<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembalinya Coutinho Bikin Keuangan Barcelona Kembang Kempis</title><description>Kembalinya Philippe Coutinho menyulitkan keuangan Barcelona.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/03/26/51/2189010/kembalinya-coutinho-bikin-keuangan-barcelona-kembang-kempis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/03/26/51/2189010/kembalinya-coutinho-bikin-keuangan-barcelona-kembang-kempis"/><item><title>Kembalinya Coutinho Bikin Keuangan Barcelona Kembang Kempis</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/03/26/51/2189010/kembalinya-coutinho-bikin-keuangan-barcelona-kembang-kempis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/03/26/51/2189010/kembalinya-coutinho-bikin-keuangan-barcelona-kembang-kempis</guid><pubDate>Kamis 26 Maret 2020 01:03 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/25/51/2189010/kembalinya-coutinho-bikin-keuangan-barcelona-kembang-kempis-T1tJEQxSbW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Philippe Coutinho (Foto: ESPN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/25/51/2189010/kembalinya-coutinho-bikin-keuangan-barcelona-kembang-kempis-T1tJEQxSbW.jpg</image><title>Philippe Coutinho (Foto: ESPN)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Penampilan tidak konsisten yang ditunjukkan Philippe Coutinho selama membela Bayern Munich pada musim kompetisi 2019-2020 pada akhirnya membuat Barcelona pusing. Sebab, kemungkinan besar Bayern tak akan mempermanenkan Coutinho pada bursa transfer musim panas 2020.
Saat ini, Barcelona masih berutang 75 juta euro atau sekira Rp1,33 triliun dalam biaya amortisasi dan mereka sadar bahwa mereka mungkin tidak dapat memperoleh untung dari kemungkinan penjualan Coutinho. Sebab, dengan kondisi Coutinho yang sekarang, tak ada satu pun klub yang mau menebusnya setudaknya dengan harga 80 juta euro (Rp1,42 triliun).
Baca juga: Barcelona Berhasil Temui Kata Sepakat dengan Lautaro Martinez

Barca sudah rela mengalami kerugian sebesar 40 juta euro, karena pada Januari 2018 Blaugrana menebus Coutinho seharga 120 juta euro dari Liverpool. Meski demikian, klub-klub menilai bahwa banderol gelandang asal Brasil itu masih terlalu tinggi.
Satu-satunya cara yang bisa dilakukan Barca untuk meminimalisir kerugian mereka adalah dengan kembali meminjamkan Coutinho ke klub lain musim depan. Sebab, saat ini Coutinho menerima gaji yang cukup tinggi, yakni sebesar 13 juta euro (Rp230,9 miliar) per tahun.
Selain itu, jika Barca kembali menerima Coutinho, juga tidak ada  jaminan apakah si pemain akan memberikan kontribusi yang sepadan. Sebab,  sejauh ini penampilannya bersama Bayern bisa dibilang tak terlalu  berkembang.
Saat ini cukup ramai dikabarkan bahwa sejumlah klub-klub Liga Inggris  berencana meminjam Coutinho, seperti Chelsea, Manchester United, hingga  Arsenal. Akan tetapi, yang jadi pertanyaan sekarang, apakah Coutinho  mau bergabung dengan klub yang sejatinya rival dari Liverpool di Liga  Inggris?
</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Penampilan tidak konsisten yang ditunjukkan Philippe Coutinho selama membela Bayern Munich pada musim kompetisi 2019-2020 pada akhirnya membuat Barcelona pusing. Sebab, kemungkinan besar Bayern tak akan mempermanenkan Coutinho pada bursa transfer musim panas 2020.
Saat ini, Barcelona masih berutang 75 juta euro atau sekira Rp1,33 triliun dalam biaya amortisasi dan mereka sadar bahwa mereka mungkin tidak dapat memperoleh untung dari kemungkinan penjualan Coutinho. Sebab, dengan kondisi Coutinho yang sekarang, tak ada satu pun klub yang mau menebusnya setudaknya dengan harga 80 juta euro (Rp1,42 triliun).
Baca juga: Barcelona Berhasil Temui Kata Sepakat dengan Lautaro Martinez

Barca sudah rela mengalami kerugian sebesar 40 juta euro, karena pada Januari 2018 Blaugrana menebus Coutinho seharga 120 juta euro dari Liverpool. Meski demikian, klub-klub menilai bahwa banderol gelandang asal Brasil itu masih terlalu tinggi.
Satu-satunya cara yang bisa dilakukan Barca untuk meminimalisir kerugian mereka adalah dengan kembali meminjamkan Coutinho ke klub lain musim depan. Sebab, saat ini Coutinho menerima gaji yang cukup tinggi, yakni sebesar 13 juta euro (Rp230,9 miliar) per tahun.
Selain itu, jika Barca kembali menerima Coutinho, juga tidak ada  jaminan apakah si pemain akan memberikan kontribusi yang sepadan. Sebab,  sejauh ini penampilannya bersama Bayern bisa dibilang tak terlalu  berkembang.
Saat ini cukup ramai dikabarkan bahwa sejumlah klub-klub Liga Inggris  berencana meminjam Coutinho, seperti Chelsea, Manchester United, hingga  Arsenal. Akan tetapi, yang jadi pertanyaan sekarang, apakah Coutinho  mau bergabung dengan klub yang sejatinya rival dari Liverpool di Liga  Inggris?
</content:encoded></item></channel></rss>
