<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emre Can Akui Tinggalkan Juventus Gara-Gara Sarri</title><description>Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, nyatanya memberikan pengaruh besar terhadap hengkangnya Emre Can ke Borussia Dortmund.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/03/13/51/2182871/emre-can-akui-tinggalkan-juventus-gara-gara-sarri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/03/13/51/2182871/emre-can-akui-tinggalkan-juventus-gara-gara-sarri"/><item><title>Emre Can Akui Tinggalkan Juventus Gara-Gara Sarri</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/03/13/51/2182871/emre-can-akui-tinggalkan-juventus-gara-gara-sarri</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/03/13/51/2182871/emre-can-akui-tinggalkan-juventus-gara-gara-sarri</guid><pubDate>Jum'at 13 Maret 2020 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/13/51/2182871/emre-can-akui-tinggalkan-juventus-gara-gara-sarri-MqSV8ga6fF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emre Can (Foto: Media Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/13/51/2182871/emre-can-akui-tinggalkan-juventus-gara-gara-sarri-MqSV8ga6fF.jpg</image><title>Emre Can (Foto: Media Juventus)</title></images><description>DORTMUND &amp;ndash; Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, nyatanya memberikan pengaruh besar terhadap hengkangnya Emre Can ke Borussia Dortmund pada bursa transfer musim dingin 2020. Sebab, sejak Juve ditangani Sarri pada musim panas 2019, Can tak banyak memiliki kesempatan bertanding.
Can pertama kali mendarat di Juve pada musim panas 2018. Kala itu ia direkrut dari Liverpool secara gratis. Di musim perdananya, ia merupakan salah satu pemain yang diandalkan Massimiliano Allegri untuk mengisi lini tengah Juve. Tercatat, pada musim 2018-2019, gelandang asal Jerman itu melakoni 37 pertandingan untuk Juve di semua kompetisi.
Baca juga: Balotelli Tuduh Liga Italia Bantu Juventus, Brescia Lepas Tangan

Kendati demikian, harus disayangkan karena sejak Sarri menukangi La Vecchia Signora, posisi Can mulai tergeser. Apalagi pada musim panas 2019 Juve merekrut gelandang baru seperti Adrien Rabiot dan Aaron Ramsey. Hasilnya, Can hanya tampil di delapan pertandingan Juve pada paruh pertama musim kompetisi 2019-2020.
Can sadar kondisi tersebut membuat posisinya di Timnas Jerman terancam. Jika Can tak kunjung tampil secara reguler, maka ia kemungkinan tak akan dibawa Joachim Low ke dalam skuad Timnas Jerman untuk Piala Eropa 2020. Maka dari itu, Can memutuskan untuk hengkang ke Dortmund.
&amp;ldquo;Alasan utama saya meninggalkan Juventus adalah karena saya ingin  bermain sepakbola lagi. Jelas kemungkinan berpartisipasi dalam Piala  Eropa juga berdampak. Saya ingin menjadi bagian dari Tim Nasional  Jerman,&amp;rdquo; jelas Can, mengutip dari The World Game, Jumat (13/3/2020).
&amp;ldquo;Sarri tiba di musim panas dan belum melatih kami dalam beberapa  minggu pertama karena dia menderita pneumonia. Kemudian, setelah klub  menolak tawaran untuk saya dan membawa saya keluar dari bursa transfer,  dia memanggil saya dan dengan telepon selama 20 detik mengumumkan bahwa  saya tidak ada dalam daftar Liga Champions,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Setelah panggilan itu, saya tidak diberi kesempatan. Saya pikir itu  tidak adil dan itu sebabnya saya memutuskan untuk pindah pada Januari.  Tapi keputusan itu tidak ada hubungannya dengan klub, juga para  penggemar,&quot; tandas Can.
</description><content:encoded>DORTMUND &amp;ndash; Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, nyatanya memberikan pengaruh besar terhadap hengkangnya Emre Can ke Borussia Dortmund pada bursa transfer musim dingin 2020. Sebab, sejak Juve ditangani Sarri pada musim panas 2019, Can tak banyak memiliki kesempatan bertanding.
Can pertama kali mendarat di Juve pada musim panas 2018. Kala itu ia direkrut dari Liverpool secara gratis. Di musim perdananya, ia merupakan salah satu pemain yang diandalkan Massimiliano Allegri untuk mengisi lini tengah Juve. Tercatat, pada musim 2018-2019, gelandang asal Jerman itu melakoni 37 pertandingan untuk Juve di semua kompetisi.
Baca juga: Balotelli Tuduh Liga Italia Bantu Juventus, Brescia Lepas Tangan

Kendati demikian, harus disayangkan karena sejak Sarri menukangi La Vecchia Signora, posisi Can mulai tergeser. Apalagi pada musim panas 2019 Juve merekrut gelandang baru seperti Adrien Rabiot dan Aaron Ramsey. Hasilnya, Can hanya tampil di delapan pertandingan Juve pada paruh pertama musim kompetisi 2019-2020.
Can sadar kondisi tersebut membuat posisinya di Timnas Jerman terancam. Jika Can tak kunjung tampil secara reguler, maka ia kemungkinan tak akan dibawa Joachim Low ke dalam skuad Timnas Jerman untuk Piala Eropa 2020. Maka dari itu, Can memutuskan untuk hengkang ke Dortmund.
&amp;ldquo;Alasan utama saya meninggalkan Juventus adalah karena saya ingin  bermain sepakbola lagi. Jelas kemungkinan berpartisipasi dalam Piala  Eropa juga berdampak. Saya ingin menjadi bagian dari Tim Nasional  Jerman,&amp;rdquo; jelas Can, mengutip dari The World Game, Jumat (13/3/2020).
&amp;ldquo;Sarri tiba di musim panas dan belum melatih kami dalam beberapa  minggu pertama karena dia menderita pneumonia. Kemudian, setelah klub  menolak tawaran untuk saya dan membawa saya keluar dari bursa transfer,  dia memanggil saya dan dengan telepon selama 20 detik mengumumkan bahwa  saya tidak ada dalam daftar Liga Champions,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Setelah panggilan itu, saya tidak diberi kesempatan. Saya pikir itu  tidak adil dan itu sebabnya saya memutuskan untuk pindah pada Januari.  Tapi keputusan itu tidak ada hubungannya dengan klub, juga para  penggemar,&quot; tandas Can.
</content:encoded></item></channel></rss>
