<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Scholes Akui Inter Milan Pernah Tertarik Merekrutnya </title><description>Paul Scholes akui Inter Milan adalah satu-satunya tim luar negeri yang mendekatinya.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/12/51/2197722/scholes-akui-inter-milan-pernah-tertarik-merekrutnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/12/51/2197722/scholes-akui-inter-milan-pernah-tertarik-merekrutnya"/><item><title>Scholes Akui Inter Milan Pernah Tertarik Merekrutnya </title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/12/51/2197722/scholes-akui-inter-milan-pernah-tertarik-merekrutnya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/12/51/2197722/scholes-akui-inter-milan-pernah-tertarik-merekrutnya</guid><pubDate>Minggu 12 April 2020 00:45 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/11/51/2197722/scholes-akui-inter-milan-pernah-tertarik-merekrutnya-eCZlukyUhX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inter Milan pernah ingin membajak Paul Scholes (Foto: Daily Mail)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/11/51/2197722/scholes-akui-inter-milan-pernah-tertarik-merekrutnya-eCZlukyUhX.jpg</image><title>Inter Milan pernah ingin membajak Paul Scholes (Foto: Daily Mail)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Eks Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, mengakui pihaknya pernah ingin membajak Paul Scholes dari Manchester United. Pria berkebangsaan Inggris itu kini mengonfirmasi adanya ketertarikan dari Italia untuknya.
Paul Scholes termasuk dari sedikit pesepakbola yang setia bersama satu klub. Sejak naik ke tim utama pada 1994-1995, pria bertinggi badan 168 sentimeter (cm) itu setia bersama Man United hingga pensiun pada akhir musim 2012-2013.

Baca juga: Paul Scholes Kagum dengan Dampak Besar Fernandes di Man United
Kesetiaan itu terbukti ketika Inter Milan mencoba merekrutnya pada 2000. Paul Scholes langsung menolak pendekatan itu. Selama ini, ia tidak pernah membahas soal ketertarikan I Nerazzurri kepadanya. Belum lama ini, Scholesy angkat bicara soal proses transfer tersebut.&amp;ldquo;Saya tidak pernah tahu ada tawaran dari klub lain. Saya pernah sekali mendapat telefon dari agen Bryan Robson ketika berlaga di Piala Eropa 2000. Ia bertanya apakah saya tertarik pergi ke Inter Milan. Itu satu-satunya panggilan telefon yang saya terima,&amp;rdquo; ujar Paul Scholes, seperti dimuat Goal, Minggu (12/4/2020).
&amp;ldquo;Saya bermain untuk klub masa kecil, saya seorang bocah Manchester, dan memenangi banyak trofi saat itu. Jika pelatih bilang dia tidak menginginkan saya, maka saya akan pergi ketika ada klub besar dari luar negeri. Akan tetapi, saya tidak pernah memikirkan soal Barcelona, Real Madrid, atau AC Milan, karena saya berada di klub terbesar di dunia,&amp;rdquo; sambung pria berusia 45 tahun tersebut.
Pengabdiannya bersama Man United sempat terputus pada akhir musim 2010-2011. Paul Scholes memutuskan pensiun, tetapi kembali merumput enam bulan kemudian, tepatnya pada Januari 2012 sebelum laga babak ketiga Piala FA melawan Manchester City.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Eks Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, mengakui pihaknya pernah ingin membajak Paul Scholes dari Manchester United. Pria berkebangsaan Inggris itu kini mengonfirmasi adanya ketertarikan dari Italia untuknya.
Paul Scholes termasuk dari sedikit pesepakbola yang setia bersama satu klub. Sejak naik ke tim utama pada 1994-1995, pria bertinggi badan 168 sentimeter (cm) itu setia bersama Man United hingga pensiun pada akhir musim 2012-2013.

Baca juga: Paul Scholes Kagum dengan Dampak Besar Fernandes di Man United
Kesetiaan itu terbukti ketika Inter Milan mencoba merekrutnya pada 2000. Paul Scholes langsung menolak pendekatan itu. Selama ini, ia tidak pernah membahas soal ketertarikan I Nerazzurri kepadanya. Belum lama ini, Scholesy angkat bicara soal proses transfer tersebut.&amp;ldquo;Saya tidak pernah tahu ada tawaran dari klub lain. Saya pernah sekali mendapat telefon dari agen Bryan Robson ketika berlaga di Piala Eropa 2000. Ia bertanya apakah saya tertarik pergi ke Inter Milan. Itu satu-satunya panggilan telefon yang saya terima,&amp;rdquo; ujar Paul Scholes, seperti dimuat Goal, Minggu (12/4/2020).
&amp;ldquo;Saya bermain untuk klub masa kecil, saya seorang bocah Manchester, dan memenangi banyak trofi saat itu. Jika pelatih bilang dia tidak menginginkan saya, maka saya akan pergi ketika ada klub besar dari luar negeri. Akan tetapi, saya tidak pernah memikirkan soal Barcelona, Real Madrid, atau AC Milan, karena saya berada di klub terbesar di dunia,&amp;rdquo; sambung pria berusia 45 tahun tersebut.
Pengabdiannya bersama Man United sempat terputus pada akhir musim 2010-2011. Paul Scholes memutuskan pensiun, tetapi kembali merumput enam bulan kemudian, tepatnya pada Januari 2012 sebelum laga babak ketiga Piala FA melawan Manchester City.
</content:encoded></item></channel></rss>
