13/261/2198132/messi-bikin-ferdinand-merasa-dipermalukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/13/261/2198132/messi-bikin-ferdinand-merasa-dipermalukan"/><item><title>Messi Bikin Ferdinand Merasa Dipermalukan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/13/261/2198132/messi-bikin-ferdinand-merasa-dipermalukan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/13/261/2198132/messi-bikin-ferdinand-merasa-dipermalukan</guid><pubDate>Senin 13 April 2020 01:20 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/13/261/2198132/messi-bikin-ferdinand-merasa-dipermalukan-UJBX9WwAoL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rio Ferdinand vs Lionel Messi (Foto: The Sun)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/13/261/2198132/messi-bikin-ferdinand-merasa-dipermalukan-UJBX9WwAoL.jpg</image><title>Rio Ferdinand vs Lionel Messi (Foto: The Sun)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengakui bahwa ia pernah merasa dipermalukan oleh megabintang Barcelona, Lionel Messi. Hal itu terjadi pada laga final Liga Champions 2010-2011, di mana Barca mengalahkan Man United dengan skor 3-1.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Wembley tersebut, Man United dan Barca sebenarnya bermain sama kuat di babak pertama. Akan tetapi, pada babak kedua, Messi tampil sebagai pembeda dan mencetak satu gol untuk membawa Blaugrana unggul 2-1.
Baca juga: De Rossi Akui Tak Gabung Man United karena Ada Scholes dan Keane

Tidak hanya itu, Messi juga kerap merangsek ke wilayah pertahanan Setan Merah yang membuat Ferdinand dan kolega kelimpungan. Pada akhirnya, Barca menambah satu gol lagi melalui sepakan David Villa di menit ke-69.
Selepas pertandingan, Ferdinand pun berdiri bersama Ryan Giggs dan Paul Scholes sambil menyaksikan para pemain Barca mengangkat trofi si Kuping Lebar. Pada saat itulah, Ferdinand mengakui bahwa dirinya telah dipermalukan.&quot;Barca memberi kita pelajaran mutlak di Wembley. Saya berdiri di sana  menyaksikan mereka mengangkat trofi dan saya, Giggsy dan Scholesy  berdiri bersama-sama dengan tangan kami menutupi mulut kami dan saya  berkata: Saya merasa malu. Dia (Messi) mengambil kebebasan,&amp;rdquo; aku  Ferdinand, mengutip dari Daily Mail, Senin (13/4/2020).
&amp;ldquo;Messi adalah seorang pembunuh. Ronaldinho mungkin tidak nyata,  seorang pesulap yang mengalir bebas. Tapi dengan Messi, dia melakukan  semua itu. Selalu ada gol atau assist di akhir itu,&quot; sambung Ferdinand.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengakui bahwa ia pernah merasa dipermalukan oleh megabintang Barcelona, Lionel Messi. Hal itu terjadi pada laga final Liga Champions 2010-2011, di mana Barca mengalahkan Man United dengan skor 3-1.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Wembley tersebut, Man United dan Barca sebenarnya bermain sama kuat di babak pertama. Akan tetapi, pada babak kedua, Messi tampil sebagai pembeda dan mencetak satu gol untuk membawa Blaugrana unggul 2-1.
Baca juga: De Rossi Akui Tak Gabung Man United karena Ada Scholes dan Keane

Tidak hanya itu, Messi juga kerap merangsek ke wilayah pertahanan Setan Merah yang membuat Ferdinand dan kolega kelimpungan. Pada akhirnya, Barca menambah satu gol lagi melalui sepakan David Villa di menit ke-69.
Selepas pertandingan, Ferdinand pun berdiri bersama Ryan Giggs dan Paul Scholes sambil menyaksikan para pemain Barca mengangkat trofi si Kuping Lebar. Pada saat itulah, Ferdinand mengakui bahwa dirinya telah dipermalukan.&quot;Barca memberi kita pelajaran mutlak di Wembley. Saya berdiri di sana  menyaksikan mereka mengangkat trofi dan saya, Giggsy dan Scholesy  berdiri bersama-sama dengan tangan kami menutupi mulut kami dan saya  berkata: Saya merasa malu. Dia (Messi) mengambil kebebasan,&amp;rdquo; aku  Ferdinand, mengutip dari Daily Mail, Senin (13/4/2020).
&amp;ldquo;Messi adalah seorang pembunuh. Ronaldinho mungkin tidak nyata,  seorang pesulap yang mengalir bebas. Tapi dengan Messi, dia melakukan  semua itu. Selalu ada gol atau assist di akhir itu,&quot; sambung Ferdinand.</content:encoded></item></channel></rss>
