<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemain Borneo FC Maklum Gajinya Dipotong karena Situasi Darurat </title><description>Diego Michiels dan Javlon Guseynov paham dengan situasi darurat akibat virus Corona Covid-19.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/03/49/2193720/pemain-borneo-fc-maklum-gajinya-dipotong-karena-situasi-darurat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/03/49/2193720/pemain-borneo-fc-maklum-gajinya-dipotong-karena-situasi-darurat"/><item><title>Pemain Borneo FC Maklum Gajinya Dipotong karena Situasi Darurat </title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/03/49/2193720/pemain-borneo-fc-maklum-gajinya-dipotong-karena-situasi-darurat</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/03/49/2193720/pemain-borneo-fc-maklum-gajinya-dipotong-karena-situasi-darurat</guid><pubDate>Jum'at 03 April 2020 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/03/49/2193720/pemain-borneo-fc-maklum-gajinya-dipotong-karena-situasi-darurat-CU2TPqMEkC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gaji skuad Borneo FC dipotong (Foto: Liga Indonesia Baru)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/03/49/2193720/pemain-borneo-fc-maklum-gajinya-dipotong-karena-situasi-darurat-CU2TPqMEkC.jpg</image><title>Gaji skuad Borneo FC dipotong (Foto: Liga Indonesia Baru)</title></images><description>SAMARINDA &amp;ndash; Penghentian sementara Liga 1 2020 membawa konsekuensi tidak mengenakkan buat semua klub, termasuk Borneo FC. Sesuai arahan PSSI, klub-klub hanya diperbolehkan membayar gaji pemain sebesar 25% dari nominal kontrak. Beruntung, situasi tersebut dipahami betul oleh dua penggawa Pesut Etam, Diego Michiels dan Javlon Guseynov.
Seperti diketahui, Liga 1 2020 dihentikan sementara waktu sejak 15 Maret lalu. Awalnya, kompetisi diberhentikan selama dua pekan dan direncanakan bergulir kembali pada awal April 2020. Namun, wabah virus Corona Covid-19 yang meluas di Tanah Air membuat Liga 1 2020 dihentikan hingga 29 Mei.

Baca juga: Liga 1 2020 Ditunda, Pemain Borneo FC Tetap Gajian
Melalui surat edaran, PSSI mengimbau agar setiap klub tetap memenuhi kewajiban yakni membayar gaji pemain. Akan tetapi, besaran yang harus dibayarkan maksimal 25% dari nominal kontrak mengingat situasi saat ini terhitung force majeur.&amp;ldquo;Kami sudah diajak diskusi oleh manajemen tim. Jadi, demi kepentingan bersama, kami sepakat saja,&amp;rdquo; ujar Diego Michiels selaku kapten kesebelasan, dikutip dari laman resmi Borneo FC, Jumat (3/4/2020).
&amp;ldquo;Ini adalah situasi yang sulit bagi setiap orang, terutama bagi klub. Kita harus memberikan dukungan dan saling memahami satu sama lain,&amp;rdquo; timpal Javlon Guseynov.
Sementara itu, Presiden Borneo FC Nabil Husein mengaku terkesan dengan sikap para pemainnya. Ia memastikan hak para pemain akan tetap dibayarkan sesuai imbauan dari PSSI selama jeda kompetisi Liga 1 2020.
</description><content:encoded>SAMARINDA &amp;ndash; Penghentian sementara Liga 1 2020 membawa konsekuensi tidak mengenakkan buat semua klub, termasuk Borneo FC. Sesuai arahan PSSI, klub-klub hanya diperbolehkan membayar gaji pemain sebesar 25% dari nominal kontrak. Beruntung, situasi tersebut dipahami betul oleh dua penggawa Pesut Etam, Diego Michiels dan Javlon Guseynov.
Seperti diketahui, Liga 1 2020 dihentikan sementara waktu sejak 15 Maret lalu. Awalnya, kompetisi diberhentikan selama dua pekan dan direncanakan bergulir kembali pada awal April 2020. Namun, wabah virus Corona Covid-19 yang meluas di Tanah Air membuat Liga 1 2020 dihentikan hingga 29 Mei.

Baca juga: Liga 1 2020 Ditunda, Pemain Borneo FC Tetap Gajian
Melalui surat edaran, PSSI mengimbau agar setiap klub tetap memenuhi kewajiban yakni membayar gaji pemain. Akan tetapi, besaran yang harus dibayarkan maksimal 25% dari nominal kontrak mengingat situasi saat ini terhitung force majeur.&amp;ldquo;Kami sudah diajak diskusi oleh manajemen tim. Jadi, demi kepentingan bersama, kami sepakat saja,&amp;rdquo; ujar Diego Michiels selaku kapten kesebelasan, dikutip dari laman resmi Borneo FC, Jumat (3/4/2020).
&amp;ldquo;Ini adalah situasi yang sulit bagi setiap orang, terutama bagi klub. Kita harus memberikan dukungan dan saling memahami satu sama lain,&amp;rdquo; timpal Javlon Guseynov.
Sementara itu, Presiden Borneo FC Nabil Husein mengaku terkesan dengan sikap para pemainnya. Ia memastikan hak para pemain akan tetap dibayarkan sesuai imbauan dari PSSI selama jeda kompetisi Liga 1 2020.
</content:encoded></item></channel></rss>
