<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juventus Bakal Tolak Scudetto jika Liga Italia 2019-2020 Dihentikan </title><description>Juventus diyakini tidak akan mau dinobatkan sebagai juara jika Liga Italia 2019-2020 tidak selesai dengan cara yang benar.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/03/47/2193470/juventus-bakal-tolak-scudetto-jika-liga-italia-2019-2020-dihentikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/04/03/47/2193470/juventus-bakal-tolak-scudetto-jika-liga-italia-2019-2020-dihentikan"/><item><title>Juventus Bakal Tolak Scudetto jika Liga Italia 2019-2020 Dihentikan </title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/04/03/47/2193470/juventus-bakal-tolak-scudetto-jika-liga-italia-2019-2020-dihentikan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/04/03/47/2193470/juventus-bakal-tolak-scudetto-jika-liga-italia-2019-2020-dihentikan</guid><pubDate>Jum'at 03 April 2020 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/03/47/2193470/juventus-bakal-tolak-scudetto-jika-liga-italia-2019-2020-dihentikan-tPOKJM9GA1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juventus diyakini tidak mau dinobatkan sebagai juara (Foto: Forza Italian Football)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/03/47/2193470/juventus-bakal-tolak-scudetto-jika-liga-italia-2019-2020-dihentikan-tPOKJM9GA1.jpg</image><title>Juventus diyakini tidak mau dinobatkan sebagai juara (Foto: Forza Italian Football)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, yakin Juventus tidak akan mau dihadiahi scudetto jika Liga Italia 2019-2020 disudahi lebih awal. Menurutnya, akan terjadi sebuah ketidakadilan jika Serie A diselesaikan dengan 12 pertandingan lagi yang perlu dimainkan.
Seperti diketahui, Liga Italia 2019-2020 dihentikan sementara waktu sejak awal Maret akibat wabah virus Corona Covid-19 di Negeri Pizza. Kelanjutan Serie A masih belum jelas mengingat wabah belum mereda di Italia.
Baca juga: Meski Gaji Dipotong, Ronaldo Tetap Jadi Milyuner Sepakbola Pertama

Sebelum dihentikan, Liga Italia 2019-2020 sudah memasuki pekan 26. Juventus tengah memimpin klasemen dengan nilai 63, unggul satu poin atas Lazio di peringkat dua. Andai Liga Italia 2019-2020 tidak dilanjutkan dan memakai klasemen saat ini untuk menentukan juara, maka Si Nyonya Tua akan merengkuh scudetto kesembilan secara beruntun.
Gabriele Gravina yakin Juventus tidak akan mau menerima trofi secara gratis seperti itu. Lagipula, Serie A masih menyisakan cukup banyak pertandingan (12-13 laga) sehingga akan terasa tidak adil jika disudahi begitu saja.&amp;ldquo;Menurut saya, membatalkan musim ini akan jauh lebih rumit. Ini akan menjadi ketidakdilan yang serius, yang akan mengarah pada darurat hukum selama masa epidemologis,&amp;rdquo; tutur Gabriele Gravina, dilansir dari ESPN, Jumat (3/4/2020).
&amp;ldquo;Hanya scudetto yang masih butuh diselesaikan dan Juventus, saya percaya betul, sudah menyatakan tidak setuju terhadap solusi seperti itu,&amp;rdquo; pungkas pria berkebangsaan Italia tersebut.
</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, yakin Juventus tidak akan mau dihadiahi scudetto jika Liga Italia 2019-2020 disudahi lebih awal. Menurutnya, akan terjadi sebuah ketidakadilan jika Serie A diselesaikan dengan 12 pertandingan lagi yang perlu dimainkan.
Seperti diketahui, Liga Italia 2019-2020 dihentikan sementara waktu sejak awal Maret akibat wabah virus Corona Covid-19 di Negeri Pizza. Kelanjutan Serie A masih belum jelas mengingat wabah belum mereda di Italia.
Baca juga: Meski Gaji Dipotong, Ronaldo Tetap Jadi Milyuner Sepakbola Pertama

Sebelum dihentikan, Liga Italia 2019-2020 sudah memasuki pekan 26. Juventus tengah memimpin klasemen dengan nilai 63, unggul satu poin atas Lazio di peringkat dua. Andai Liga Italia 2019-2020 tidak dilanjutkan dan memakai klasemen saat ini untuk menentukan juara, maka Si Nyonya Tua akan merengkuh scudetto kesembilan secara beruntun.
Gabriele Gravina yakin Juventus tidak akan mau menerima trofi secara gratis seperti itu. Lagipula, Serie A masih menyisakan cukup banyak pertandingan (12-13 laga) sehingga akan terasa tidak adil jika disudahi begitu saja.&amp;ldquo;Menurut saya, membatalkan musim ini akan jauh lebih rumit. Ini akan menjadi ketidakdilan yang serius, yang akan mengarah pada darurat hukum selama masa epidemologis,&amp;rdquo; tutur Gabriele Gravina, dilansir dari ESPN, Jumat (3/4/2020).
&amp;ldquo;Hanya scudetto yang masih butuh diselesaikan dan Juventus, saya percaya betul, sudah menyatakan tidak setuju terhadap solusi seperti itu,&amp;rdquo; pungkas pria berkebangsaan Italia tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
