<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Alasan Arema FC Lebih Pilih Liga 1 2020 Ditunda ketimbang Digelar Tanpa Penonton</title><description>Ini alasan Arema FC lebih pilih Liga 1 2020 ditunda sementara waktu, ketimbang digelar tanpa penonton.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/03/19/49/2185586/ini-alasan-arema-fc-lebih-pilih-liga-1-2020-ditunda-ketimbang-digelar-tanpa-penonton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/03/19/49/2185586/ini-alasan-arema-fc-lebih-pilih-liga-1-2020-ditunda-ketimbang-digelar-tanpa-penonton"/><item><title>Ini Alasan Arema FC Lebih Pilih Liga 1 2020 Ditunda ketimbang Digelar Tanpa Penonton</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/03/19/49/2185586/ini-alasan-arema-fc-lebih-pilih-liga-1-2020-ditunda-ketimbang-digelar-tanpa-penonton</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/03/19/49/2185586/ini-alasan-arema-fc-lebih-pilih-liga-1-2020-ditunda-ketimbang-digelar-tanpa-penonton</guid><pubDate>Kamis 19 Maret 2020 06:27 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/19/49/2185586/ini-alasan-arema-fc-lebih-pilih-liga-1-2020-ditunda-ketimbang-digelar-tanpa-penonton-NKhojqFsgE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Arema FC (Foto: Twitter Arema FC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/19/49/2185586/ini-alasan-arema-fc-lebih-pilih-liga-1-2020-ditunda-ketimbang-digelar-tanpa-penonton-NKhojqFsgE.jpg</image><title>Para pemain Arema FC (Foto: Twitter Arema FC)</title></images><description>MALANG &amp;ndash; General Manager (GM)  Arema FC, Ruddy Widodo, mengaku klubnya jauh lebih memilih Liga 1 2020 tetap ditunda sementara ketimbang digelar tanpa penonton. Ruddy berujar bahwa laga sepakbola yang digelar tanpa penonton akan terasa sangat aneh.
Sebagaimana diketahui, Liga 1 2020 memang dipastikan diliburkan untuk sementara selama dua pekan ke depan. Langkah tersebut diambil oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) yang kini tengah menyerang Tanah Air.

Dengan belum membaiknya penyebaran virus Corona di Indonesia, ada kemungkinan bahwa penundaan Liga 1 2020 bakal diperpanjang. Namun belakangan muncul wacana bahwa Liga 1 2020 bakal kembali dengan syarat tanpa kehadiran penonton.
Baca Juga: Meski Liga 1 2020 Tengah Diliburkan, Pemain Arema FC Diminta Tetap Jaga Kondisi
Hal tersebut mendapatkan respons dari Ruddy selaku GM Arema FC. Ruddy justru lebih memilih Liga 1 2020 tetap ditunda untuk sementara waktu, ketimbang harus menjalani sejumlah pertandingan tanpa adanya kehadiran penonton. Ruddy pun membeberkan alasannya.&amp;ldquo;Mayoritas teman-teman klub setuju lebih baik kompetisi ditunda  daripada dipaksakan digelar tanpa penonton. Kalau digelar sesuai jadwal,  harapannya dengan penonton. Konsekuensinya, seluruh tim tuan rumah  harus menyediakan handsanitizer di pintu masuk stadion. Harus ada  pemeriksaan penonton dengan ketat, bila perlu semua wajib memakai  masker,&amp;rdquo; ucap Ruddy, seperti disadur dari wearemania.net, Kamis  (19/3/2020).
Baca Juga: PSIS vs Arema FC, Mario Gomez Minta Jonathan Bauman Dkk Segera Bangkit
&amp;ldquo;Kami sudah berdiskusi dengan tim pelatih dan pemain Arema. Secara  teknis, menurut mereka, kalau laga digelar tanpa penonton feel-nya tidak  dapat. Ibaratnya melawak tidak ada yang tertawa, atau bernyanyi tapi  penontonnya kosong,&amp;rdquo; sambung pria berusia 48 tahun itu.
&amp;ldquo;Dari segi manajerial, kami juga dirugikan. Sponsor juga akan  mengeluh, karena tujuan mereka menyeponsori sebuah klub dengan harapan  produknya dapat ditonton oleh banyak orang. Kalau tanpa penonton, kami  juga kehilangan pemasukan dari tiket. Sektor itu selama ini juga menjadi  sumber pendapatan Arema. Kalau tanpa penonton tentu berat,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>MALANG &amp;ndash; General Manager (GM)  Arema FC, Ruddy Widodo, mengaku klubnya jauh lebih memilih Liga 1 2020 tetap ditunda sementara ketimbang digelar tanpa penonton. Ruddy berujar bahwa laga sepakbola yang digelar tanpa penonton akan terasa sangat aneh.
Sebagaimana diketahui, Liga 1 2020 memang dipastikan diliburkan untuk sementara selama dua pekan ke depan. Langkah tersebut diambil oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) yang kini tengah menyerang Tanah Air.

Dengan belum membaiknya penyebaran virus Corona di Indonesia, ada kemungkinan bahwa penundaan Liga 1 2020 bakal diperpanjang. Namun belakangan muncul wacana bahwa Liga 1 2020 bakal kembali dengan syarat tanpa kehadiran penonton.
Baca Juga: Meski Liga 1 2020 Tengah Diliburkan, Pemain Arema FC Diminta Tetap Jaga Kondisi
Hal tersebut mendapatkan respons dari Ruddy selaku GM Arema FC. Ruddy justru lebih memilih Liga 1 2020 tetap ditunda untuk sementara waktu, ketimbang harus menjalani sejumlah pertandingan tanpa adanya kehadiran penonton. Ruddy pun membeberkan alasannya.&amp;ldquo;Mayoritas teman-teman klub setuju lebih baik kompetisi ditunda  daripada dipaksakan digelar tanpa penonton. Kalau digelar sesuai jadwal,  harapannya dengan penonton. Konsekuensinya, seluruh tim tuan rumah  harus menyediakan handsanitizer di pintu masuk stadion. Harus ada  pemeriksaan penonton dengan ketat, bila perlu semua wajib memakai  masker,&amp;rdquo; ucap Ruddy, seperti disadur dari wearemania.net, Kamis  (19/3/2020).
Baca Juga: PSIS vs Arema FC, Mario Gomez Minta Jonathan Bauman Dkk Segera Bangkit
&amp;ldquo;Kami sudah berdiskusi dengan tim pelatih dan pemain Arema. Secara  teknis, menurut mereka, kalau laga digelar tanpa penonton feel-nya tidak  dapat. Ibaratnya melawak tidak ada yang tertawa, atau bernyanyi tapi  penontonnya kosong,&amp;rdquo; sambung pria berusia 48 tahun itu.
&amp;ldquo;Dari segi manajerial, kami juga dirugikan. Sponsor juga akan  mengeluh, karena tujuan mereka menyeponsori sebuah klub dengan harapan  produknya dapat ditonton oleh banyak orang. Kalau tanpa penonton, kami  juga kehilangan pemasukan dari tiket. Sektor itu selama ini juga menjadi  sumber pendapatan Arema. Kalau tanpa penonton tentu berat,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
